Foto : Arak-arakan Panji Rasulullah 


dakwahjateng.net - Masyarakat sekitar Terminal Sumowono Kab. Semarang dalam waktu yang singkat  mengejutkan warga dalam jumlah yang sangat besar di berbagai sudut tempat. Puluhan polisi dan intel dimana-mana. Selain beberapa unit mobil operasional Polsek, beberapa unit mobil milik aparat dan bahkan ada satu unit mobil Dalmas di samping sebuah rumah makan Padang dengan sejumlah aparat siap siaga.

Masyarakat bertanya-tanya, ada apa gerangan, penangkapan teroris? Barangkali itu salah satu dugaan yang muncul di sebagian warga. Maklum saja karena di Kecamatan Sumowono pada Ahad, 26 Maret 2017 sekitar pukul 13.15 sejumlah aktivis dakwah dibawah dari HTI Kab. Semarang dibawah pimpinan Ust. Dr. Singgih Saptadi, ST, MT. melakukan pawai simpatik dengan membawa panji-panji Islam bernama al-Liwwa dan Ar-Royah. Aksi konvoi mendapat pengawalan aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasatintelkam Polres Semarang yakni Bp. Abdullah. SubhanAllah, aksi konvoi yang mengambil start Terminal Sumowono,  dan berakhir di Klepu-Karangjati ini berlangsung dengan sangat tertib.

Korlap aksi yakni Ustadz Hendro yang sekaligus Ketua Lajnah Faaliyah HTI DPD II Kab. Semarang menyampaikan bahwa aksi konvoi ini adalah Sosialisasi Panji Rasulullah SAW. "Ini adalah benderanya ummat Islam, bukan benderanya ISIS atau teroris. Meski dibawa oleh HTI namun juga bukan benderanya HTI", demikian ungkap Ust. Hendro. Menurutnya aksi konvoi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar tidak salah paham terhadap simbol-simbol Islam. Meski negara ini mayoritas muslim, namun rupanya masih sangat banyak ummat yang belum mengenali salah satu warisan Nabinya, yakni bendera berwarna putih (al-Liwwa) sebagai simbol bendera negara, dan satu lagi bendera hitam bernama Ar-Royah yang merupakan panji yang sering diberikan Rasulullah kepada para panglima/komandan perang.


Acara Sosialisasi Panji Rasulullah ini melewati 5 wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Sumowono, Bandungan, Ambarawa, Bawen dan Bergas. Konvoi yang berlangsung selama 2 jam ini berjalan dengan sangat mengesankan, semua kendaraan yang ikut aksi menggunakan helm, tidak ada satupun peserta yang ugal-ugalan, semua peserta patuh dengan korlap aksi. Sesekali dalam perjalan ketika berpapasan warga ada yang meneriakkan takbir, "AllahuAkbar!!!".



Mengenai jumlah aksi yang hanya sekitar 20 orang, korlap aksi Ust. Hendro menjelaskan, "Semula kita berkoordinasi dengan semua pihak, dalam hal ini seluruh Polsek yang wilayahnya kita lewati dan juga Polres, kita menyampaikan sejumlah massa. Namun dengan berbagai pertimbangan seperti kekhawatiran menimbulkan kemacetan karena hari tersebut adalah hari libur maka diputuskan kita maksimal 20 atau 30 orang saja. Tujuan sosialisai Panji Rasulullah ini yang terpenting tercapai, tanpa harus melibatkan massa yang besar!".

Aparat kepolisian memberikan pengamanan yang luar biasa, personilnya lengkap dan jumlahnya banyak. Ust. Hendro sedikit bercanda, namun juga secara serius menyampaikan terimakasih kepada aparat kepolisian ; "MasyaAllah, saya sangat mengapresiasi pengamanan Polres dan jajarannya. Kalau seperti ini sebenarnya yang konvoi HTI atau pak polisi ya? hehe..." . Menurutnya aparat sudah semestinya memberikan pengamanan, dan apa yang dilakukan hari ini oleh jajaran kepolisian Polres Semarang secara khusus  didoakan oleh ustadz Hendro yang merupakan Ketua Lajnah Faaliyah HTI Kab. Semarang ini : "Ini adalah bagian dari aktifitas dakwah kepada ummat, HTI adalah bagian dari elemen bangsa yang memberikan solusi kepada negara agar mau menerapkan hukum-hukum Allah SWT. Karena dengan begitu Islam Rahmatan Lil 'Alamin akan benar-benar terwujud. Semoga peran bapak-bapak pada aksi hari ini dicatat sebagai amal sholeh dikarenakan memberikan pengamanan aktivitas dakwah".

