Jakarta – Ranah internet Indonesia dihebohkan oleh pemblokiran deretan situs yang dituding terkait paham radikalisme. Terlebih sebelumnya tak ada sosialisasi soal ini, publik terkejut dan langsung terlecut.


Belakangan baru terkonfirmasi bahwa permintaan pemblokiran tersebut memang benar adanya. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) sudah buka suara soal ini, detikINET pun mendapatkan email permintaan atas pemblokiran tersebut kepada para ISP yang dikirimkan oleh email aduan konten Kominfo (TRUST+ Positif).


Dalam surat elektronik tersebut tertulis bahwa pemblokiran ini merupakan atas permintaan Badan Nasional Penanggulanan Terorisme (BNPT) dengan Nomor: 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal.


Beberapa Situs Islam yang Dianggap Radikal Akan Diblokir


Berikut isi surat elektronik permintaan pemblokiran tersebut :


Yth. Penyelenggara ISP,


Menindaklanjuti permintaan penutupan situs dari Badan Nasional

Penanggulangan Terorisme (BNPT), Nomor: 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal, maka dengan ini mohon kiranya dapat menambahkan 19 (sembilan belas) situs berikut ke dalam sistem filtering Bapak/Ibu, yaitu :


1. arrahmah.com

2. voa-islam.com

3. ghur4ba.blogspot.com

4. panjimas.com

5. thoriquna.com

6. dakwatuna.com

7. kafilahmujahid.com

8. an-najah.net

9. muslimdaily.net

10. hidayatullah.com

11. salam-online.com

12. aqlislamiccenter.com

13. kiblat.net

14. dakwahmedia.com

15. muqawamah.com

16. lasdipo.com

17. gemaislam.com

18. eramuslim.com

19. daulahislam.com


Sesuai yang disampaikan pihak BNPT bahwa situs/website tersebut merupakan situs/website penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme.


Sekiranya diperlukan Informasi, dapat menghubungi:

B**********o

Email: *******@kominfo.go.id


Demikian penyampaian dari kami, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.


Salam,

Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika

Kementerian Komunikasi dan Informatika


E-mail : aduankonten@mail.kominfo.go.id

Website : http://ift.tt/1BYTfh0


[detik.com]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Beberapa Situs Islam “Radikal” Akan Diblokir


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hizbut Tahrir berdiri pada tahun 1953 di Al-Quds (Baitul Maqdis), Palestina. Gerakan yang menitik beratkan perjuangan membangkitkan umat di seluruh dunia untuk mengembalikan kehidupan Islam melalui tegaknya kembali Khilafah Islamiyah ini dipelopori oleh Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, seorang ulama alumni Al-Azhar Mesir, dan pernah menjadi hakim di Mahkamah Syariah di Palestina.


Hizbut Tahrir kini telah berkembang ke seluruh negara Arab di Timur Tengah, termasuk di Afrika seperti Mesir, Libya, Sudan dan Aljazair. Juga ke Turki, Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Belanda, dan negara-negara Eropah lainnya hingga ke Amerika Serikat, Rusia, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan, Pakistan, Malaysia, Indonesia, dan Australia.


Hizbut Tahrir masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an dengan merintis dakwah di kampus-kampus besar di seluruh Indonesia. Pada era 1990-an ide-ide dakwah Hizbut Tahrir merambah ke masyarakat, melalui berbagai aktivitas dakwah di masjid, perkantoran, perusahaan, dan perumahan.


Maka sudah tiba saatnya bagi seluruh pemuda-pemudi Indonesia, bergabung bersama Hizbut Tahrir untuk berjuang bagi kesatuan dan persatuan kaum Muslimin di bawah bendera Lailahaillallah Muhammadurrasulullah, termasuk Anda.


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.




Hizbut Tahrir adalah sebuah partai politik yang berideologi Islam. Politik merupakan kegiatannya, dan Islam adalah ideologinya. Hizbut Tahrir bergerak di tengah-tengah umat, dan bersama-sama mereka berjuang untuk menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, serta membimbing mereka untuk mendirikan kembali sistem Khilafah dan menegakkan hukum yang diturunkan Allah dalam realitas kehidupan. Hizbut Tahrir merupakan organisasi politik, bukan organisasi kerohanian (seperti tarekat), bukan lembaga ilmiah (seperti lembaga studi agama atau badan penelitian), bukan lembaga pendidikan (akademis), dan bukan pula lembaga sosial (yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan). Ide-ide Islam menjadi jiwa, inti, dan sekaligus rahasia kelangsungan kelompoknya.


Latar Belakang Berdirinya Hizbut Tahrir


Hizbut Tahrir didirikan dalam rangka memenuhi seruan Allah Swt :



“(Dan) hendaklah ada di antara kalian segolongan umat (jamaah) yang menyeru kepada kebaikan (mengajak memilih kebaikan, yaitu memeluk Islam), memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)



Hizbut Tahrir bermaksud membangkitkan kembali umat Islam dari kemerosotan yang amat parah, membebaskan umat dari ide-ide, sistem perundang-undangan, dan hukum-hukum kufur, serta membebaskan mereka dari cengkeraman dominasi dan pengaruh negara-negara kafir. Hizbut Tahrir bermaksud juga membangun kembali Daulah Khilafah Islamiyah di muka bumi, sehingga hukum yang diturunkan Allah Swt dapat diberlakukan kembali.


Tujuan Hizbut Tahrir


Hizbut Tahrir bertujuan melanjutkan kehidupan Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Tujuan ini berarti mengajak kaum muslimin kembali hidup secara Islami dalam Darul Islam dan masyarakat Islam. Di mana seluruh kegiatan kehidupannya diatur sesuai dengan hukum-hukum syara’. Pandangan hidup yang akan menjadi pedoman adalah halal dan haram, di bawah naungan Daulah Islamiyah, yaitu Daulah Khilafah, yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang diangkat dan dibai’at oleh kaum muslimin untuk didengar dan ditaati agar menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, serta mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Di samping itu Hizbut Tahrir bertujuan membangkitkan kembali umat Islam dengan kebangkitan yang benar, melalui pola pikir yang cemerlang. Hizbut Tahrir berusaha untuk mengembalikan posisi umat ke masa kejayaan dan keemasannya seperti dulu, di mana umat akan mengambil alih kendali negara-negara dan bangsa-bangsa di dunia ini. Dan negara Khilafah akan kembali menjadi negara nomor satu di dunia—sebagaimana yang terjadi pada masa silam—yakni memimpin dunia sesuai dengan hukum-hukum Islam.Hizbut Tahrir bertujuan pula untuk menyampaikan hidayah (petunjuk syari’at) bagi umat manusia, memimpin umat Islam untuk menentang kekufuran beserta segala ide dan peraturan kufur, sehingga Islam dapat menyelimuti bumi.


