Isra’ mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Selain keajaiban perjalanan super cepat Makkah-Palestina-Sidratul Muntaha dan mendapatkan perintah langsung shalat lima waktu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga diperlihatkan surga dan neraka. Dan inilah, 4 golongan wanita ahli neraka yang dilihat Nabi saat isra’ mi’raj.

Wanita yang kufur terhadap kebaikan suami

Dalam sebuah kesempatan, Rasulullah menceritakan neraka yang telah dilihatnya kepada para sahabatnya. Rasulullah memberitahukan bahwa mayoritas penduduknya adalah wanita, karena mereka kufur terhadap kebaikan suami.

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ. قَالُوا: لِمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكُفْرِهِنَّ. قِيْلَ: يَكْفُرْنَ بِاللهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ وَيَكْفُرْنَ اْلإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلىَ إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari itu. Aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Mengapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wanita pezina

Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfury menjelaskan di dalam sirah nabawiyah-nya, Ar Rakhiqul Makhtum, bahwa ketika Rasulullah dimi’rajkan oleh Allah dan diperlihatkan neraka, beliau melihat pezina disika di neraka tersebut. Di dekat mereka ada daging yang baik dan ada daging yang busuk. Mereka mengambil daging yang busuk itu dan meninggalkan daging yang baik.

Wanita peng-ghibah

Ghibah, dalam bahasa sederhana adalah gosip, yakni menceritakan sesuatu tentang orang lain yang membuatnya tidak suka seandainya orang tersebut mengetahui/mendengarnya. Dalam Sirah Nabawiyah karya Syaikh Muhammad Ali Ash Shalabi diterangkan, Rasulullah saat isra’ mi’raj diperlihatkan para peng-ghibah disiksa di neraka dengan memakan bangkai-bangkai busuk manusia.

Wanita yang suka ikhtilat

Dalam Ar Rakhiqul Makhtum pula, Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury menyebutkan bahwa diantara penduduk neraka yang dilihat Rasulullah saat isra’ mi’raj adalah wanita-wanita yang suka memasuki tempat tinggal (lingkungan) laki-laki. Mereka disiksa di neraka dengan digantung di bagian payudaranya.

Tentu, banyak golongan lain penghuni neraka yang diperlihatkan kepada Rasulullah saat isra’ mi’raj beliau. Namun tidak semuanya dijelaskan dalam hadits dan sirah nabawiyah. Sebagaimana banyak pula golongan wanita ahli surga yang diperlihatkan kepada Rasulullah saat beliau isra’ mi’raj.

Semoga sahabat webmuslimah dirahmati Allah sehingga tidak termasuk 4 golongan wanita ahli neraka yang dilihat Nabi saat isra’ mi’raj ini, dan dipeliharaNya dari siksa neraka.

[webmuslimah.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah 4 Golongan Wanita Ahli Neraka yang Dilihat Nabi Saat Isra’ Mi’raj

Perancis kembali menunjukkan kebencian yang luar biasa terhadap Islam. Hanya karena memakai rok panjang seorang muslimah dilarang mengikuti pelajaran di kelas. Perancis menganggap rok panjang adalah simbol agama Islam.

Seperti yang diberikan situs Islammemo.cc, (29/4/2015), seorang siswi Muslimah berusia 15 tahun di Charleville-Mézières (utara Perancis) dilarang mengikuti pelajaran, karena siswi tersebut memakai rok hitam panjang yang dianggap sebagai simbol agama, seperti yang disampaikan pemerintah hari Selasa (28/4).

Kepala Pendidikan Daerah, Patrice Dotto mengatakan kepada AFP: “Siswi itu tidak diusir, namun ia diminta untuk pulang dan mengganti pakaiannya dengan pakaian biasa. Sementara ayah siswi itu menolak putrinya untuk kembali ke sekolah.”

Pemerintah setempat mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kadang-kadang memang sulit untuk membedakan antara apa yang dianggap sebagai simbol agama secara definitif atau provokatif, ketika masalahnya terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh para siswa yang dihubungkan dengan insiden lain yang lebih jelas kaitannya, misalnya mengenakan cadar yang harus ditindak tegas untuk menjamin penghormatan terhadap prinsip sekularisme.”

Perancis Larang Siswi Muslimah Masuk Kelas

Menurut surat kabar lokal, Kepala Sekolah melarang siswi tersebut mengikuti pelajaran pada tanggal 16 dan 25 April, karena siswi itu memakai rok hitam panjang, yang oleh Kepala Sekolah dianggap sebagai simbol agama. Siswi yang biasanya pergi ke sekolah memakai cadar dan melepasnya sebelum masuk ke dalam sekolah, berkata bahwa rok yang dipakainya adalah biasa dan sederhana, serta tidak ada hubungannya dengan simbol-simbol agama sama sekali.”

Menurut sebuah Asosiasi kontar-Islamofobia di Perancis, yang mencatat sejumlah aksi kekerasan atau diskriminasi terhadap kaum Muslim, bahwa ada 130 kasus dimana siswi dilarang mengikuti pelajaran di Perancis pada tahun 2014, karena mereka memakai pakaian yang dianggapnya sebagai simbol-simbol agama.

Tindakan Perancis ini jelas menunjukkan kebusukan ide pluralisme dan sekulerisme yang bertentangan dengan Islam. Mengklaim menjaga kebebasan beragama, tapi melarang seorang muslim untuk menjalankan perintah agamanya dengan menutup aurat. (Bajuri)

[hizbut-tahrir.or.id]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Hanya Karena Pakai Rok Panjang, Perancis Larang Siswi Muslimah Masuk Kelas

Dakwah Jateng – PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax sebesar Rp200 menjadi Rp8.800 per liter yang berlaku mulai 1 Mei 2015 pukul 00.00 WIB.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang di Jakarta, Kamis, mengatakan harga baru Pertamax tersebut karena harga produk di pasar internasional (mean of Platts Singapore/MOPS) juga mengalami kenaikan.

Mulai 1 Mei Harga BBM Naik Lagi

“Harga Pertamax menjadi Rp8.800 per liter mulai Jumat (1/5) besok dari sebelumnya Rp8.600 per liter. Kenaikan ini karena memang harganya pokoknya (MOPS) naik,” katanya.

Sesuai surat edaran Pertamina kepada SPBU di wilayah pemasaran Jakarta, Banten, dan Jabar, harga BBM jenis lainnya seperti Pertamax Plus juga ditetapkan naik menjadi Rp10.050 per liter dan Pertamina Dex Rp11.900 per liter.

Surat tertanggal 30 April 2015 itu menyebutkan, harga baru berlaku mulai 1 Mei 2015 pukul 00.00 WIB.

Pertamina sebelumnya memutuskan harga Premium nonsubsidi di wilayah Jawa dan Bali per 1 Mei 2015 pukul 00.00 WIB tetap sebesar Rp7.400 per liter.

Harga Premium di Jawa-Bali itu mengikuti harga Premium penugasan di luar Jawa-Bali yang ditetapkan pemerintah.

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Mulai 1 Mei Harga BBM Naik Lagi Rp 200

Beberapa waktu lalu sebelum terjadinya gempa, di Nepal diadakan upacara pembantaian hewan terbesar di dunia dengan tujuan untuk dipersembahkan kepada dewa2 mereka.

Jutaan pemeluk agama Hindu berduyun-duyun mendatangi lokasi upacara yang digelar tiap lima tahun sekali di Kuil Gadhimai, Dewi Kekuatan, di Bariyarpur, Nepal, yang berbatasan dengan India. Lebih dari 250.000 hewan dibariskan untuk dilakukan pembunuhan di upacara keagamaan Nepal. Kerbau, burung, dan kambing dikorbankan untuk menyenangkan dewa2 Hindu.

Festival tersebut diakhiri dengan ritual membunuh 5.000 kerbau di sebuah lapangan dekat kuil tersebut. Ritual itu selesai dilakukan selama dua hari. Hewan2 tersebut dibunuh tidak untuk dikonsumsi, melainkan untuk dijadikan sesajen bagi dewa2 mereka.

Namun kenyataannya apa yang dilakukan oleh mereka malah mengundang bencana bagi mereka. Mereka mengira perbuatannya bisa membuat dewa2 mereka senang, tapi justru sebaliknya, Allah menurunkan bencana berupa gempa yang menelan ribuan korban jiwa.

