Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto menyebut Forum LGBTIQ (#Lesbian,  #Gay, #Biseksual #Transgender #Interseks, #Questioning) harus mendapatkan hukuman yang tegas. Sebab, dia menilai gerakan tersebut merupakan perilaku menyimpang.

Dalam siaran pers di Jakarta pada Senin (8/2/2016), Ismail Yusanto menegaskan, “Itu penyimpangan. Semua ada sanksinya. Pelaku homoseksual, laki-laki sesama jenis kalau sampai melakukan liwath, dihukum mati," kata Juru Bicara #HTI tersebut.

Ismail membenarkan langkah Republika yang memberitakan bahwa LGBT itu merusak moral. Dia melanjutkan, "Pers yang sehat justru turut serta menyebarkan sikap dan budaya prilaku yang tidak menyimpang." pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Ismail Yusanto menekankan, “Sekali lagi, yang dilakukan Republika sudah betul!” tegasnya.

Sebelumnya, Forum #LGBTIQ Indonesia mensomasi Harian Umum Republika terkait pemberitaan #LGBT. Somasi yang berisi penolakan terhadap judul berita utama di #Republika (Minggu, 24/2) yang tertulis ‘LGBT Ancaman Serius’ tersebut dilayangkan melalui surat tertanggal 29 Januari 2016.

Ismail mengatakan, somasi tersebut menjadi contoh negatif. Sebab, somasi tersebut justru mengalahkan edukasi yang dilakukan kepada publik. “Republika harus didukung. Forum LGBTQ harus disomasi balik.” ucapnya tegas. (republika.co.id, 8/2/2016)

Follow official instagram #HizbutTahrirIndonesia @hizbuttahririd

Post a Comment

Powered by Blogger.