Kegiatan Hizbut Tahrir


Kegiatan Hizbut Tahrir adalah mengemban dakwah Islam untuk mengubah kondisi masyarakat yang rusak menjadi masyarakat Islam. Hal ini dilakukan dengan mengubah ide-ide rusak yang ada menjadi ide-ide Islam, sehingga ide-ide ini menjadi opini umum di tengah masyarakat serta menjadi persepsi bagi mereka. Selanjutnya persepsi ini akan mendorong mereka untuk merealisasikan dan menerapkannya sesuai dengan tuntutan Islam.


Juga dengan mengubah perasaan yang dimiliki anggota masyarakat menjadi perasaan Islam—yakni ridla terhadap apa yang diridlai Allah, marah dan benci terhadap apa yang dimurkai dan dibenci oleh Allah—serta mengubah hubungan/interaksi yang ada dalam masyarakat menjadi hubungan/interaksi yang Islami, yang berjalan sesuai dengan hukum-hukum dan pemecahan-pemecahan Islam.


Hizbut Tahrir telah muncul dan berkembang, kemudian menyebarluaskan aktivfitas dakwahnya di negeri-negeri Arab, maupun sebagian besar negeri-negeri Islam lainnya.


Seluruh kegiatan yang dilakukan Hizbut Tahrir bersifat politik. Maksudnya adalah bahwa Hizbut Tahrir memperhatikan urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum serta pemecahannya secara syar’i. Karena yang dimaksud politik adalah mengurus dan memelihara urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum Islam dan pemecahan-pemecahannya.


Kegiatan-kegiatan yang bersifat politik ini tampak jelas dalam aktifitasnya dalam mendidik dan membina umat dengan tsaqafah Islam, meleburnya dengan Islam, membebaskannya dari aqidah-aqidah yang rusak, pemikiran-pemikiran yang salah, serta persepsi-persepsi yang keliru, sekaligus membebaskannya dari pengaruh ide-ide dan pandangan-pandangan kufur.


Kegiatan politik ini tampak juga dalam aspek pertarungan pemikiran (ash shiro’ul fikri) dan dalam perjuangan politiknya (al kifahus siyasi). Pertarungan pemikiran terlihat dalam penentangannya terhadap ide-ide dan aturan-aturan kufur. Hal itu tampak pula dalam penentangannya terhadap ide-ide yang salah, aqidah-aqidah yang rusak, atau persepsi-persepsi yang keliru, dengan cara menjelaskan kerusakannya, menampakkan kekeliruannya, dan menjelaskan ketentuan hukum Islam dalam masalah tersebut.


Adapun perjuangan politiknya, terlihat dari penentangannya terhadap kaum kafir imperialis untuk memerdekakan umat dari belenggu dominasinya, membebaskan umat dari cengkeraman pengaruhnya, serta mencabut akar-akarnya yang berupa pemikiran, kebudayaan, politik, ekonomi, maupun militer dari seluruh negeri-negeri Islam.


Perjuangan politik ini juga tampak jelas dalam kegiatannya menentang para penguasa, mengungkap pengkhianatan dan persekongkolan mereka terhadap umat, melancarkan kritik, kontrol, dan koreksi terhadap mereka serta berusaha menggantinya tatkala mereka mengabaikan hak-hak umat, tidak menjalankan kewajibannya terhadap umat, melalaikan salah satu urusan umat, atau menyalahi hukum-hukum Islam.


Seluruh kegiatan politik itu dilakukan tanpa menggunakan cara-cara kekerasan (fisik/senjata) (laa madiyah) sesuai dengan jejak dakwah yang dicontohkan Rasulullah saw.


Jadi kegiatan Hizbut Tahrir secara keseluruhan adalah kegiatan yang bersifat politik, baik sebelum maupun sesudah proses penerimaan pemerintahan (melalui umat).


Kegiatan Hizbut Tahrir bukan di bidang pendidikan, karena ia bukanlah madrasah (sekolah). Begitu pula seruannya tidak hanya bersifat nasihat-nasihat dan petunjuk-petunjuk. Kegiatan Hizbut Tahrir bersifat politik, (yaitu) dengan cara mengemukakan ide-ide (konsep-konsep) Islam beserta hukum-hukumnya untuk dilaksanakan, diemban, dan diwujudkan dalam kenyataan hidup dan pemerintahan.


Hizbut Tahrir mengemban dakwah Islam agar Islam dapat diterapkan dalam kehidupan dan agar Aqidah Islamiyah menjadi dasar negara, dasar konstitusi dan undang-undang. Karena Aqidah Islamiyah adalah aqidah aqliyah (aqidah yang menjadi dasar pemikiran) dan aqidah siyasiyah (aqidah yang menjadi dasar politik) yang melahirkan aturan untuk memecahkan problematika manusia secara keseluruhan, baik di bidang politik, ekonomi, budaya, sosial, dan lain-lain.


Metode Dakwah Hizbut Tahrir


Metode yang ditempuh Hizbut Tahrir dalam mengemban dakwah adalah hukum-hukum syara’, yang diambil dari thariqah (metode) dakwah Rasulullah saw, sebab thariqah itu wajib diikuti. Sebagaimana firman Allah Swt:



“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan Hari Kiamat, dan dia banyak menyebut Allah (dengan membaca dzikir dan mengingat Allah).” (QS. Al Ahzab : 21)


“Katakanlah: ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian.” (QS. Ali Imran : 31)


“Apa saja yang dibawa Rasul untuk kalian, maka ambilah. Dan apa saja yang dilarangnya bagi kalian, maka tinggalkanlah.” (QS. Al Hasyr : 7)



Dan banyak lagi ayat lain yang menunjukkan wajibnya mengikuti perjalanan dakwah Rasulullah saw, menjadikan beliau suri teladan, dan mengambil ketentuan hukum dari beliau.


Berhubung kaum muslimin saat ini hidup di Darul Kufur—karena diterapkan atas mereka hukum-hukum kufur yang tidak diturunkan Allah Swt— maka keadaan negeri mereka serupa dengan Makkah ketika Rasulullah saw diutus (menyampaikan risalah Islam). Untuk itu fase Makkah wajib dijadikan sebagai tempat berpijak dalam mengemban dakwah dan meneladani Rasulullah saw.