Salah satu peserta aksi, Tris Adi (45thn) menyatakan bahwa dirinya memiliki data bahwa di wilayah Kabupaten Semarang ini terdapat setidaknya 4 titik lokalisasi prostitusi. "Sebuah media yang pernah saya baca menyatakan Bupati Kab. Semarang masih mencari cara mengatasi prostitusi yang begitu besar. Kenapa tidak diatur pakai syariah saja, bukankah syariah Islam adalah solusi?" ungkap Tris dengan penuh semangat. Dipilihnya Bandungan sebagai salah satu pilihan tempat konvoi sosialisasi Panji Rasulullah mengandung pesan agar bumi Allah termasuk Bandungan ini diatur dengan hukum Allah, bukan hukum yang lain. (js/yb)


Kick Jendral : "semoga aparat kepolisian bukan hanya sekedar melakukan pengamanan, tetapi juga memahami dan menerima tujuan sosialisasi Panji Rasulullah ini, yakni pentingnya mewujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin dengan diterapkannya syariah.[]

red


dakwahjateng.net - Lima orang tewas termasuk pelaku dan setidaknya 40 orang luka-luka akibat serangan teror yang terjadi di London, Inggris. Detail peristiwa yang diawali dengan aksi tabrak mobil dan kemudian penikaman itu, membuat banyak orang bergidik ngeri.

Seperti dilansir News.com.au, Kamis (23/3/2017), berikut ini kronologi serangan teror tersebut.

- Pukul 14.39 waktu London: Sebuah mobil Hyundai warna abu-abu terlihat menambah kecepatannya saat mengarah ke utara di atas Jembatan Westminster, yang ramai dengan kendaraan yang melintas dan para pejalan kaki di trotoar pinggir jembatan. Tidak jelas darimana kendaraan tersebut muncul.
- Pukul 14.40: Mobil tersebut menabrak para pejalan kaki di trotoar. Terdengar teriakan histeris orang-orang. Puluhan orang ditabrak mobil tersebut, hingga menewaskan tiga orang di antaranya dan menyebabkan banyak orang lainnya luka-luka parah. Bahkan ada seorang wanita yang terlempar dan tercebur ke Sungai Thames di bawah jembatan. Dia kemudian berhasil diselamatkan namun mengalami luka-luka serius.

- Pukul 14.41: Jasad-jasad dan orang-orang yang terluka tergeletak di sepanjang Jembatan Westminster usai aksi penabrakan tersebut. Darah pun berceceran.

- Pukul 14.43: Mobil Hyundai tersebut menabrak pembatas besi di bagian kiri jalan Jembatan Westminster, kurang dari 200 meter dari pintu masuk ke gedung parlemen. Pengendara mobil itu kemudian keluar dari mobilnya dan berlari menuju gerbang ke arah gedung parlemen.

- Pukul 14.44: Pelaku menikam polisi veteran, Keith Palmer (48) di pos pemeriksaan keamanan di luar gedung parlemen. Polisi tersebut dilaporkan tak bersenjata saat dirinya ditusuk pelaku hingga tewas. Pelaku sempat menusuk sejumlah polisi lainnya yang datang untuk menolong Palmer. Tiga polisi terluka akibat tikaman pelaku.

- Pukul 14.45: Pelaku kemudian berlari menuju pintu masuk utama ke gedung parlemen. Saat itulah seorang polisi menembaknya. Pelaku yang terluka akibat tembakan polisi, kemudian ditangkap. Paramedis sempat memberikan pertolongan pertama pada pelaku yang terluka, namun dia kemudian tewas di rumah sakit.

- Pukul 14.46: Operasi pengamanan berlangsung di sekitar Westminster dan gedung parlemen. Para anggota parlemen dikawal ke tempat yang aman. Perdana Menteri Theresa May dibawa pergi meninggalkan gedung parlemen. Para turis dan pejalan kaki digiring oleh polisi untuk meninggalkan kawasan. Kepolisian menyatakan serangan itu sebagai aksi teror.

- Pukul 14.49: Sebagian dari Sungai Thames ditutup sebagai langkah pengamanan. Kepolisian yang meyakini pelaku bertindak seroang diri, melakukan penyelidikan atas insiden ini. Pengamanan ditingkatkan di tempat-tempat utama seperti Istana Buckingham.

- Pukul 15.30: Kepolisian Scotland Yard menyatakan serangan itu merupakan aksi teror.


editor : satrio
sumber : detik.com


dakwahjateng.net - PUBLIKA.CO.ID, Saat berhadapan dengan bangsa jin, seperti setan, kita sangat dianjurkan untuk membaca ayat-ayat suci Alquran. Mengapa demikian?