Kemana dewa2 mereka disaat terjadi bencana? Tuhan2 mereka tidak mampu mencegah bencana tersebut. Bahkan tuhan2 mereka tidak berkuasa sama sekali atas apa yg dikehendaki oleh Rabb Semesta Alam. Hal ini menunjukkan bahwa tuhan2 mereka tidak lain hanyalah kedustaan!!

Bertauhidlah wahai penduduk Nepal…
Ketahuilah bahwa menyembelih sesuatu untuk selain Allah adalah termasuk perkara kesyirikan. Apa yg telah mereka lakukan sama halnya dengan apa yg dilakukan oleh orang2 di zaman Jahiliyah dulu. Mereka menyembah tuhan2 selain Allah dan menyembelih kepada selain Allah. Allah murka atas apa yg telah mereka lakukan, dan menurunkan bencana untuk mereka.
Setelah mereka membuang2 rezeki, akhirnya sekarang mereka kelaparan…

Ibadah Menyembelih Hanya Untuk Allah

Allah Ta’ala berfirman :

قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”(Al An’am:162)

Makna nusuk adalah sembelihan atau kurban, yaitu melakukan taqarrub (pendekatkan diri) dengan cara mengalirkan darah. Dalam ayat ini Allah mneybutkan bahwa sholat dan menyembelih adalah termasuk ibadah sehingga harus ditujukan kepada Allah semata. (Lihat At-Tamhiid li Syarhi Kitabi at Tauhiid, 143, Syaikh Shalih Alu Syaikh).

Allah Melaknat Orang yang Menyembelih untuk Selain-Nya

Larangan menyembelih untuk selain Allah dipertegas juga dengan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berikut :

عن علي رضي الله عنه قال: حدثني رسول الله صلى الله عليه وسلم بأربع كلمات: (لعن الله من ذبح لغير الله، لعن الله من لعن ووالديه. لعن الله من آوى محدثاً، لعن الله من غير منار الأرض) [رواه مسلم].

Dari ‘Ali radhiyallahu’anhu, beliau berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepadaku dengan empat nasihat : “Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah. Allah melaknat anak yang melaknat kedua orang tuanya. Allah melaknat orang yang melindungi muhdits (orang yang jahat) /muhdats (pelaku bid’ah). Allah melaknat orang yang sengaja mengubah patok batas tanah.” (HR. Muslim 1978).

Jenis-Jenis Sembelihan:

1. Sembelihan Ibadah

Yakni seseorang yang menyembelih dalam rangka mendekatkan diri dan mengagungkan Allah Ta’ala. Semisal menyembelih al hadyu saat haji dan mneyembelih hewan kurban saat hari raya kurban.

2. Sembelihan Syirik

Yakni seseorang yang menyembelih dalam rangka mendekatkan diri kepada selain Allah dalam bentuk ibadah dan pengagungan. Model yang semacam ini banyak. Di antaranya menyembelih ditujukan kepada jin ketika membangun rumah, atau ketika membangun jembatan agar pembangunan berjalan lancar,dll. Termasuk juga menyembelih yang ditujukan kepada penghuni kubur, berhala, pohon yang dikeramatkan, dll.

3. Sembelihan Bid’ah

Yakni sembelihan yang tidak ada dasar syariatnya. Semisal menyembelih hewan saat sholat istisqa’, menyembelih saat perayaan acara Maulid,dll.

4. Sembelihan Mubah

Yakni sembelihan yang tujuannya untuk hal-hal mubah. Seperti menyembelih untuk dimakan dagingnya, untuk dijual dagingnya. Yang demikian ini hukumnya mubah. [Lihat Taisirul Wushuul ilaa Nailil Ma’muul bi Syarhi Tsalatsatil Ushuul 62-63, Syaikh Nu’man bin Abdil Kariim]

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla senantiasa membimbing kita di atas jalan tauhid dan menjauhkan kita dari dosa-dosa syirik.

[sumber: facebook]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah DIBALIK GEMPA NEPAL

Sebanyak 251 pemeluk kristen filipina berbondong-bondong memeluk Islam dengan mengikrarkan kalimat syahadat, sabtu (26/4/2015).

Lantai 2 Gedung ERC , Brgy . San Pedro National Highway Puerto Princesa Kota Palawan Philipina menjadi saksi sejarah berbondong bondongnya umat kristiani meninggalkan ajarannya dan mengimani dinul islam.

Informasi ini dikutip dari Fan Page Facebook Syaikh Mohammed Hosaen menuliskan “hari ini sejarah itu berulang kembali berbondong bondongnya hamba tuhan yang kembali kepada fitrahnya , semoga mereka mencintai Allah , Mencintai Diinul islam, Mencintai Muslimin dan berjuang demi Agama Allah, Allāhumma Āmeeeeeeeen Yā Rabb!

Berikut video proses ikrar Syahadatnya :

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah 251 Pemeluk Kristen Filipina Berbondong-Bondong Memeluk Islam

Di tengah maraknya pergaulan bebas pelajar yang meramaikan media akhir-akhir-akhir ini setelah UAN. Namun siswi ini sungguh luar dan bebeda. Ia memilih jalan terbaik dan diridhai Allah Swt yaitu menikah.  Wanita muda yang biasa disapa Risky ini  yakin dengan menikah tidak menghambat karir dan juga cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan. Melalui curhatan suami pilihannya yaitu Irawan G. Base yang juga baru menyelesaikan kuliah S1 di salah satu kampus, Yogkarta mengatakan bahwa istrinya tetap akan melajutkan kuliah di salah satu kampus di Jogjakarta.

Pelajar Bantul Langsung Menikah

Pernikahannya dilangsungkan selepas mengikuti UN (Ujian Nasional) dikediamannya kemarin siang pukul 10.00 WIB (26/04) yang bertempat di Jojoran Wetan RT 01, Triwidadi, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Kebahagiaan menyelimuti keluarga gadis belia ini sampai ia tak dapat  mengungkapkan dengan kata-kata. Karena memang bagi dirinya ini merupakan hadiah serta anugrah seumur hidup yang diberikan Allah SWT dengan mendatangkan seorang sosok laki-laki pilihan yang bakal menjadi seorang imam bagi keluarga kecilnya kelak. Suasana haru, gembira bercampur tawa terasa lekat selama proses pernikahan kedua mempelai berlangsung.

Pernikahan anak yang baru selesai UAN ini kiranya menjadi pelajaran bagi pelajar lain. Bahwa dari pada terjebak dalam pergaulan bebas, mendingan membentengi diri dengan menikah. Toh dengan menikah tidak menghalangi diri untuk tetap berkarir dan melanjutkan kuliah.

[gaulfresh.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Selesai UN, Pelajar Bantul Langsung Menikah

HTI DPD I Jawa Tengah adakan Temu Insan Media dengan beberapa media cetak maupun elektronik ternama seperti Kompas, Jawa Pos Radar Semarang, SCTV, TVKU Semarang dan Pro TV Semarang pada hari Minggu 28/04. Acara tersebut bertempat di Resto Pesta Keboen Semarang dan berlangsung santai.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Humas DPD I Jawa Tengah yaitu Ustd Brojo P Laksono. Dengan gaya santainya Beliau menjelaskan bahwa acara ini diadakan untuk mempererat hubungan dengan para insan media sekaligus mempromosikan agenda terdekat HTI yaitu Rapat dan Pawai Akbar.

Ustd Choirul Anam dari HTI memaparkan bagaimana Indonesia yang dianugerahi kekayaan yang luar biasa namun justru terpuruk di semua lini. Di dalam paparannya, beliau memperlihatkan negeri ini yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam, sehingga sangat mungkin Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan sejahtera. Namun pada kenyataannya sangat jauh dari gambaran tersebut. Beliau menyimpulkan, semua permasalahan tersebut dikarenakan sistem politik yang dianut oleh negeri ini yaitu demokrasi, dan sistem ekonominya yaitu kapitalisme.

Satu paparan menarik dari seorang Wartawan senior Chandra. Beliau mengatakan bahwasanya pandangan HTI tentang ancaman yang mencengkeram negeri ini sama dengan pandangan kalangan militer pada umumnya. Indonesia sejatinya adalah raksasa tidur masih dijajah secara halus oleh negara – negara lain yang memiliki kepentingan, dan sengaja dibuat lemah.