Dengan mendalami sirah Rasulullah saw di Makkah hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah, akan tampak jelas beliau menjalani dakwahnya dengan beberapa tahapan yang sangat jelas ciri-cirinya. Beliau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang tampak dengan nyata tujuan-tujuannya. Dari sirah Rasulullah saw inilah Hizbut Tahrir mengambil metode dakwah dan tahapan-tahapannya, beserta kegiatan-kegiatan yang harus dilakukannya pada seluruh tahapan ini, karena Hizbut Tahrir mensuriteladani kegiatan-kegiatan yang dilakukan Rasululah saw dalam seluruh tahapan perjalanan dakwahnya.


Berdasarkan sirah Rasulullah saw tersebut, Hizbut Tahrir menetapkan metode perjalanan dakwahnya dalam 3 (tiga) tahapan berikut :


Pertama, Tahapan Pembinaan dan Pengkaderan (Marhalah At Tatsqif), yang dilaksanakan untuk membentuk kader-kader yang mempercayai pemikiran dan metode Hizbut Tahrir, dalam rangka pembentukan kerangka tubuh partai.


Kedua, Tahapan Berinteraksi dengan Umat (Marhalah Tafa’ul Ma’a Al Ummah), yang dilaksanakan agar umat turut memikul kewajiban dakwah Islam, hingga umat menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, agar umat berjuang untuk mewujudkannya dalam realitas kehidupan.


Ketiga, Tahapan Penerimaan Kekuasaan (Marhalah Istilaam Al Hukm), yang dilaksanakan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh dan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia.


Landasan Pemikiran Hizbut Tahrir


Hizbut Tahrir telah melakukan pengkajian, penelitian dan studi terhadap kondisi umat, termasuk kemerosotan yang dideritanya. Kemudian membandingkannya dengan kondisi yang ada pada masa Rasulullah saw, masa Khulafa ar-Rasyidin, dan masa generasi Tabi’in. Selain itu juga merujuk kembali sirah Rasulullah saw, dan tata cara mengemban dakwah yang beliau lakukan sejak permulaan dakwahnya, hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah. Dipelajari juga perjalanan hidup beliau di Madinah. Tentu saja, dengan tetap merujuk kepada Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya, serta apa yang ditunjukkan oleh dua sumber tadi, yaitu Ijma Shahabat dan Qiyas. Selain juga tetap berpedoman pada ungkapan-ungkapan maupun pendapat-pendapat para Shahabat, Tabi’in, Imam-imam dari kalangan Mujtahidin.


Setelah melakukan kajian secara menyeluruh itu, maka Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum yang berkaitan dengan fikrah dan thariqah. Semua ide, pendapat dan hukum yang dipilih dan ditetapkan Hizbut Tahrir hanya berasal dari Islam. Tidak ada satupun yang bukan dari Islam. Bahkan tidak dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak bersumber dari Islam.


Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut sesuai dengan perkara-perkara yang diperlukan dalam perjuangannya—yaitu untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia—dengan mendirikan Daulah Khilafah, dan mengangkat seorang Khalifah. Ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut telah dihimpun dalam berbagai buku, booklet maupun selebaran., yang diterbitkan dan disebarluaskan kepada umat. Buku-buku itu, antara lain:



  1. Nizhamul Islam (Peraturan Hidup dalam Islam)

  2. Nizhamul Hukmi fil Islam (Sistem Pemerintahan dalam Islam)

  3. Nizhamul Iqtishadi fil Islam (Sistem Ekonomi dalam Islam)

  4. Nizhamul Ijtima’iy fil islam (Sistem Pergaulan dalam islam)

  5. At-Takattul al-Hizbiy (Pembentukan Partai Politik)

  6. Mafahim Hizbut Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Hizbut Tahrir)

  7. Daulatul Islamiyah (Negara Islam)

  8. Al-Khilafah (Sistem Khilafah)

  9. Syakhshiyah Islamiyah – 3 jilid (Membentuk Kepribadian Islam)

  10. Mafahim Siyasiyah li Hizbit Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Politik Hizbut Tahrir)

  11. Nadharat Siyasiyah li Hizbit Tahrir (beberapa Pandangan Politik Hizbut Tahrir)

  12. Kaifa Hudimatil Khilafah (Persekongkolan Meruntuhkan Khilafah)

  13. Siyasatu al-Iqtishadiyah al-Mutsla (Politik Ekonomi yang Agung)

  14. Al-Amwal fi Daulatil Khilafah (Sistem Keuangan Negara Khilafah)

  15. Nizhamul ‘Uqubat fil Islam (Sistem Sanksi Peradilan dalam Islam)

  16. Ahkamul Bayyinat (Hukum-hukum Pembuktian)

  17. Muqaddimatu ad-Dustur (Pengantar Undang-undang Dasar Negara Islam)


Dan banyak lagi buku-buku, booklet, maupun selebaran yang dikeluarkan oleh Hizbut Tahrir, baik yang menyangkut ide maupun politik.


Keanggotaan Hizbut Tahrir


Hizbut Tahrir menerima keanggotaan setiap orang Islam, baik laki-laki maupun wanita, tanpa memperhatikan lagi apakah mereka keturunan Arab atau bukan, berkulit putih ataupun hitam. Hizbut Tahrir adalah sebuah partai untuk seluruh kaum muslimin dan menyeru mereka untuk mengemban dakwah Islam serta mengambil dan menetapkan seluruh aturan-aturan Islam, tanpa memandang lagi kebangsaan, warna kulit, maupun madzhab mereka. Hizbut Tahrir melihat semuanya dari pandangan Islam.


Cara mengikat individu-individu ke dalam Hizbut Tahrir adalah dengan memeluk Aqidah Islamiyah, matang dalam Tsaqafah Hizbut Tahrir, serta mengambil dan menetapkan ide-ide dan pendapat-pendapat Hizbut Tahrir. Dia sendirilah yang mengharuskan dirinya menjadi anggota Hizbut Tahrir, setelah sebelumnya ia melibatkan dirinya dengan (pembinaan dan aktivitas dakwah) Hizbut Tahrir; ketika dakwah telah berinteraksi dengannya dan ketika dia telah mengambil dan menetapkan ide-ide serta persepsi-persepsi Hizbut Tahrir. Jadi ikatan yang dapat mengikat anggota Hizbut Tahrir adalah Aqidah Islamiyah dan Tsaqafah Hizbut Tahrir yang terlahir dari aqidah ini. Halaqah-halaqah (pembinaan) wanita dalam Hizbut Tahrir terpisah dengan halaqah laki-laki. Yang memimpin halaqah-halaqah wanita adalah para suami, mahramnya, atau para wanita.