Kisah-kisah yang terjadi pada Abad Pertengahan dan disarikan dari kitab Gharaib al-Jin, karya Qadi Badruddin bin Abdullah asy-Syibli, ini menjelaskan kepada kita sejuah mana pengaruh bacaan Alquran untuk melawan bangsa jin yang menggangu kita, seperti kalangan setan.

Kisah pertama seperti yang diriwiyatkan dari Qais bin al-Hujjaj, ia mengisahkan suatu saat setan pernah berkata kepadaku,”Semula aku hendak mengganggumu keberanianku layaknya singa, tetapi hari ini nyaliku hanya sebesar burung emprit.”

Lalu Qais menanyakan mengapa yang demikian bisa terjadi? Setan menjawab, ”Engkau menekankanku dengan Alquran yang engkau baca.”

Kemudian kisah yang kedua, diceritakan oleh Khalid al-Walibi. Suatu ketika, dia diutus menghadap Umar bin Khattab.

Khalid pun pergi bersama keluarganya. Di tengah perjalanan dia singgah di sebuah rumah kosong. Namun, keluarganya berada di belakangnya. Tiba-tiba ia mendengar suara teriakan anak-anaknya, namun dia tak bisa melihat mereka.

Secara spontan dia langsung membacakan ayat-ayat suci Alquran dengan suara yang keras. Tiba-tiba dia mendengar suara keras terjatuh dan lalu menghampiri sumber suara.

Ternyata, anak-anaknya ada di sana. Khalid pun menanyakan apa yang terjadi?

“Baru saja setan mempermainkan kami lalu mereka langsung melemparkan kami begitu saja setelah mendengar suara Alquran yang ayahanda baca,” jawab anak-anaknya.

Sedangkan kisah yang terakhir, sebagaimana diceritakan Ibnu Aqil dalam kitab al-Funun.

Kisah nyata ini terjadi di Dhafriyah, Baghdad. Di kawasan itu, terdapat rumah kosong yang sangat terkenal angker. Tiap penghuni yang pernah mendiami rumah itu, pasti celaka, bahkan hingga meregang nyawa.

Namun, suatu ketika, seorang ahli Alquran, alim, dan saleh memutuskan tinggal di rumah itu.

Dia pun akhirnya tinggal cukup lama di rumah tersebut. Para tetangga pun heran dan bertanya-tanya mengapa dia bisa betah dan selamat.

Hingga suatu saat, dia akhirnya memutuskan pindah karena suatu urusan. Tetangganya pun mengintegorasinya. Apa rahasianya betah di rumah tersebut?

Dia pun bercerita. Pada suatu ketika, selepas shalat Isya dia membaca Alquran.

Tiba-tiba pagi harinya, ada pemuda yang begitu saja keluar dari lubang sumur dan mengucapkan salam. Dia kaget.

“Tidak usah takut, ajarkan saya Alquran,” kata pemuda misterius yang ternyata adalah jin Muslim.

“Saya pun mengajarkan Alquran kepadanya.”

“Sebetulnya apa yang terjadi di rumah ini?” tanya sang alim.

“Begini, kami adalah jin Muslim, shalat dan membaca Alquran. Sementara selama ini rumah ditempati oleh orang-orang fasik yang gemar minum. Kami mengusir mereka.”

“Jadi kamu keluar dari sumur siang hari agar aku tidak takut?”

“Benar”

Lalu, sang pemuda atau jin tadi membaca Alquran. Tiba-tiba ada suara aneh. Ternyata, muncul ular dari atap rumah dan terjatuh.

Sang pemuda hendak menangkap dan membunuh ular itu. Namun, sang alim melarangnya.

“Apakah engkau melarang aku mengeksekusi buruanku?”

Sang alim akhirnya membujuk dan memberikan beberapaa dinar kepadanya. Lalu, tiba-tiba keluarlah sosok jin dari tubuh ular dalam kondisi linglung, lemah, dan tak berdaya.

“Apa gerangan terjadi padamu?” tanya sang alim.

“Engkau telah membinasakanku dengan bacaan-bacaan Alquran.” Dan selang berapa waktu, akhirnya jin tersebut mati.

Sejak saat itulah, kata Ibnu Aqil, rumah tersebut dilarang untuk ditempati siapa pun.[]  

editor : satrio
sumber : republika.co.id  





dakwahjateng.net - Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengungkapkan bocoran soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) diduga diperoleh siswa dari tempat bimbingan belajar (bimbel). Ada dua tempat bimbel yang disinyalir menyebarkan jawaban tersebut yakni bimbel berinisial Q dan IS.