 

 

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah HTI Jawa Tengah Adakan Temu Insan Media

Sebagian umat Islam menolak perjuangan penegakan khilafah dengan alasan Umar bin Khattab pun ketika diminta menunjuk khalifah (pengganti), beliau menolak. Alasannya adalah hadits nabi yang juga tidak menunjuk khalifah.

Apakah pemahaman seperti itu benar? Kita simak penjelasan Ustadz Choirul Anam berikut ini :

Rasulullah Tidak Melakukan Istikhlaf

Banyak orang yang menolak kewajiban Khilafah karena berargumentasi dengan hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, pada kitab Shahih Muslim, pada hadits no. 1823. Di dalam hadits ini diceritakan bahwa saat Umar ra. menjelang wafat karena ditusuk oleh seorang yahudi, orang-orang menjenguk beliau, lalu mereka berkata kepada Umar: “Istakhlif”, yang artinya kira-kira “Tunjuklah seorang Khalifah”. Lalu saat itu, Umar menolak dan mengatakan: “La astakhlif, fainna Rasulaahi saw lam yastakhlif. Wa in astakhlif fainna Aba Bakrin qad istakhlafa”, yang artinya kira-kira “Saya tidak akan menunjuk pengganti (Khalifah), sebab Rasulullah saw juga tidak menunjuk penggati. Namun seandainya saya menunjuk penggati (Khalifah), maka sesungguhnya Abu Bakar telah menunjuk penggantinya”.

Dari hadits ini, banyak orang pada zaman sekarang yang salah paham, bahwa dengan hadits itu menunjukkan bahwa Khalifah tidak wajib. Buktinya, Rasulullah sendiri saja tidak menunjuk Khalifah.

Benarkah pemahaman ini ?

Untuk membahas masalah ini, kita akan menyimak pemaparan dari ulama yang mu’tabar dari kalangan Ahlus Sunnah Wal Jamaah, yaitu Imam Al-Khaththabi dalam kitab beliau yang sangat terkenal, yaitu Tharh At-Tatsrib fi Syarh At-Taqrib, juz 8, halaman 75. Kitab ini adalah kitab syarah (kitab penjelasan) dari kitab Taqrib yang dipelajari di seluruh pesantren di Indonesia. Berikut terjemahan bebasnya.

*****
Perkataan Umar (Saya tidak akan menunjuk pengganti (Khalifah), sebab Rasulullah saw juga tidak menunjuk penggati). Al-Khaththabi berkata: Arti dari pernyataan Umar ra adalah bahwa beliau tidak menunjuk nama seseorang untuk menjadi Khalifah. Pernyataan beliau sama sekali tidak bermaksud bahwa Umar tidak memerintahkan dan tidak menunjukkan hal itu (adanya Khalifah), atau membiarkan masyarakat tanpa ra’in (seorang Imam atau Khalifah yang melayani masyarakat). Rasululah bersabda bahwa para Imam itu berasal dari Qurasy, artinya adalah perintah untuk melakukan akad bai’at kepada Imam dari Qurasy.

Karena itulah, kita melihat saat Rasulullah saw wafat, mereka (para sahabat beliau) tidak melakukan apa-apa untuk memakamkan atau menyiapkan pemakaman beliau, sehingga mereka menyelesaikan urusan bai’at dan mengangkat Abu Bakar ra (sebagai Khalifah). Mereka menamakannya sebagai Khalifah (pengganti) Rasulullah, sebab tindakan mereka berasal dari beliau dan disandarkan pada beliau.

Ini adalah dalil yang paling jelas (adallul dalil) atas wajibnya Khilafah. Sehingga wajib bagi masyarakat memiliki Imam (Khalifah), yang mengendalikan urusan mereka dan menjalankan hukum-hukum Allah bagi mereka, yang menolak keburukan dari mereka, dan menghilangkan kedzaliman dan kerusakan.

Lebih dari itu, telah menunjukkan atas hal itu (wajibnya Khalifah) adalah kesepakatan ummat (ittifaqul ummah), yaitu setelah wafatnya Rasulullah dan diangkatnya Imam, dan diagkatnya Imam-Imam selanjutnya. Tidak terjadi perbedaan pendapat dalam hal ini, kecuali orang-orang Khawarij dan al marifah, yaitu orang-orang memecah persatuan umat dan melepaskan ketaatan. Selesai.

Imam Nawawi mengatakan yaitu dengan mengikuti yang disampaikan al Qadli Iyad: Adapun yang diriwayatkan dari al-Asham bahwa tidak wajib mengangkat Khalifah, maka hal itu adalah pernyataan yang bathil, karena bertentangan dengan dalil ijma’ sahabat, dan tidak ada hujjah sedikit pun (untuk mengatakan hal itu). Para sahabat tetap bersepakat tanpa ada perbedaan pada masa musyawarah di Tsaqifah (dalam masa pemilihan Abu Bakar), dan pada masa musyawarah setelah wafatnya Umar. Para sahabat sama sekali tidak meninggalkan mengangkat Khalifah, tetapi mereka justru tergerak menyibukkan diri untuk mendiskusikan tentang orang-orang yang yang akan dibai’at.

Diceritakan dari sebagian orang bahwa wajibnya mengangkat Khalifah dasarnya adalah akal. Imam An-Nawawi mengatakan: Argumentasi ini jelas keliru (fasad), sebab akal tidak dapat digunakan untuk mewajibkan sesuatu. Akal tidak bisa digunakan untuk menilai sesuatu yang hasan (hakikat baik), juga yang qabih (hakikat buruk). Itu terjadi hanya karena kebiasaan, bukan pada hakikatnya.

*****
Penjelasan Imam Al-Khaththabi ini dalam menjelaskan hadits riwayat Imam Muslim ini sangat jelas. Yang dimaksud oleh Umar bahwa “Rasulullah la yastakhlifu”, adalah bahwa Rasulullah saw tidak menunjuk calon yang akan menjadi Khalifah. Pernyataan itu sama sekali tidak menunjukkan bahwa mengangkat Khalifah itu tidak wajib. Jadi, Rasulullah saw mewajibkan adanya Khalifah, namun beliau membiarkan umat untuk memilih Khalifah yang dikehendakinya.

Hal ini seperti pernyataan bahwa “orang tua tidak mencarikan jodoh bagi anak lelakinya”. Pernyataan ini sama sekali tidak bisa dipahami bahwa jodoh bagi anaknya itu tidak penting. Tetapi maksud dari pernyataan ini adalah bahwa orang tua tidak memaksakan calon istri tertentu bagi anak lelakinya, dan membiarkan anaknya untuk memilih calon istri yang dikehendakinya.

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Arti dari Pernyataan Bahwa “Rasulullah Tidak Melakukan Istikhlaf”

JAKARTA – Organisasi Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan menggelar acara tahunan bertajuk rapat dan pawai akbar. Anggota DPP HTI Mujiyanto mengatakan acara ini adalah momentum untuk mengingat kembali peristiwa jatuhnya kekuasaan Islam yang jatuh pada bulan Rajab.

Tema yang diusung dalam acara ini ialah Bersama Umat Tegakkan Khilafah. Menurut Mujiyanto,  sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk mengegakkan syariat dan Ia yakin Allah SWT menurunkan agama Islam sudah paripurna dan mencakup seluruh aspek kehidupan.

HTI Ajak Umat Tegakkan Khilafah

Melalui acara ini diharapkan dapat mengingatkan masyarakat bahwa umat Islam memiliki kewajiban untuk menerapkannya. Ia menilai kondisi sempit yang sedang dihadapi masyarakat saat ini karena tidak menerapkan hukum dan syariat Allah SWT.

Acara akan dilangsungkan di 34 kota besar di Indonesia, dimulai pada tanggal 9 Mei dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2015 di Jakarta. Ditargetkan jumlah yang mengikuti acara ini mencapai 500 ribu orang di seluruh Indonesia.

[republika.co.id]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah HTI Ajak Umat Tegakkan Khilafah

JAKARTA – Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya akan melegalkan sebagian tower di apartemen untuk dijadikan lokalisasi prostitusi. Hal itu diungkapkan usai Apartemen Kalibata City terbongkar dijadikan lokasi praktik prostitusi melalui media online.

“Ini juga akan kita lakukan penelitian. Idenya itu dari Pak Gubernur, adalah tower yang mana dilegalkan di situ untuk urusan-urusan itu (prostitusi). Baru dilempar itu. Kalau seperti itu, ini kira-kira nanti masukan dari masyarakat, sosial ekonominya seperti apa. Jadi, ini ide dari Pak Gubernur,” kata Saefullah di Balai Kota Jakarta, Senin (27/4/2015).