[hizbut-tahrir.or.id]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Hizbut Tahrir Indonesia


Salemba, 20 Maret 2015, menjadi bisu, tatkala Taufik Ismail berdiri, berorasi dan membacakan puisinya pada acara Rapat Akbar Alumni Universitas Indonesia.


‎”50 tahun yang lalu aku berdiri disini sebagai mahasiswa dengan jaket kuning, tahunnya 65,” teriak Taufik, seperti dilansir Iluni.net.


Taufik Ismail lalu membacakan puisinya yang berjudul “Kami Muak dan Bosan”.


Dahulu di abad-abad yang silam

Negeri ini pendulunya begitu ras serasi dalam kedamaian

Alamnya indah,gunung dan sungainya rukun berdampingan,

pemimpinnya jujur dan ikhlas memperjuangkan kemerdekaan

Ciri utama yang tampak adalah kesederhanaan

Hubungan kemanusiaanya adalah kesantunan

Dan kesetiakawanan

Semuanya ini fondasinya adalah

Keimanan


Tapi,

Kini negeri ini berubah jadi negeri copet, maling dan rampok,

Bandit, makelar, pemeras, pencoleng, dan penipu

Negeri penyogok dan koruptor,

Negeri yang banyak omong,

Penuh fitnah kotor

Begitu banyak pembohong

Tanpa malu mengaku berdemokrasi

Padahal dibenak mereka mutlak dominasi uang dan materi

Tukang dusta, jago intrik dan ingkar janji


Kini

Mobil, tanah, deposito, dinasti, relasi dan kepangkatan,

Politik ideologi dan kekuasaan disembah sebagai Tuhan

Ketika dominasi materi menggantikan tuhan


Kini

Negeri kita

penuh dengan wong edan, gendeng, dan sinting

Negeri padat, jelma, gelo, garelo, kurang ilo, manusia gila

kronis, motologis, secara klinis nyaris sempurna, infausta


Jika penjahat-penjahat ini

Dibawa didepan meja pengadilan

Apa betul mereka akan mendapat sebenar-benar hukuman

Atau sandiwara tipu-tipuan terus-terus diulang dimainkan

Divonis juga tapi diringan-ringankan

Bahkan berpuluh-puluh dibebaskan

Lantas yang berhasil mengelak dari pengadilan

Lari keluar negeri dibiarkan

Dan semuanya itu tergantung pada besar kecilnya uang sogokan


Di Republik Rakyat Cina,

Koruptor

Dipotong kepala

Di kerajaan arab saudi,

Koruptor

Dipotong tangan

Di Indonesia,

Koruptor

Dipotong masa tahanan


Kemudian berhanyutanlah nilai-nilai luhur luar biasa tingginya

Nilai Keimanan, kejujuran, rasa malu, kerja keras, tenggang rasa, pengorbanan,

Tanggung jawab, ketertiban, pengendalian diri,

Remuk berkeping-keping

Akhlak bangsa remuk berkeping-keping

Dari barat sampai ke timur

Berjajar dusta-dusta itulah kini Indonesia

Sogok Menyogok menjadi satu,

Itulah tanah air kita Indonesia


Kami muak dan bosan

Muak dan bosan

Kami

Sudah lama

Kehilangan kepercayaan


[berita-nusantara.com]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Taufik Ismail: “Kami Muak dan Bosan”


Alangkah indahnya pernikahan di bawah naungan iman. Ia menuntun dua jiwa untuk saling cinta, saling berkasih sayang, saling melengkapi dan saling menguatkan.


Pernikahan di bawah naungan iman tampak pada aktifitas bersama yang dilakukan oleh pasangan suami istri. Mereka bukan hanya menyatu dalam hubungan biologis dan materi, tetapi juga menyatu dalam perbaikan kualitas ruhiyah dan ibadah. Maka dalam pernikahan di bawah naungan iman, pasangan hidup juga memiliki peran memotivasi dan menginspirasi. Bersinergi dalam ketaatan dan ketaqwaan. Salah satunya, shalat tahajud atau qiyamul lail.


Shalat tahajud akan membuat pelakunya mencapai kedudukan yang terpuji. Di sisi Allah. Di dunia ini hingga di akhirat nanti.


وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا


“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’ : 79)


Rasulullah mengajarkan kepada setiap pasangan pernikahan di bawah naungan iman untuk saling membangunkan agar keduanya bisa shalat tahajud. Dan beliau mendoakan pasangan itu dengan doa yang luar biasa, yang sebenarnya dicari-cari dan dirindukan oleh setiap orang dalam kehidupan pernikahan.


Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:


رَحِمَ اللَّهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ فَإِنْ أَبَتْ رَشَّ فِى وَجْهِهَا الْمَاءَ رَحِمَ اللَّهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى فَإِنْ أَبَى رَشَّتْ فِى وَجْهِهِ الْمَاءَ


“Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR. An Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi)


Doa Nabi untuk Suami Istri Saling Membangunkan Shalat Tahajud


Inilah doa Rasulullah. Semoga Allah merahmati suami yang shalat malam lalu membangunkan istrinya untuk shalat pula. Semoga Allah merahmati istri yang shalat malam lalu membangunkan suaminya untuk shalat pula. Karena kedua pasangan pernikahan di bawah naungan iman biasa saling membangunkan untuk shalat malam, keduanya-duanya didoakan oleh Rasulullah. Dan doa Rasulullah pasti dikabulkan oleh Allah. Sehingga bisa dipastikan, mereka berdua akan mendapat rahmat dari Allah.


Rahmat atau rahmah itu luas. Secara sederhana artinya adalah kasih sayang Allah. Tetapi dalam bab pernikahan, rahmah juga berarti kasih sayang antara suami istri karena kasih sayang Allah. Artinya, mereka menjadi semakin cinta, bukan karena pertimbangan fisik dan kecantikan, tetapi karena sudah ditiupkan ruh kasih sayang Allah. Kita lihat istilah Al Qur’an dalam tujuan pernikahan: sakinah, mawaddah wa rahmah. Mawaddah adalah cinta dengan alasan fisik, yang membuat seorang suami berhasrat dan bersyahwat pada istrinya, yang membuat istri berhasrat dan bersyahwat pada suaminya. Sedangkan rahmah adalah cinta yang lepas dari pertimbangan fisik. Dan inilah yang melanggengkan pernikahan hingga ujung usia, meskipun suami istri telah menjadi kakek nenek yang tidurnya saling memunggungi.


