Dakwah Jateng | Semarang – Hizbut Tahrir Kota Semarang kembali menggelar Halqoh Intelektual Muslim (HIM) pada Sabtu, 27/06. Kali ini menghadirkan dua pembicara sekaligus yaitu Choirul Anam MSi., dan Singgih Saptadi ST., MT. yang kedua – duanya memiliki latar belakang seorang intelektual. Gelaran HIM sudah yang keempat kalinya dilaksanakan, dan pada edisi ini bertempat di Gedung Dakwah HTI DPD I Jawa Tengah.

Di dalam presentasinya, Singgih Saptadi mengemukakan bahwasanya ide kesesatan dan ide kebenaran, kedua – duanya memiliki pendukung. Kebenaran yang hakiki, bisa dibuat seolah – olah menjadi suatu keraguan karena pada saat yang sama ada yang menentang ide tersebut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Parahnya, yang menciptakan iklim keragu – raguan tersebut seringkali bukanlah dari kalangan orang awam melainkan para intelektual dan ulama, hanya dikarenakan iming – iming materi.

Ustd Abdullah IAR selaku ketua HTI DPD I Jateng menambahkan, bahwasanya dakwah syariah dan khilafah di Indonesia dari tahun 90an hingga sekarang sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sebagai indikasi, dulu ide khilafah masih sangat asing di telinga orang Indonesia, sekarang hampir semua lapisan masyarakat membicarakan tentang ide tersebut.

Ketika adzan maghrib dikumandangkan, acara pun kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan ramah tamah serta buka puasa bersama.

 

info terbaru dari Jawa Tengah Bersyariah HIM #4 : Jadilah Intelektual Pendukung Khilafah

Post a Comment

Powered by Blogger.