Namun, mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu menyatakan belum menentukan apartemen mana saja yang akan dijadikan lokalisasi prostitusi legal tersebut.

DKI Akan Legalkan Prostitusi, PSK Punya Sertifikat

“Kalau bisa, ada satu apartemen yang memang berizin profesi itu (PSK), dia dikasih sertifikat gitu. Sertifikat seperti di Filipina. Jadi kalau dia memang profesinya itu, dia punya sertifikat. Saya praktik begini karena saya punya sertifikat,” tuturnya.

Mengenai sertifikat tersebut, Saefullah belum bisa menjelaskan secara rinci bagaimana mengeluarkannya. “Itu kan teknis sekali. Ini idenya biar bergulir dulu. Kita dengar dulu masukan-masukan dari masyarakat. Setelah dengar dari masyarakat, baru Pemprov DKI ada konkretnya,” terang dia.

Ide melegalkan lokalisasi prostitusi itu, sambungnya, akan dilempar terlebih dulu ke masyarakat. Lalu, menunggu respons apa yang akan disampaikan masyarakat. “Kan nanti dilempar tuh, respons dari masyarakat seperti apa, bagaimana,” terangnya.

“Misalnya di Kepulauan Seribu tempatnya, atau mungkin di pinggiran mana. Jadi ini masih ide, masih jauh. Nanti akan bergulir terus, respons dari masyarakat akan tertampung,” imbuhnya.

Alasan Pemprov DKI melegalkan lokalisasi prostitusi, kata Saefullah, agar tidak menyebar ke seluruh penjuru Ibu Kota.

“Istilahnya Pak Gubernur, ini kan bagian dari keberadaan masyarakat. Beliau bilang ini ‘sampah’. Sepanjang manusia itu ada, perbuatan menyimpang itu pasti ada. Ketimbang ngumpet-ngumpet, bagaimana ini dilegalkan,” ujarnya.

[okezone.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah DKI Akan Legalkan Prostitusi, PSK Punya Sertifikat

Jakarta – PT Pertamina (Persero) menuai sorotan publik kala mengungkapkan rencananya untuk memasarkan jenis BBM baru, Pertalite. Beda dengan Premium yang memiliki RON 88, Pertalite dijanjikan memiliki kualitas yang lebih baik. Di atas kertas, jenis BBM ini memiliki RON 90.

Namun, tak semua optimistis dengan Pertalite. Ahmad Safrudin, Executive Director Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), menilai, jika Pertamina kekeuhmemasarkan jenis BBM itu, maka perusahaan minyak plat merah tersebut bakal melanggar hukum.

“Produksi dan pemasaran Pertalite 90 inkosistensi terkait beberapa peraturan perundangan di Indonesia,” kata pria yang karib disapa Puput itu.

Sebab, menurut dia, hadirnya Pertalite tidak sejalan dengan UU No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, jo PP No 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, dan jo Kepmen KLH No 141/2003 tentang Standar Emisi Kendaraan Tipe Baru dan Current Procution, yang mengacu pada standar emisi Euro 2 sejak 1 Januari 2007.

Standar BBM Indonesia Paling Buruk di ASEAN

“Persyaratan standar ini adalah besin RON 91 dan solar minimal Cetane Number 51,” imbuh dia. Hadirnya Pertalite juga bertentangan program Blue Sky yang menargetkan penurunan Emisi Rumah Kaca sebesar 41 persen pada 2020.

Lebih dari itu, Pertalite yang sesuai dengan standar emisi pun berimbas pada konsumen. Karena mereka tidak mendapat jaminan pasokan BBM yang sesuai dengan vehicle engine technology requirement.

“Kebijakan ini juga missleading dan cenderung menjadi pembohongan publik serta perbuatan melawan hukum karena memasok premium without premium quality,” ujar dia.

[liputan6.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Standar BBM Indonesia Paling Buruk di ASEAN

Dakwah Jateng | Kendal – Sungguh indah dan kekayaan yang luar biasa Indonesia. Namun sayangnya, mengapa limpahan kekayaan alam itu belum dapat dinikmati rakyat Indonesia? Rakyat di negeri ini justru hidup dalam kondisi yang tertindas dan sengsara. Tidak hanya dalam bidang ekonomi, namun dalam bidang politik, sosial, budaya, pertahanan, keamanan dsb. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa kondisi seperti ini bisa terjadi? Jawabnya adalah : karena Indonesia tengah berada dalam kungkungan neoliberalisme dan neoimperialisme yang makin luas dan mencengkeram. Demikian papar Ust.Triyanto, SE dalam sambutannya pada pembukaan Halaqah Islam dan Peradaban (HIP Edisi 8) yang dilaksanakan DPD II HTI Kendal di Aula Depnakertrans Kabupaten Kendal, Minggu 26 April 2015.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan peserta dari Kabupaten Kendal dan sekitarnya tersebut mengangkat tema “Indonesia Kita Terancam Neo-Liberalisme dan Neo-Imperialisme”, hadir juga Drs. Supra, staf ahli DPRD Kendal. Yang mendukung acara HTI.

Dalam paparanya pembicara I Ust. M. Edy Siswanto, M.Pd., (Ketua DPD II HTI Kendal) menyatakan Neoliberalisme adalah paham yang menghendaki pengurangan peran negara dalam bidang ekonomi. Dalam pandangan neoliberalisme, negara dianggap sebagai penghambat utama penguasaan ekonomi oleh individu/korporat. Neoliberalisme dan neoimperialisme lahir dari rahim Kapitalisme. Kapitalisme lahir dari akidah sekulerisme yang memishkan agama dari kehidupan (fasludin anil hayyah) dan memisahkan agama dari agama (fasludin anidaulah).

Jadi, neoliberalisme sesungguhnya merupakan upaya pelumpuhan negara, selangkah menuju corporate state (korporatokrasi). Ketika itu,  negara dikendalikan oleh persekutuan jahat antara politikus dan pengusaha. Sehingga keputusan-keputusan politik tidak dibuat untuk kepentingan rakyat, tapi untuk kepentingan korporat baik domestik maupun asing. Ideology ini membangun standar kehidupan berdasar asas manfaat untuk mendapat manfaat harus liberal. Ideologi ini memandang kebahagiaan berdasarkan kepuasan materi (hedonisme). Dengan konsep liberalisme, negara hanya berfungsi sebagai wasit, bukan sebagai pengurus dan pengelola. Karena itu, seluruh sumber daya alam diserahkan kepada swasta, kesehatan, keamanan dan pendidikan diserahkan kepada rakyat. Negara lepas tangan. Demikian ungkap Ust. M. Edy Siswanto M.Pd. Pengamat Politik yang juga Ketua Pusat Studi Islam dan Masyarakat (PSIM) Kendal.

Selain itu Ust. Habib Rosyid Al-Maraghi dari DPD I HTI Jateng selaku pembicara II memaparkan bahwa Keputusan rezim Jokowi-JK yang bergegas menaikkan BBM, adalah  bukti kebijakan yang sangat sarat kepentingan asing. Meskipun kemudian diturunkan, namun tidak bisa menutupi maksud sesungguhnya dari kebijakan itu, yakni pemberlakuan liberalisasi migas secara total. Rezim Jokowi-JK mencabut subsidi BBM dan menetapkan harga sesuai dengan harga pasar. Inilah yang dimaui oleh perusahaan migas asing agar mereka bisa leluasa masuk di sektor niaga BBM. Mereka mengambil minyak di Indonesia, lalu diolah dan dijual di Indonesia, tapi dengan harga internasional. Setiap tahun, perusahaan migas asing diperkirakan bisa meraup untung tak kurang dari Rp 150 triliun.

Dalam bidang legislatif, intervensi asing juga terjadi dengan jelas. Ada lebih dari 76 UU yang draft-nya diberikan dari asing, seperti UU Migas, UU PM, UU Kelistrikan, UU SDA, UU Perbankan dan sejenisnya yang jelas telah meliberalisasi sektor-sektor vital di Indonesia. Dari fakta inilah bisa disebut bahwa negeri ini sedang dalam ancaman neoimperialisme.