Retno mengungkap, dari penelusuran FSGI, bocoran soal dijual dengan kisaran harga Rp 10 jutaan untuk enam paket kunci jawaban. Kunci jawaban itu baik esai maupun pilihan ganda. "Umumnya para siswa berkelompok sehingga bisa patungan antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per orang. Kelompok maksimal yang bisa ditoleransi adalah 70 orang per kelompok," ujarnya, Rabu (23/3).

Dia menyebut modus pembocoran sama polanya dengan pembocoran kunci jawaban ujian nasional (UN) selama ini. Yaitu kunci jawaban dikirim melalui aplikasi Whatsapp dan Line. Bedanya, Retno mengatakan, bocoran UN baru dikirim beberapa jam menjelang soal diujikan. Sedangkan kalau USBN siswa sudah memperoleh satu hari sebelumnya. "Tidak hanya jawaban pilihan ganda, tetapi juga jawaban esai lengkap dengan clue soal sesuai paket yang diterima siswa bersangkutan," kata Retno. USBN menyediakan empat paket soal, yaitu dua paket soal utama dan dua paket soal susulan.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang berencana mempersiapkan aturan untuk menghukum guru dan sekolah jika terbukti membocorkan soal USBN. FSGI lantas mempertanyakan apakah pemerintah sudah menyiapkan hukuman untuk bimbel dan pihak lain yang membocorkan USBN.

Meski tidak membuka posko pengaduan USBN, FSGI malah menerima laporan dari sejumlah daerah terkait kebocoran soal USBN dari sejumlah daerah, yaitu Pekanbaru (Kepulauan Riau), Kota Medan (Sumatra Utara), Indramayu (Jawa Barat), Kudus dan Pati (Jawa Tengah),  Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat (DKI Jakarta), serta Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada juga laporan tentang pelaksanaan USBN yang tanpa kebocoran seperti di Tasikmalaya, Bogor, Garut Jambi, dan Bengkulu.[]

editor : satrio
sumber : republika.co.id


Beliau berpendapat bahwa keterpurukan kaum muslimin ini terjadi akibat tidak diterapkannya aturan Islam dari dzat yang Maha Benar diabaikan sehingga mengakibatkan kesengsaraan umat manusia.. Namun menurut beliau, kaum muslimin masih memiliki harapan menjadi khoiru ummah yang memimpin peradaban dunia kembali.

Dakwah Jateng - Sabtu 18 Maret 2017,  bertempat di Rumah KH. Zainal Hafidzin Pengasuh ke-1 Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Sambek Wonosobo, DPD II Hizbut Tahrir Indonesia Kab. Wonosobo menyelenggarakan Multaqa Ulama dan Tokoh dengan mengambil tema: “ Kewajiban dan Metode Menegakkan Khilafah”

Di tengah rinai hujan yang berlangsung dari  sore sampai selesainya acara, Alhamdulillah undangan silih berganti datang mulai jam 18.30 WIB hingga undangan yang datang mencapai 35 orang dari berbagai kalangan. Di mulai dengan makan malam bersama, sholat Isya, berjamaah dan acara resmi dimulai pada jam 20.00 WIB. Setelah pembukaan dan pembacaan kalam Illahi, kemudian sambutan dari shohibul bait, dalam hal ini KH. Imdadin, S.Ag selaku pengasuh Pengasuh ke-3 Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Sambek mengapresiasi dengan baik atas Multaqa Ulama dan Tokoh yang di selenggarakan oleh HTI Wonosobo, beliau berharap acara yang diselenggarakan tersebut mampu mengedukasi ulama’ dan tokoh akan pentingnya mendakwahkan kewajiban menegakkan khilafah.


Setelah sambutan dari pengasuh Ponpes, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPD II HTI Kab. Wonosobo serta pemutaran slide mengenal Hizbut Tahrir Indonesia. Pada acara inti yaitu pemaparan materi disampaikan oleh KH. Ahmad Faiz dari Lajnah Khos Lil Ulama HTI Jawa Tengah. Dalam penyampaian materinya, beliau bahwa kondisi umat islam di Indonesia dan dunia berada dalam keterpurukan, dibawah penjajahan dan Sumber Daya Alam yang tereksploitasi. Beliau juga memaparkan SDA di Indonesia yang mana saja telah di ekploitasi asing. Beliau berpendapat bahwa keterpurukan kaum muslimin ini terjadi akibat tidak diterapkannya aturan Islam dari dzat yang Maha Benar diabaikan sehingga mengakibatkan kesengsaraan umat manusia.. Namun menurut beliau, kaum muslimin masih memiliki harapan menjadi khoiru ummah yang memimpin peradaban dunia kembali.