Betapa indahnya pernikahan di bawah naungan iman… [Muchlisin BK/bersamadakwah]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Doa Nabi untuk Suami Istri Saling Membangunkan Shalat Tahajud


Ambon -Sidang tuntutan umum kepada kapal MV Hai Fa yang diduga melakukan praktik illegal fishing atau pencurian ikan, dilakukan di Pengadilan Negeri Ambon sore ini. Jaksa hanya menuntut denda Rp 250 juta kepada sang nakhoda kapal asal China, Zhu Nian Lee, atau subsidier penjara selama 6 bulan.


“Nakhoda melakukan tindak pidana, pasal 100, Undang-undang No. 31/2004 tentang perikanan. Menjatuhkan pidana denda Rp 250 juta, subsidier 6 bulan kurungan kepada nakhoda kapal Zhu Nian Lee, dan membayar perkara Rp 10.000,” ungkap Jaksa Penuntut Umum Grace Maikel, di Pengadilan Negeri Ambon, Maluku, Jumat (20/03/2015).


Tuntutan itu diberikan, karena nakhoda secara sengaja ingin menyelundupkan 15 ton hiu martil dan hiu koboi di kapal tersebut. Cara ini melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 59 Tahun 2014 tentang larangan sementara pengeluaran ikan hiu koboi dan hiu martil ke luar wilayah Indonesia.


“Dengan begitu ikan hiu akan dirampas oleh negara,” imbuhnya.


Kapal Maling Ikan Terbesar Sepanjang Sejarah Hanya Didenda Rp 250 Juta


Lalu bagaimana dengan nasib kapal MV Hai Fa? Grace menjelaskan, kapal MV Hai Fa tidak terbukti melakukan praktik illegal fishing. Meski tidak memiliki Surat Layak Operasi (SLO), Hai Fa sudah memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB).


Lalu bukti kedua berupa VMS atau Vessel Monitoring System, penyidik menemukan VMS Hai Fa hanya mengalami gangguan, khususnya pada daya listrik. Sehingga dipastikan, Hai Fa akan dikembalikan kepada pemiliknya tidak bisa dirampas dan disita bagi negara.


Sementara barang bukti lain seperti ikan campuran dan udang sebanyak 900.702 kg, terdiri dari ikan beku 800.658 kg dan udang beku 100.044 kg, dianggap tidak memiliki masalah.


“Hai Fa akan dikembalikan kepada pemiliknya karena memiliki SPB. VMS juga hanya mengalami gangguan karena ada gangguan daya listriknya,” jelasnya.


Namun nakhoda kapal MV Hai Fa Zhu Nian Lee akan mengajukan pembelaan, dan sidang akan dilanjutkan pada 23 Maret 2015 mendatang.


“Sidang ditunda hingga tanggal 23 Maret 2015 untuk pembelaan terdakwa,” seru Ketua Majelis Hakim Pemeriksa Tindak Pidana Perikanan Hai Va, Mathius sambil mengetuk palu.


[detik.com]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Tak Ditenggelamkan, Kapal Maling Ikan Terbesar Sepanjang Sejarah Hanya Didenda Rp 250 Juta


Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus mulai menggalang aksi, pekan ini. Mulai dari mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) hingga Universitas Jambi. Gelombang aksi diperkirakan akan semakin besar setelah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar rapat akbar, siang ini (20/3/2015).


Aksi menyoroti pemerintahan Jokowi-JK dimulai dari Jawa Timur dan Jawa Barat. Ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (16/3/2015) lalu. Mereka menilai Jokowi-JK tidak mampu menyelesaikan berbagai permasalahan mulai ekonomi, politik, hingga pemberantasan korupsi. Karenanya mereka memberikan rapor merah terhadap pemerintahan Jokowi-JK.


Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Turunkan Jokowi


Sementara ratusan mahasiswa Jawa Barat menggelar aksi serupa di Gedung sate pada hari yang sama. Mereka memberikan ultimatum kepada Jokowi-JK untuk segera bertindak menyelesaikan permasalahan yang membelit bangsa. Dalam orasinya, koordinator aksi memberikan waktu kepada Jokowi sampai tanggal 20 Mei 2015. Jika tidak ada perbaikan secara signifikan, Jokowi diminta mengundurkan diri.


Bukan hanya di Jawa, aksi mahasiswa juga digelar di luar Jawa. Di Riau dan Jambi, mahasiswa sudah mulai menyerukan “turunkan Jokowi.”


Siang ini, aksi juga digelar di Surakarta dan Jakarta. Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) berunjuk rasa mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK. Mereka menuntut Presiden Jokowi untuk mengembalikan subsidi BBM, bersikap tegas memberantas korupsi, menguatkan tukar nilai rupiah, bekerja nyata dan bersikap pro rakyat serta menghentikan pencitraan.


Mahasiswa UI juga mulai bergerak. Tampak ratusan orang menghadiri rapat akbar yang digelar di Kampus Salemba. Mereka menuntut reformasi Polri dan lembaga peradilan, memperkuat KPK dan turunkan harga.


[bersamadakwah.net]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi “Turunkan Jokowi”


Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan payung hukum guna menyikapi penyebaran paham pembentukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Tanah Air.


“Dalam rapat dengan Menkopolhukam kemarin (18/3), sambil menunggu beberapa ketentuan, mungkin (akan diterbitkan) Perppu. Nanti Menkopolhukam dan Mendagri akan mengundang seluruh gubernur untuk waspada dan mencermati warga dalam konteks banyaknya warga Negara Indonesia ke Suriah,” kata Tjahjo di Jakarta, Kamis malam.


Dia menjelaskan meningkatnya kasus WNI bermasalah di Turki akhir-akhir ini, mulai dari hilangnya rombongan wisata dan penahanan WNI di perbatasan Turki, membuat Pemerintah penting untuk meningkatkan kewaspadaan di dalam negeri.


Pemerintah Terbitkan Payung Hukum Sikapi ISIS


“Payung hukum ini supaya seluruh gubernur meningkatkan kewaspadaan dan mempunyai pegangan hukum yang sama,” tambahnya.


Modus yang digunakan WNI untuk menuju Suriah juga bermacam-macam, kata Mendagri, mulai dari bergabung dengan rombongan wisata hingga ibadah (umrah).


“Modusnya kan bermacam-macam, ada modus wisata. Kita (Pemerintah) tidak bisa melarang kalau yang bersangkutan tidak punya masalah hukum di dalam negeri. Lalu juga ada modus umrah dan kemudian menghilang,” jelasnya.


Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan salah satu upaya pencegahan penyebaran paham ISIS adalah dengan meningkatkan pengetahuan agama dan kebangsaan kepada kaum muda.


“Ideologi musti dilawan dengan ideologi. You tidak bisa melawan ideologi itu dengan kekerasan karena itu paham, pikiran. Makanya you musti lawan (ISIS) dengan ideologi yang baik,” kata Wapres ditemui secara terpisah di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis siang.


[antaranews.com]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Pemerintah Terbitkan Payung Hukum Sikapi ISIS


Pemerintahan Jokowi – JK selama periode pemerintahannya memiliki ambisi yang besar untuk memberi peluang seluas-luasnya kepada investor asing untuk membangun sarana infrastruktur di Indonesia. Pola yang dipakai adalah Public Private Partnership, yaitu menyerahkan fungsi pemerintah kepada swasta dalam kurun waktu tertentu. Besarnya pengaruh asing di Indonesia juga tampak dalam berbagai undang-undang pengelolaan sumber daya alam yang justru menyengsarakan rakyat dan menguntungkan para pemodal asing.


Selengkapnya, silahkan unduh ppt berikut :


PPT : Indonesia Kita Terancam


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah PPT : Indonesia Kita Terancam


10986663_934127886618500_4070463980825701315_n 10996433_934127919951830_6923739862876058290_n 11058311_934127613285194_8964476717550108311_n debat PAI Tingkat SMA dan SMK se Kota Banjar

LUAR BIASA! Pemikiran Syari’ah dan Khilafah menguasai dan menjuarai debat PAI Tingkat SMA dan SMK se Kota Banjar.


Acara debat PAI Tingkat SMA dan SMK Kota Banjar yang digagas oleh Kemenag Kota Banjar dilaksanakan Kamis, 12 Maret 2015 bertempat di lapang tenis indoor SMA N 1 Kota Banjar. Diantara hasilnya adalah sebagai berikut :



Juara tingkat SMK :


Juara 1 : SMK Ma’arif

Juara 2 : SMK N 1 Banjar

Juara 3 : SMK N 2 Banjar


Dan juara tingkat SMA:


Juara 1 : SMA Bina Putera

Juara 2 : SMA N 3 Banjar

Juara 3 : SMA N 1 Banjar.


Pemikiran Syari’ah dan Khilafah Menjadi Topik di Debat PAI Tingkat SMA dan SMK se Kota Banjar


Suasana debat berlangsung hangat dengan mengusung tema yang sudah ditentukan pihak kemenag: “Indonesia menjadi negara Khilafah, Upaya melegalisasi perzinahan, Radikalisme, Demokrasi, Pluralisme, dll”.


Cecep, Rizki, dan Rizka sebagai perwakilan dari SMK Ma’arif terlihat begitu solid dan sangat menguasai materi tentang ide khilafah, radikalisme, penolakan terhadap demokrasi, pluralisme, dll. Tak heran jika SMK Ma’arif terpilih sebagai juara. Begitipun Irfan, siswa SMK N 2 Banjar, begitu fasih ketika menjelaskan pentingnya khilafah sebagai institusi pemersatu umat Islam dengan penerapan syari’ahnya yang akan menuntaskan berbagai persoalan dunia.


Di tingkat SMA Siswa SMA Bina Putera bimbingan Ust. Ibnu Aziz Fathoni begitu menguasai forum dan mampu menjelaskan tentang rusaknya ide pluralisme yang bertentangan dengan akidah Islam dan mengakibatkan kebenaran relatif agama. Dengan kata lain kebenaran mutlak tidak dimiliki agama manapun, atau semua agama sama. Tak pelak, gelar juara 1 tingkat SMA pun diraihnya. Ia juga menjelaskan bahwa isu radikalisme hanyalah propaganda barat untuk menyerang Islam. Karena setiap digulirkan isu radikalisme, sang tertuduh selalu Islam dan kaum muslim. Maka solusi atas semua ide dan propaganda rusak tersebut adalah tegaknya khilafah.


Sangat terlihat bahwa ide syari’ah dan khilafah yang sejatinya merupakan ajaran Islam sudah mulai digandrungi siswa-siswi tingkat SMA/SMK di Kota Banjar. Bravo Khilafah!



info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Pemikiran Syari’ah dan Khilafah Menguasai Debat PAI Tingkat SMA dan SMK se Kota Banjar


MEMPERJUANGKAN KHILAFAH SESUAI LAMBANG NU YAITU BOLA DUNIA DI IKAT DENGAN TALI DAN PESAN SALAM DARI NABI KHIDHIR AS UNTUK BELIAU


“Sudah semestinya NU berjuang di garda terdepan menegakkan syariah dan khilafah Islamiyyah sesuai lambang NU bola dunia diikat tali yang bermakna ukhuwwah Islamiyah secara global”. (Syaikhuna KH. Masrur Afandi Mustasyar Nahdlatul Ulama)


LAMBANG NU DAN RU’YAH AL HAQ (MIMPI YANG BENAR)


Lambang NU terdiri dari bumi dikelilingi tampar yang mengikat, untaian tampar berjumlah 99, lima bintang di atas bumi (yang tengah berukuran paling besar) dan empat bintang di bawah bumi. Terdapat tulisan Nahdlatul Ulama dalam huruf Arab melintang di tengah bumi dan di bawah bumi ada tulisan NU dalam huruf latin.

Lambang NU diciptakan oleh K.H RIDWAN ABDULLAH (Surabaya) salah seorang a’wan syuriah PBNU periode pertama pada tahun 1926. Lambang itu dihasilkan dari sebuah mimpi setelah melakukan sholat istikhoroh, Sehingga diyakini bukan lambang sembarangan tapi memiliki makna yang sangat dalam.


Saat massa awal Muktamar NU generasi pertama, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari memanggil KH Ridwan Abdullah dan menanyakan asal mula pembuatan lambang NU yang diciptakannya. KH Ridwan Abdullah menyebutkan bahwa yang memberi tugas beliau adalah KH Abdul Wahab Hasbullah. Pembuatan gambar itu memakan waktu satu setengah bulan. KH Ridwan Abdullah juga menjelaskan bahwa sebelum menggambar lambang NU, terlebih dahulu dilakukan shalat istikharah, meminta petunjuk kepada Allah Swt. Hasilnya, beliau bermimpi melihat sebuah gambar di langit yang biru jernih. Bentuknya persis dengan gambar lambang NU yang kita lihat sekarang.