Oleh karena itu, neoimperialisme dapat kita katakan sebagai penjajahan gaya baru yang ditempuh oleh negara kapitalis untuk tetap menguasai dan menghisap negara lain. Dulu dikenal dengan gold, glory dan gospel. Meski kepentingan gospel tidak begitu menonjol, tapi kepentingan gold dan glory nyata sekali masih berjalan.

Dampak Neoliberalisme dan neoimperialisme diantaranya, tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi, kerusakan moral, korupsi, dan kriminalitas merajalela. Banyaknya pejabat dan anggota legislatif yang menjadi tersangka korupsi menjadi bukti nyata perilaku mereka yang menghalalkan segala cara guna mengembalikan investasi politiknya. Eksploitasi SDA juga menunjukkan bagaimana para pemimpin negeri ini telah gelap mata dalam memperdagangkan kewenangannya sehingga membiarkan kekayaan alam yang semestinya untuk kesejahteraan rakyat itu dihisap oleh korporasi domestik maupun asing.

Sementara itu, demokrasi yang dipercaya sebagai sistem politik terbaik, yang akan mewadahi aspirasi rakyat, pada kenyataannya bohong belaka. Rakyat hanya diperhatikan di saat kampanye atau sebelum pemilihan. Setelah terpilih, anggota legislatif, kepala daerah, dan bahkan presiden, lebih memperhatikan para penyokongnya. Lahirnya UU liberal, dan lembeknya pemerintah di hadapan asing seperti Freeport, adalah bukti nyata diabaikannya aspirasi rakyat serta ketundukan pemerintah pada kekuatan para cukong di dalam dan luar negeri. Jadi, dalam demokrasi tidak ada yang namanya kedaulatan rakyat yang ada adalah kedaulatan para pemilik modal.

Dalam penutupnya kedua pembicara mengingatkan bahwa ancaman Indonesia khususnya dan dunia umumnya adalah bukan Islam/Isis, melainkan ideologi kapitalisme dan liberalisme, solusi yang ditawarkan bergabunglah dengan Hizbut Tahrir Indonesia sebagai pengemban dakwah yang ikhlas dengan mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama berjuang menyadarkan umat, dengan islam sebagai aturan hidup yang menyeluruh. Save Indonesia with Syariah and Khilafah. Acara ditutup dengan seruan untuk menyambut Rapat Pawai Akbar (RPA) Jateng yang akan dilaksanakan tanggal 10 Mei 2015 di Lapangan Simpang Lima Semarang. Info Kendal hubungi Bowo, 082221533079; Abu Sahda 081215936236. AS

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah HTI Kendal Gelar HIP Bertema Indonesia Kita Terancam Neo-Liberalisme dan Neo-Imperialisme

Harry Moekti, bagi anda yang melewati masa remaja di tahun 90an pasti mengenal rocker yang satu ini. Hanya Satu Kata, Ada Kamu dan Nona – Nona adalah sebagian dari hits yang dibawakannya, dan sempat menggemparkan dunia permusikan Indonesia.

Walaupun bukan berasal dari Semarang, namun Harry Moekti justru mengawali karir musiknya di kota lumpia ini. Bersama beberapa kawannya, Harry membentuk grup band Darodox (dari bahasa jawa yang berarti nderedeg atau gemetar).

Di sekitar tahun 96-an, di saat masih tenar tenarnya, justru Harry Moekti mengakhiri karirnya di bidang musik dengan ditandai keluarnya albumnya yang keenam (sekaligus terakhir) berjudul “Disini”. Akan tetapi, album tersebut kurang laku di pasaran karena dia tidak lagi melakukan promosi secara masif. Apakah Kang Harry (sapaan Harry Moekti) sudah tidak lagi populer?

HIJRAH DARI KEHIDUPAN MAKSIAT KE ISLAM YANG KAFFAH

Memang kehidupan menjadi artis adalah kehidupan penuh kekayaan, gelamor, mewah. Namun justru pelantun lagu hits “Lintas Melawai“ itu tidak merasa bahagia sedikitpun, seluruh harta kekayaannya tidak bisa membuatnya hidup tenang. Walaupun dia sudah menyekolahkan banyak anak yatim, menyumbangkan hartanya bagi panti asuhan, kebahagiaan tetap belum dia dapatkan.

MENEMUKAN PENCERAHAN

Di tahun 1995 dia bertemu dengan seorang Ustadz dan berdiskusi tetang agama dengannya, dia terkagum-kagum dengan argumen Ustad itu yang cerdas, berwawasan, dan sangat masuk akal. Dia pun akhirnya mengaji dengan sang ustad. Akhir tahun 1995 dia memutuskan untuk keluar dari dunia keartisan, dan fokus berdakwah. Bagi Harry Moekkti dunia artis saat itu dan saat ini adalah dunia yang menyebarkan kemaksiatan, artis adalah sarana dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan generasi mudanya.

Kini, pemilik nama asli Hariadi Wibowo ini tengah disibukkan dengan kesibukan baru, yaitu berdakwah. Kemana dia melangkahkan kakinya adalah untuk Islam. Hari Mukti seperti halnya pejuang Syariat yang lain selalu mengajak umat Islam untuk memperjuangkan tegaknya kembali Daulah Khilafah Islamiyah, yang akan melaksanakan Syariat Islam secara kaffah. Pernah seorang Ibu-ibu menelponnya yang mengatakan bahwa akhirnya suaminya mengijinkan ia berjilbab gara-gara ikut pengajian Ust. Harry Moekti. dia pun merasakan seakan dunia miliknya semua, kebahagiaan yang tak terkira, serta kenikmatan sejati seorang ustadz.

HARRY MOEKTI AKAN KEMBALI KE SEMARANG

Pada bulan Mei nanti, Harry Moekti kembali akan menghiasi kota Semarang dengan aksi – aksi dan suara emasnya. Namun jangan salah sangka, bukan nyanyian ataupun joged yang akan dia pertontonkan melainkan orasi dakwah mengajak Ummat kembali kepada Islam. Tidak tanggung – tanggung, tempat yang akan menjadi tujuannya adalah Lapangan Simpang Lima Semarang, dengan tajuk acara Rapat dan Pawai Akbar Hizbut Tahrir Indonesia 1436 H. Kali ini Kang Hari akan ditemani beberapa ustadz dalam menyampaikan dakwahnya, diantaranya adalah Ustdz Dwi Chondro Triono dan Ustdz Abdullah IAR yang keduanya dari Hizbut Tahrir Indonesia.

Walaupun sudah pensiun dari dunia musik, namun Harry Moekti masih menyempatkan membuat dan menyanyikan lagu – lagu Islami. Beberapa diantaranya berjudul “Indonesia Milik Allah” yang insyaAllah akan dia bawakan ketika tiba di Semarang nanti. Selain itu, di dalam acara yang diadakan oleh HTI DPD I Jawa Tengah tersebut juga akan dimeriahkan dengan parade bedug, nasyid dan paginya para peserta diajak untuk sholat shubuh serta berdzikir bersama.

Bagi anda yang tertarik untuk menyaksikan penampilan ustd Harry Moekti, sekaligus menimba ilmu dari tausiyah – tausiyah yang akan disampaikan, silahkan bisa menghubungi panitia Rapat dan Pawai Akbar HTI berikut ini :

========================
Telpon/SMS : 08974144787
BBM : 7f5429f4
WA : 081575212460
Telegram : 081575212460
Line : 081575212460
========================

Atau bisa mengisi form online yang telah disediakan :
http://ift.tt/1Gyao9n

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah DA’I MANTAN ROCKER HARRY MOEKTI AKAN KEMBALI KE SEMARANG

SOLO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, mendirikan posko relawan penjemputan pulang Presiden Jokowi di depan Sekretariat BEM UNS.

BEM UNS Dirikan Posko Relawan Penjemputan Pulang Jokowi

Posko itu sengaja mereka dirikan untuk merekut para relawan yang akan berangkat ke Jakarta. Sesuai janji mereka sebelum 20 Mei, para mahasiswa ini akan membawa pulang Presiden Jokowi kembali ke kampung halaman.

Gilang Garendi, Menko Eskternal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS, mengatakan mereka terpaksa menjemput Jokowi untuk pulang kampung, karena selama enam bulan masa pemerintahannya, belum mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di negeri ini.

