JAKARTA – Menjelang aksi besar-besaran Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GMP) tak mau terjebak hanya melengserkan Jokowi. Sebab agenda GMP mengganti Jokowi-JK dengan rezim Islam yang amanah.

Untuk itu Ketua GMP, Ricky Fattamazaya meminta gerakan mahasiswa sekarang tidak terjebak dengan nuansa reformasi 98. Sebab, melengserkan Jokowi dari kursi Presiden itu sama saja tindakan bodoh. Lantaran memberikan jalan bagi Jusuf Kalla.

“Kalau Jusuf Kalla naik, pertanyaannya apa yang membedakan dengan Jokowi? Kita harus menciptakan revolusi tetap yaitu dengan cara ganti sistem rezim Islam dan memunculkan tokoh-tokoh Islam yang amanah,” kata Ricky saat dihubungi wartawan, Jakarta, Minggu (10/5/2015).

GMP Ingin Ganti Jokowi-JK dengan Rezim Islam

Untuk menurut Ricky, pada aksi 20 Mei 2015 nanti, GMP tidak akan ikut turun ke istana negara guna menghindari adanya penumpang gelap. Oleh karenanya GMP berencana akan melakukan aksi pada 30 Mei 2015 bersama massa Hizbut Tahrir Indonesia.

“Kita adain aksi 30 Mei 2015 di Bundaran HI. Kalau 20 Mei 2015 gak ikut karena konsepnya masih nyeleneh dan yang menggerakan gak jelas,” ungkap Ricky. Meski demikian GMP tak menghalangi aksi 20 Mei 2015.

[teropongsenayan.com]

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah Gulirkan Revolusi, GMP Ingin Ganti Jokowi-JK dengan Rezim Islam

Post a Comment

Powered by Blogger.