Setelah mendengar penjelasan KH Ridwan Abdullah, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari merasa puas. Kemudian beliau mengangkat kedua tangan sambil berdoa. Setelah memanjatkan doa beliau berkata, “Mudah mudahan Allah mengabulkan harapan yang dimaksud di lambang Nahdatul Ulama.”


KH Ridwan Abdullah telah dikenal sebagai Ulama yang punya bakat melukis, makanya KH Wahab Hasbullah meminta agar dibuatkan lambang NU yang bagus buat Jam’iyah kita ini agar lebih mudah mengenalinya, ujar KH Wahab kala itu.


Tentu saja permintaan KH Wahab yang mendadak tersebut agak sulit diterima, tetapi akhirnya disepakati juga demi kehebatan NU, maka Kiai Ridwan mulai mencari inspirasi. Beberapa kali sketsa lambang dibuat. Tetapi semuanya dirasakan masih belum mengena di hati, maka gambar dasar tersebut diganti lagi sampai beberapa kali. Usaha membuat gambar dasar lambang NU tersebut sudah diulang beberapa kali dengan penuh kesabaran hingga memakan waktu satu bulan setengah dengan demikian Kongres sudah diambang pintu semestinya sudah diselesaikan.


Sampai tiba waktunya KH Wahab pun datang menagih pesanan “mana Kyai, lambang NU-nya ?” Tanya Kiai Wahab, maka dijawab oleh KH Ridwan “Sudah beberapa sketsa lambang NU dibuat, tapi rasanya masih belum sesuai, untuk lambang NU, karena itu belum bisa kami selesaikan”. Mendengar jawaban itu KH Wahab mendesak dengan mengatakan “seminggu sebelum Kongres sebaiknya gambar sudah jadi lho”. Melihat ketidakpastian itu Kiai Ridwan hanya menjawab “Insya Allah”.


Bagaimanapun waktu untuk membuat gambar yang sempurna, sudah demikian sempitnya. Maka jalan yang ditempuh oleh KH Ridwan adalah melakukan shalat “istikharoh”. Minta petunjuk kepada Allah SWT. Pada suatu ketika Sholat malampun dilakukan. Seusai sholat KH Ridwan tidur lagi. Dalam tidurnya KH Ridwan mendapat petunjuk melalui mimpi, ia tiba-tiba melihat sebuah gambar di langit biru. Bentuknya sama dengan lambang NU yang sekarang.


Pada waktu itu, jam dinding sekitar pukul 2 malam. Setelah terbangun dari tidur KH Ridwan langsung mengambil kertas dan pena. Sambil mencoba mengingat-ingat sebuah tanda di langit biru, dalam mimpinya, pelan-pelan symbol dalam mipimpi tersebut dicoba divisualisasikan. Tak lama kemudian sketsa lambang NU pun jadi dan mirip betul dengan gambar dalam mimpinya.


Pada pagi harinya, sketsa kasar tersebut disempurnakan dan diberi tulisan Nahdlatul Ulama dari huruf Arab dan NU huruf latin. Dalam sehari penuh gambar tersebut dapat diselesaikan dengan sempurna. Maklum Kiai Ridwan adalah seorang pelukis yang berbakat.


Kesulitan yang kedua dihadapi oleh KH Ridwan adalah bagaimana mencari bahan kain untuk menuangkan lambang tersebut sebagai dekorasi dalam medan Kongres. Beberapa toko di Surabaya dimasuki tak ada yang cocok karena warna warna yang terlihat didalam mimpi tak ada yang cocok dengan warna kain yang ada di toko-toko Surabaya. Akhirnya KH RIdwan mencoba carinya ke Malang, kebetulan kain yang dicari-cari ditemukan sayang hanya sisa 4 X 6 meter. Walaupun jumlahnya hanya sedikit tapi tetap dibeli dan di bawa pulang ke Surabaya dan langsung dipotong sesuai dengan ukuran gambar yang sudah dirancang. Bentuk lambang NU itu dibuat memanjang ke bawah. Lebar 4 meter Panjang 6 meter, ini merupakan bentuk asli lambang NU.


Menjelang pembukaan Muktamar symbol NU telah dipasang di arena Muktamar yang megah, symbol baru itu menambah keindahan suasana. Ketika Muktamar dibuka dan pada Muktamirin diperkenalkan symbol baru tersebut, maka semua hadirin yang berjumlah 18 ribu orang itu berdecak kagum melihat gambar yang indah dan sakral tersebut. Simbol tersebut memang mewakili dinamika abad ke 19. Karena itu pada perjalanan berikutnya mengalami penyederhanaan sebagai pendinamisasian, sesuai dengan semangat zaman yang mulai bergerak menuju kemajuan, dan didorong oleh semangat perjuangan menuju Khilafah Islamiyyah.


Kebenaran Mimpi Orang Mukmin Pada Akhir Zaman


Pada akhir zaman, Sesuatu yang tidak diragukan lagi bahwa mimpi baik atau benar atau mendekati kebenaran yang dilihat orang mukminin apalagi seorang Ulama merupakan dalil dalil atau tanda tanda khusus dari Allah SWT baginya. Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa mimpi yang baik dan benar itu merupakan seperempat puluh enam (1/46) dari kenabian.


Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam telah bersabda:

ﺍﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞِ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺢِ ﺟُﺰْﺀٌ ﻣِﻦْ ﺳِﺘَّﺔٍ ﻭَﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﺟُﺰْﺀًﺍ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨُّﺒُﻮَّﺓِ

“Mimpi baik yang berasal dari seorang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Hadits Tirmidzi 2196

ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻧَﺼْﺮُ ﺑْﻦُ ﻋَﻠِﻲٍّ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟْﻮَﻫَّﺎﺏِ ﺍﻟﺜَّﻘَﻔِﻲُّ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﻳُّﻮﺏُ ﻋَﻦْ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ ﺑْﻦِ ﺳِﻴﺮِﻳﻦَ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺇِﺫَﺍ ﺍﻗْﺘَﺮَﺏَ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥُ ﻟَﻢْ ﺗَﻜَﺪْ ﺭُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺗَﻜْﺬِﺏُ ﻭَﺃَﺻْﺪَﻗُﻬُﻢْ ﺭُﺅْﻳَﺎ ﺃَﺻْﺪَﻗُﻬُﻢْ ﺣَﺪِﻳﺜًﺎ ﻭَﺭُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﺟُﺰْﺀٌ ﻣِﻦْ ﺳِﺘَّﺔٍ ﻭَﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﺟُﺰْﺀًﺍ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨُّﺒُﻮَّﺓِ ﻭَﺍﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﺛَﻠَﺎﺙٌ ﻓَﺎﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺔُ ﺑُﺸْﺮَﻯ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﻣِﻦْ ﺗَﺤْﺰِﻳﻦِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﻭَﺍﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﻣِﻤَّﺎ ﻳُﺤَﺪِّﺙُ ﺑِﻬَﺎ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻯ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﻜْﺮَﻩُ ﻓَﻠْﻴَﻘُﻢْ ﻓَﻠْﻴَﺘْﻔُﻞْ ﻭَﻟَﺎ ﻳُﺤَﺪِّﺙْ ﺑِﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﺃُﺣِﺐُّ ﺍﻟْﻘَﻴْﺪَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡِ ﻭَﺃَﻛْﺮَﻩُ ﺍﻟْﻐُﻞَّ ﺍﻟْﻘَﻴْﺪُ ﺛَﺒَﺎﺕٌ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﻫَﺬَﺍ ﺣَﺪِﻳﺚٌ ﺣَﺴَﻦٌ ﺻَﺤِﻴﺢٌ