Mulai dari pencabutan subsidi BBM, naiknya harga kebutuhan pokok, sampai pada turunnya nilai tukar rupiah. Atas dasar itulah para mahasiswa yang selama ini konsisten mengawal Jokowi-JK, sepakat untuk menjemput Jokowi kembali ke kota yang dulu pernah dipimpinnya selama dua periode. Tujuannya, para mahasiswa ini hanya ingin berdialog langsung dengan Presiden Jokowi.

“Kita berharap Pak Jokowi sebagai Presiden mampu menyelesaikan masalah yang tersebut, Kita ingin berdialog dengan bapak Jokowi. Untuk itu kita membentuk relawan yang akan melakukan penjemputan kepada pak Jokowi,” jelas Gilang di depan posko relawan penjemputan Jokowi, di kampus UNS, Solo Jawa Tengah Selasa, (22/4/2015).

Menurut Gilang, penjemputan ini terpaksa mereka lakukan. Karena mereka melihat Jokowi sebagai Presiden tak mampu menyelesaikan masalah yang ada. Justru sebaliknya, masalah-masalah baru muncul pada saat pemerintahaan Presiden Jokowi.

Dalam catatan mahasiswa, ungkap Gilang, permasalahan yang timbul dan menjadi ‘batu besarnya’ adalah masalah KPK-Polri, kisruh politik, subsidi BBM dicabut, rupiah melemah dan masih banyak lagi. Target para mahasiswa yang akan berhasil direkut sebagai relawan, melalui ‘Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi’ ini adalah 10.00 orang mahasiswa.

Nantinya, 1.000 mahasiswa yang telah berhasil direkut ini akan dibawa ke Jakarta dengan menggunakan 20 bus untuk menuju ke Istana guna menjemput Presiden Jokowi. “Mulai hari ini, posko relawan resmi kami dirikan. Sebelum 20 Mei, kami sudah berangkat ke Jakarta untuk menjemput Pak Jokowi. Ini tak hanya kami lakukan di Jakarta saja. Aksi meminta Jokowi pulang kampung ini pun, pekan depan juga akan kami gelar di Solo,”pungkasnya.

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah BEM UNS Dirikan Posko Relawan Penjemputan Pulang Jokowi

Presiden Joko Widodo rupanya tidak mengetahui, Komisaris Jenderal Budi Gunawan hari ini akan dilantik sebagai Wakapolri. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengatakan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti belum memberikan surat pemberitahuan kepada Presiden.

Jokowi Tidak Tahu BG Hari Ini Dilantik

“Saya sudah cek Setneg belum menerima surat dari Kapolri,” kata Pratikno dalam pesan singkatnya, Rabu, 23 April 2015.

Pratikno mengaku langsung menghubungi Badrodin sesaat setelah mengetahui bahwa Budi Gunawan akan dilantik hari ini. Menurut Pratikno, berdasarkan penjelasan Badrodin, seusai dilantik menjadi Kapolri, Badrodin melakukan konsultasi ke Jokowi tentang bagaimana pengisian jabatan Wakapolri.

“Menurut Pak Badrodin, Presiden mengatakan, bahwa dalam pengisian Wakapolri, Presiden memberikan kepercayaan kepada Wanjakti dan Kapolri untuk menentukan siapa yang menduduki jabatan Wakapolri,” ujar Pratikno.

Kemudian, setelah menunjuk Wakapolri, Badrodin berjanji akan melaporkannya kepada Jokowi. Tapi kenyataannya sampai saat ini, surat itu belum diterima Mensesneg. Apalagi saat ini Jokowi tengah sibuk melakukan rangkaian kegiatan Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Sebelumnya, Badrodin memastikan, Komisaris Jenderal Budi Gunawan akan dilantik sebagai wakil kepala Polri pada sore nanti. Pelantikan akan berlangsung di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan. “Insya Allah, nanti sore. Belum tahu jamnya, nanti diatur,” kata Badrodin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

Badrodin menjelaskan, sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi sudah digelar pada Jumat lalu. Namun, keputusan tentang penunjukan Budi Gunawan sebagai wakil kepala Polri baru didapatkan pada Selasa 21 April 2014.

Menurut Badrodin, surat terkait penunjukan Budi Gunawan sudah dikirim ke Istana. Namun, ia mengaku belum mengetahui respons dari Presiden Jokowi.

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Presiden Jokowi : Saya Tidak Tahu BG Hari Ini Dilantik

Dakwah Jateng – Berbekal ilmu yang didapat ketika menempuh pendidikan S1, dan S2 jurusan Teknik Kimia, serta S3 Teknik Elektro di Jepang, ditambah pengalaman riset di Amerika Serikat, Warsito P. Taruno menciptakan alat menyembuhkan kanker payudara stadium 4 yang diderita sang kakak.

Berprofesi sebagai peneliti teknologi berbasis energi rendah selama di Jepang, dan Amerika Serikat, tak pernah tebersit sedikitpun akan “mengawinkan” teknologi ini dengan teknologi terapi kanker yang dia dapatkan ketika mengabdi sebagai dosen Fisika Medis di Universitas Indonesia.

“Semua berawal ketika kakak perempuan saya divonis kanker payudara stadium 4. Dokter telah angkat tangan, hanya ada dua pilihan yakni mencari pengobatan alternatif atau menunggu kematian,” ujarnya di laboratorium riset kanker C-Tech Labs Edwar Technology, Tangerang.

Dalam keadaan galau, muncul ide Warsito untuk memadukan teknologi energi rendah dengan teknologi terapi kanker, guna menyembuhkan penyakit sang kakak. Akhirnya, uji lab in vitro yang dilakukan membuahkan hasil yang mengejutkan.

Seluruh kombinasi teknologi sesuai dengan yang diharapkan. Kemudian, masuk pada tahap uji coba pada penderita. Dengan perhitungan yang matang, uji coba teknologi ini membuahkan hasil sangat bagus, yakni uji klinis menyatakan tubuh sang kakak bersih dari kanker.

Kini, setelah lebih dari lima tahun menggunakan teknologi temuannya, sang kakak telah kembali hidup normal. Informasi berkembang dengan cepat, ribuan pasien tiap tahunnya datang meminta bantuan.

Gedung yang dahulu hanya berfungsi sebagai laboratorium pengembangan teknologi gelombang rendah yang memancar secara tiga dimensi, kini berkembang menjadi klinik riset kanker.

Tak kurang dari 10.000 orang telah menggunakan teknologi ciptaan Warsito dengan rincian 50% pasien mengidap penyakit kanker payudara, dan lainnya kanker otak.

Sebanyak 70% pasien divonis tak dapat ditolong secara medis, 25% tidak mau medis, dan 5% lainnya belum berobat secara medis.

Hasilnya, 80% pengguna teknologi temuannya dapat hidup secara normal bahkan dikatakan sembuh secara kedokteran.

Warsito kemudian berpikir teknologi yang selama ini dikembangkan menggunakan dana pribadi ini harus dapat bermanfaat untuk masyarakat luas, karena penyakit kanker masih menjadi pembunuh di dunia.

Berbagai cara telah ditempuh untuk mendapatkan izin produksi massal, izin edar, dan izin penggunaan alat kesehatan ini oleh lembaga kesehatan di Indonesia.

Pembasmi Kanker Ciptaan Warsito Tak Diakui di Indonesia

Di luar dugaan, hasilnya nol besar. Misi kemanusiaannya terhambat regulasi. Tidak ada regulasi jelas yang dapat mengakomodir alat kesehatan temuan dalam negeri untuk digunakan di Tanah Air tercinta ini. Regulasi yang selama ini ada cenderung hanya mengakomodir peredaran alat kesehatan dari luar negeri.

Warsito mengatakan selama ini produsen lokal hanya mampu berkontribusi sebanyak 5% terhadap peredaran alat kesehatan. Sisanya didatangkan dari luar negeri. Sungguh pasar paling prospektif untuk penjualan alat kesehatan.

Menurutnya Indonesia hingga kini belum memiliki skema atau kebijakan dalam pengembangan industri hulu alat kesehatan buatan peneliti dalam negeri. Bahkan, terkesan pemerintah tidak memercayai produk buatan anak bangsa yang telah diakui dunia internasional.

Alih-alih mendapatkan izin edar, produksi massal, dan penggunaan teknologi ini oleh praktisi kesehatan Indonesia, sejumlah cara yang telah ditempuh justru menimbulkan beban biaya besar.

Warsito menuturkan, jika pemerintah ingin menilai produknya secara ketentuan internasional, di mana regulasi terkait alat kesehatan memperhatikan penggunaan listrik berkekuatan 50 volt, alat temuannya ini jauh lebih efisien dan aman karena hanya menggunakan baterai rumah tangga bertegangan rendah.

Dia mengatakan jika dilihat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan yang berlaku tentang alat kesehatan, produk yang diciptakannya seharusnya dengan mudah mendapatkan izin edar.

Pasalnya, secara umum terdapat tiga kategori alat kesehatan, pertama alat yang yang tidak menimbulkan efek apapun dapat beredar tanpa uji klinis. Kedua alat menimbulkan risiko ringan, sehingga izin bisa didapatkan cukup dengan penjelasan, dan ketiga adalah alat yang memiliki risiko berat sehingga perlu uji klinis.

Dalam hal ini, lanjutnya, energi yang digunakan setara dengan sandal refleksi yang beredar bebas di Indonesia. Bahkan, teknologi ini lebih aman ketimbang terapi kesehatan menggunakan ceragem atau terapi infra merah yang kini merebak di Indonesia.

Hambatan tidak hanya berhenti di situ, beredar kabar sejumlah praktisi kesehatan pernah melayangkan surat ke pemerintah untuk menutup aktivitas riset, dan pengobatan laboratorium miliknya.

“Yang jelas jika teknologi ini dapat terus dikembangkan, maka akan mengubah kebiasaan dunia kesehatan dalam menyembuhkan penyakit kanker,” tutur Warsito.

Tanpa pernah mendapat kepastian dari pemerintah, teknologi buatannya dengan cepat digunakan di Jepang. Secara regular Jepang memesan teknologi inti buatannya untuk kemudian dikemas dan dipasarkan ke negara lain.

Padahal, lanjutnya, Jepang telah memiliki teknologi kesehatan untuk menyembuhkan kanker dengan nilai mencapai Rp500 miliar. Namun, berdasarkan uji coba yang dilakukan, teknologi buatannya dinilai lebih efektif, dan cepat dalam penyembuhan.

Kini, teknologi buatannya di Jepang dihargai Rp200 juta, padahal di dalam negeri pasien cukup menebusnya dengan harga sekitar Rp10 juta.

Namun, karena belum memiliki kepastian izin edar, pasien kanker justru banyak yang berobat ke Jepang.

Sejumlah investor asing, menurutnya telah mengajukan tawaran kerja sama untuk memproduksi massal teknologi ini, namun pihaknya masih mencari investor yang memiliki kesamaan pandangan bahwa pemasaran teknologi harus diiringi dengan pengembangan aktivitas riset.

Sejumlah negara selain Jepang, seperti China, Malaysia, Singapura, India, Polandia, dan Srilanka telah mengirimkan ahli onkologi, sub-bidang medis yang mempelajari dan merawat kanker, untuk mengikuti pelatihan menggunakan teknologi buatannya di laboratorium miliknya.

Warsito mengatakan, hingga saat ini di negara manapun belum ada alat yang dapat menyembuhkan kanker yang telah menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu enam bulan. Selain itu, belum pernah ada produk yang dapat menyembuhkan kanker otak ganas dalam waktu empat bulan, kecuali teknologi ciptaannya.

[bisnis.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Pembasmi Kanker Ciptaan Warsito Tak Diakui di Indonesia, Malah Populer di Jepang

“Saya tidak bisa menemukan jawaban-jawabannya di Alkitab. Begitu saya sadar bahwa Trinitas cuma sebuah mitos dan bahwa Tuhan cukup kuat untuk menyelamatkan seseorang tanpa membutuhkan bantuan dari seorang anak atau siapapun, atau apapun. Semuanya kemudian berubah. Keyakinan saya selama ini terhadap ajaran Kristen runtuh. Saya tidak lagi mempercayai ajaran Kristen atau menjadi seorang Kristiani.”
Jalan untuk meraih cita-citanya sebagai pendeta atau pemimpin misionaris terbuka lebar, namun jalan yang terbentang itu justru membawanya untuk mengenal Islam. Sehingga ia akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim dan melepaskan semua ambisinya, meski pada saat itu ia sudah menjadi pembantu pendeta.
Dia adalah Abdullah DeLancey, seorang warga Kanada yang menceritakan perjalanannya menjadi seorang Muslim. “Dulu, saya adalah penganut Kristen Protestan. Keluarga saya membesarkan saya dalam ajaran Gereja Pantekosta, hingga saya dewasa dan saya memilih menjadi seorang jamaah Gereja Baptist yang fundamental,” kata DeLancey mengawali ceritanya.
Menurutnya, sebagai seorang Kristen yang taat, kala itu dia kerap terlibat dengan berbagai aktivitas gereja seperti memberikan khotbah pada sekolah minggu dan kegiatan-kegiatan lainnya. “Saya akhirnya terpilih sebagai pembantu pendeta. Saya benar-benar ingin mengabdi lebih banyak lagi pada Tuhan dan memutuskan untuk mengejar karir sampai menjadi seorang Pendeta,” tutur DeLancey yang kini bekerja memberikan pelayanan pada para pasien di sebuah rumah sakit lokal.

Keinginannya, sebenarnya menjadi seorang pendeta atau menjadi seorang misionaris. Namun ia berpikir, jika menjadi seorang Pendeta maka akan memperkuat komitmen hidupnya dan keluarganya pada gereja secara penuh. DeLancey pun mendapatkan beasiswa untuk mengambil gelar sarjana di bidang agama.
“Sebelum mengikuti kuliah di Bible College, saya berpikir untuk lebih menelaah ajaran-ajaran Kristen dan saya mulai menanyakan sejumlah pertanyaan-pertanyaan serius tentang ajaran agama saya. Saya mempertanyakan masalah Trinitas, mengapa Tuhan membutuhkan seorang anak dan mengapa Yesus harus dikorbankan untuk menebus dosa-dosa manusia seperti yang disebutkan dalam Alkitab,” ujar DeLancey.
Hal lainnya yang menjadi tanda tanya bagi DeLancey, bagaimana bisa orang-orang yang disebutkan dalam “Kitab Perjanjian Lama” bisa “selamat” dan masuk surga padahal Yesus belum lahir. “Saya dengan serius merenungkan semua ajaran Kristen, yang selama ini saya abaikan,” sambung DeLancey.