Bila waktu sudah terasa dekat kiamat, hampir mimpi mu`min bukanlah bohong, & mimpi mereka yg paling benar adl yg paling benar kata-katanya & mimpi muslim adl satu dari empat puluh enam bagian kenabian, mimpi itu ada tiga; mimpi yg baik adl khabar gembira dari Allah, mimpi dari kesedihan yg dibuat setan & mimpi yg dibisikkan oleh jiwa seseorang, bila salah seorang dari kalian bermimpi sesuatu yg tak ia suka, hendaklah meludah & tak memberitahukannya kepada orang-orang. Beliau bersabda: Aku suka ikatan dalam tidur & aku tak suka pengkhianatan, ikatan itu adl teguh dalam agama. Berkata Abu Isa: Hadits hasan shahih. [HR. Tirmidzi No.2196 ].

Hadits Tirmidzi 2197


ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻣَﺤْﻤُﻮﺩُ ﺑْﻦُ ﻏَﻴْﻠَﺎﻥَ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﺩَﺍﻭُﺩَ ﻋَﻦْ ﺷُﻌْﺒَﺔَ ﻋَﻦْ ﻗَﺘَﺎﺩَﺓَ ﺃَﻧَّﻪُ ﺳَﻤِﻊَ ﺃَﻧَﺴًﺎ ﻳُﺤَﺪِّﺙُ ﻋَﻦْ ﻋُﺒَﺎﺩَﺓَ ﺑْﻦِ ﺍﻟﺼَّﺎﻣِﺖِ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﺭُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺟُﺰْﺀٌ ﻣِﻦْ ﺳِﺘَّﺔٍ ﻭَﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﺟُﺰْﺀًﺍ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨُّﺒُﻮَّﺓِ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟْﺒَﺎﺏ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻭَﺃَﺑِﻲ ﺭَﺯِﻳﻦٍ ﺍﻟْﻌُﻘَﻴْﻠِﻲِّ ﻭَﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﻭَﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﻋَﻤْﺮٍﻭ ﻭَﻋَﻮْﻑِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﻭَﺍﺑْﻦِ ﻋُﻤَﺮَ ﻭَﺃَﻧَﺲٍ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﺣَﺪِﻳﺚُ ﻋُﺒَﺎﺩَﺓَ ﺣَﺪِﻳﺚٌ ﺻَﺤِﻴﺢٌ


Mimpi seorang mukmin adl satu dari empat puluh enam bagian kenabian. Berkata Abu Isa: Dan dalam bab ini ada hadits dari Abu Hurairah, Abu Razin Al ‘Uqaili, Abu sa’id, Abdullah bin ‘Amru, ‘Auf bin Malik, Ibnu Umar & Anas. Berkata Abu Isa: Hadits Ubadah adl hadits shahih. [HR. Tirmidzi No.2197 ].


Disebutkan dalam riwayat Imam Muslim no. 4200 dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu secara marfu':


ﺇِﺫَﺍ ﺍﻗْﺘَﺮَﺏَ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥُ ﻟَﻢْ ﺗَﻜَﺪْ ﺭُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﺗَﻜْﺬِﺏُ ﻭَﺃَﺻْﺪَﻗُﻜُﻢْ ﺭُﺅْﻳَﺎ ﺃَﺻْﺪَﻗُﻜُﻢْ ﺣَﺪِﻳﺜًﺎ

ﻭَﺭُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﺟُﺰْﺀٌ ﻣِﻦْ ﺧَﻤْﺲٍ ﻭَﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﺟُﺰْﺀًﺍ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨُّﺒُﻮَّﺓِ ﻭَﺍﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﺛَﻠَﺎﺛَﺔٌ

ﻓَﺮُﺅْﻳَﺎ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺔِ ﺑُﺸْﺮَﻯ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭُﺅْﻳَﺎ ﺗَﺤْﺰِﻳﻦٌ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﻭَﺭُﺅْﻳَﺎ ﻣِﻤَّﺎ

ﻳُﺤَﺪِّﺙُ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀُ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﻓَﺈِﻥْ ﺭَﺃَﻯ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﻜْﺮَﻩُ ﻓَﻠْﻴَﻘُﻢْ ﻓَﻠْﻴُﺼَﻞِّ ﻭَﻟَﺎ ﻳُﺤَﺪِّﺙْ ﺑِﻬَﺎ

ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ


“Apabila hari kiamat telah dekat, maka jarang sekali mimpi seorang muslim yang tidak benar. Dan orang yang paling benar mimpinya di antara kalian adalah yang paling benar ucapannya. Mimpi seorang muslim adalah sebagian dari 45 macam nubuwwah (wahyu). Mimpi itu ada tiga macam: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan, atau khayal seseorang. Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah, dan jangan menceritakannya kepada orang lain.”


PESAN SALAM DARI NABI KHIDHIR AS BUAT KH. MASRUR AFANDI


Pernah suatu ketika datang tamu dari ahli Thoriqot dari kampung kepada Kiai Masrur. Tamu tersebut datang karena di datangi dan di temui Nabi Khidhir AS. Nabi Khidhir berkata : بلغ السلام عني إلي كياهي Masrur. “Sampaikan Salam Dariku (Nabi Khidhir) Untuk Kiyai Masrur. Wallahu Alam


[nugarislurus.com]


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah SEHARUSNYA NU YANG TERDEPAN MEMPERJUANGKAN KHILAFAH


loading...
Powered by Blogger.