Ia mengakui tidak mendapatkan jawaban yang masuk akal dan cukup beralasan atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menjadi dasar ajaran Kristen itu. “Lantas, untuk apa Tuhan memberikan kita akal yang luar biasa jika kemudian kita tidak boleh menggunakannya. Itulah yang perintahkan agama Kristen, agama Kristen meminta kita untuk tidak menggunakan akal ketika menyatakan bahwa Anda harus punya keyakinan. Sebuah keyakinan yang buta,” kata DeLancey, mengenang pengalamannya di masa lalu.
Sejak itu, DeLancey sadar bahwa selama ini ia sudah menelan ajaran Kristen dengan secara buta dan tidak pernah mempertanyakan hal-hal yang sebenarnya membuatnya bingung. “Saya sama sekali tidak pernah menyadarinya,” ujar DeLancey.
“Saya tidak bisa menemukan jawaban-jawabannya di Alkitab. Begitu saya sadar bahwa Trinitas cuma sebuah mitos dan bahwa Tuhan cukup kuat untuk “menyelamatkan” seseorang tanpa membutuhkan bantuan dari seorang anak atau siapapun, atau apapun. Semuanya kemudian berubah. Keyakinan saya selama ini terhadap ajaran Kristen runtuh. Saya tidak lagi mempercayai ajaran Kristen atau menjadi seorang Kristiani.”
“Saya meninggalkan gereja untuk selamanya dan istri saya mengikuti langkah saya, karena ia juga mengalami hal yang sama dalam menerima ajaran-ajaran Kristen. Inilah yang akan menjadi awal perjalanan spritual saya, ketika itu saya tanpa agama tapi tetap percaya pada Tuhan,” papar DeLancey.
Hidayah Itupun Datang, Pastor Kanada Ini Bersyahadat
DeLancey mengakui, saat-saat itu menjadi saat-saat yang sulit bagi dirinya dan keluarganya yang selama ini hanya tahu ajaran Kristen. Namun ia terus mencari kebenaran dan mulai mempelajari berbagai agama. DeLancey tetap menemui kejanggalan-kejanggalan dalam agama-agama yang dipelajarinya, sampai ia mendengar tentang agama Islam.
“Islam !!! Apalagi itu? Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah mengenal seorang Muslim dan tidak pernah mendengar Islam, bahkan pembicaraan tentang Islam sebagai salah satu agama di tempat saya tinggal di Kanada kecuali cerita-cerita buruk tentang Islam. Ketika itu, saya sama sekali tidak mempertimbangkan Islam,” tutur DeLancey.
Tapi kemudian, DeLancey mulai membaca-baca informasi tentang Islam dan mulai membaca isi Alquran. Isi Alquran itulah yang mengubah kehidupannya sehingga ia tertarik untuk membaca segala sesuatu tentang Islam. Beruntung, DeLancey menemukan sebuah masjid yang letaknya sekitar 100 mil dari kota tempat tinggalnya.
“Saya lalu membawa keluarga saya ke masjid ini. Dalam perjalanan, saya merasa gugup tapi juga dipenuhi semangat dan saya bertanya pada diri sendiri, apakah saya akan diizinkan masuk ke masjid karena saya bukan seorang Arab atau Muslim,” kisahnya.
Setelah sampai di masjid, saya pun merasa bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ia dan keluarganya disambut hangat oleh seorang Imam dan sejumlah Muslim di masjid itu. “Mereka sangat baik. Tidak seburuk berita-berita tentang Muslim,” aku DeLancey.
Di masjid itu, DeLancey diberi buku yang ditulis oleh Ahmad Deedat dan ia diyakinkan bisa menjadi seorang Muslim. DeLancey membaca semua material-material tentang Islam dan sangat menghargai pemberian itu, karena di perpustakaan di tempatnya tinggal hanya ada empat buku tentang Islam.
“Setelah mempelajari buku-buku itu, saya sangat syok. Bagaimana bisa saya menjadi seorang Kristiani begitu lama dan tidak pernah mendengar ada kebenaran? Saya akhirnya meyakini Islam dan ingin masuk Islam,” kisah DeLancey.
Ia kemudian mengontak komunitas Muslim di kotanya dan pada 24 Maret 2006 saya pergi ke masjid dan mengucapkan syahadah beberapa saat sebelum pelaksanaan salat Jumat, dengan disaksikan komunitas Muslim di kotanya.
“Saya mengucapkan La illaha ill Allah, Muhammadur Rasulullah, tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Saya pun menjadi seorang Muslim. Hari itu adalah hari paling indah dalam hidup saya. Saya mencintai Islam dan merasakan kedamaian sekarang,” tukas DeLancey mengingat kembali saat-saat ia menjadi seorang Mualaf.
DeLancey mengakui, ia dan keluarganya menghadapi masa-masa sulit setelah memutuskan memeluk Islam terutama dari teman-temannya yang Kristen dan dari kedua orangtuanya. Ia tidak diakui lagi sebagai anak dan teman-temannya yang Kristen tidak mau lagi bicara dengannya. DeLancey dijauhi bahkan ditertawai.
“Saya senang menjadi seorang Muslim, tak masalah jika teman-teman saya sesama orang Kanada memandang saya aneh karena memilih menjadi seorang Muslim. Karena saya sendiri yang akan mempertanggungjawabkan perbuatan saya pada Allah setelah saya mati.”
“Allah memberi saya kekuatan dan Allah yang Maha Besar menolong saya untuk melewati masa-masa sulit setelah saya masuk agama Islam. Saya punya banyak sekali saudara seiman sekarang,” tandas DeLancey.
Setelah masuk Islam, DeLancey mengubah nama depannya dan jadilah namanya sekarang Abdullah DeLancey. menjadi orang pertama dan satu-satunya pembimbing rohani Islam yang dibolehkan bekerja di rumah sakit di kotanya. Ia juga mengelola sebuah situs Islam Muslimforlife.com yang dididirikannya.
“Saya seorang Muslim dan saya sangat bahagia menjadi seorang Muslim. Rasa syukur saya panjatkan pada Allah Subhana Wa Ta’ala,” tukas DeLancey mengakhiri kisah perjalanannya dari seorang pembantu pastor menjadi seorang Muslim.(rz)

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Pastor Kanada Ini Bersyahadat Setelah Tidak Menemukan Jawaban Yang Logis Tentang Trinitas

Dakwah Jateng – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, dalam berkeyakinan umat beragama harus memiliki sikap radikal. Menurutnya, radikalisme berarti pemahaman yang mengakar.

Untuk itu, keyakinan yang dianut oleh seseorang harus kuat dan mengakar sehingga akan menjadi sebuah keyakinan yang memiliki pondasi yang kokoh. Khususnya dalam hal yang berkaitan dengan substansi beragama. Seperti menebar kasih sayang, kedamaian dan toleransi.

“Jadi radikal dalam hal mewujudkan kasih sayang, mewujudkan kedamaian, radikalisme dalam hal memanusiakan manusia, radikal dalam menjunjung tinggi toleransi dan tenggang rasa. Jadi begitu yang diperlukan,” ujar Lukman saat ditemui di Jakarta, Senin (20/4).

Umat Beragama Harus Radikal

Ia menjelaskan, yang harus dihindari oleh umat beragama yaitu perilaku brutal, bukan radikalisme. Ia mengatakan, yang menjadi persoalan saat ini yaitu kuatnya keyakinan yang dimiliki seseorang sehingga menghilangkan batas-batas toleransi atau memaksakan orang lain yang berbeda dengannya untuk menjadi sama dengan menggunakan cara kekerasan.

Untuk itu, makna radikalisme harus mampu diartikan secara tepat oleh setiap umat beragama. Jika makna radikalisme tidak mampu diartikan dengan baik maka dikhawatirkan program deredikalisasi yang saat ini dilakukan dapat dimaknai sebagai upaya untuk menggampangkan keyakinan atau menipiskan keyakinan seseorang yang seharusnya dipegang secara kokoh dan kuat.

Bahkan lebih jauh,  program deradikalisasi yang salah arti akan menimbulkan radikalisme baru karena dianggap deredikalisasi adalah upaya sistematis untuk membuat seseorang tidak terlalu memegang secara kokoh keyakinannya.

Ia menambahkan, yang perlu dikedepankan oleh semua pihak termasuk pemerintah yaitu moderasi. “Moderasi itu adalah bagaimana setiap umat beragama itu radikal, kokoh memegang keyakinannya tapi keyakinan terkait substansi agama,” katanya.

[republika.co.id]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Menag: Umat Beragama Harus Radikal

Meskipun beragama Kristen Protestan, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPIP) Effendi Simbolon mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk terus bergerak melawan liberalisme dengan menerapkan syariat Islam.


“Kepada kaum Muslimin, khususnya HTI teruslah bergerak!” dukungnya dalam Halqah Islam dan Peradaban (HIP) Edisi 57: Indonesia Kita Terancam Neoliberalisme & Neoimperialisme, Rabu (15/4) di Gedung Joeang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta.


Ia menyadari ajaran Islam bisa membentengi Indonesia dari ancaman liberalisme. “Kenapa kita tidak memperhatikan aspirasi umat Islam yang mayoritas untuk menerapkan ajaran agama Islam yang bisa membentengi Indonesia dari ancaman liberalisme?” ujarnya.


Mengherankan ada Umat Islam Menolak Syariah Islam


Namun, politisi non Muslim tersebut tidak habis fikir justru kaum Muslimin sendiri menolak sistem yang dapat menyelamatkan mereka dari ancaman liberalisme. “Kenapa kaum Muslimin sendiri yang menolak penerapan syariat Islam?” ungkapnya penuh tanya.


Berdasarkan pengamatannya terhadap berbagai kelompok yang ada termasuk kelompok Islam, hanya sedikit yang menyadarkan ancaman liberalisme. “Salah satu yang sedikit itu adalah Hizbut Tahrir,” bebernya.


Dalam acara yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia itu pun Effendi mengatakan kelompok-kelompok di sekitar Presiden Joko Widodo. “Di sekitar Jokowi semuanya kelompok liberal!” tegasnya di hadapan sekitar 150 peserta yang hadir.


Di samping Effendi, nampak pula dua pembicara lain, yakni peneliti Indonesia for Global Justice (IGJ) Salamuddin Daeng dan Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto. (mediaumat.com, 16/4/2015)


info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Politisi Senior PDIP: “Mengherankan ada Umat Islam Menolak Syariah Islam”


loading...
Powered by Blogger.