Satu-satunya jalan agar umat bangkit menurut KH. Ahmad Faiz adalah dengan jalan menegakkan syariah islam secara kaffah dalam bingkai khilafah, yang mana menurut jumhur ulama’ bahwa mengangkat seorang Imam adalah fardlu bagi setiap muslim. Beliau mengatakan, bahwa khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslimin didunia yang menerapkan hukum Allah dan RasulNya akan memberikan kemaslahatan tidak hanya bagi kaum muslimin tapi seluruh warganegaranya termasuk non-muslim. Pada sesi akhir penyampaian materi, KH. Ahmad Faiz mengajak kepada hadirin yang hadir untuk turut memperjuangkan tegaknya syariat Allah dengan ikut bergabung dengan harakah yang concern terhadap perjuangan menegakkah khilafah, yakni Hizbut Tahrir.


Tanpa terasa waktu semakin larut, pertanyaan dari peserta semakin menghangatkan suasana, yang inti dari pertanyaan tersebut semua menaruh harapan besar kepada Hizbut Tahrir menjadi garda terdepan dalam perjangan penegakan khilafah, sebelum sesi di akhiri dengan doa oleh Ust. Amin Hidayat (Sekjend Jama’ah Dzikir Isrofil serta Ketua Pembentukan GNPF MUI Jateng), beliau memberikan testimony sebagai berkut: “Telah lama saya mendapatkan pengajaran dari para kyai bahwa syariah islam harus ditegakkan. Namun sampai saat jni belum mengetahui bagaimana menegakkannya. Oleh karena mendapat penjelasan dari Hizbjt Tahrir tentang khilafah secara gamblang maka saya pastikan untuk urusan Politik Islam sepenuhnya kami percayakan kepada Hizbut Tahrir.!" []

Reporter: sigit


dakwahjateng.net - Kasus pedofilia melalui akun Facebook Official Loly Candy's 18+ diungkap oleh Polda Metro Jaya.Para tersangka berjumlah empat orang, yaitu WW als SNL als MBU (27), DS alias IL INY (24), DF alias TK alias DY (17), dan SHDW Alias SH DT (16).

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi sempat berbicara dengan empat tersangka sebelum Polda Metro Jaya merilis kasus tersebut. Kak Seto mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka pernah mengalami pelecehan seksual.


"Itu yang umur 17 tahun mengaku kepada kami," katanya saat berkunjung ke Polda Bali, Jum'at, 17 Maret 2017.

Seto menjelaskan motivasi para tersangka, selain kebutuhan biologis juga faktor keuntungan ekonomi yang menggiurkan. "Itu di-upload sebar, satu kali $ 15, berapa keuntungan ekonomi kalau beratus-ratus kali," ujarnya.

Ihwal adanya dua tersangka yang berumur 16 dan 17 tahun, Seto menuturkan karena mereka tidak berdaya dalam bujuk rayu dua tersangka lainnya WW dan DS. "Paling mudah dibujuk, dipaksa, diancam ya (mereka) anak-anak," tuturnya.


Menurut dia pihak kepolisian perlu memperhatikan proses hukum untuk dua tersangka yang masih berumur 16 dan 17 tahun itu. Terkait undang-undang sistem peradilan pidana anak, bagi Seto, umur tersangka jangan dilihat sekedar dalam aspek angka.

"Tapi juga kualitasnya. Bisa saja anak, tapi kalau kejahatan sudah begitu dahsyat, dan sebetulnya kematangan psikologinya sudah melebihi usianya, itu mungkin bisa saja dikenakan sanksi," katanya. "Jadi melihat dari berbagai sudut."[]

sumber : tempo.co
editor : satrio


dakwahjateng.net - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto kali ini dilaporkan oleh tiga pihak ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus e-KTP. Setya diduga melanggar kode etik anggota dewan.

Bukan kali ini, Setya Novanto diperiksa di MKD. Sebelumnya, MKD pernah memberikan sanksi berupa teguran kepada politikus Partai Golkar itu karena menghadiri acara kampanye kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump pada awal September 2015.
Setya juga pernah dilaporkan ke MKD oleh Sudirman Said yang saat itu menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Setya diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dalam perpanjangan kontrak Freeport. Kasus ini kemudian dikenal dengan istilah "Papa Minta Saham".

Belum sempat putusan dibacakan MKD, Setya memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR. Namun, Ketua Umum Partai Golkar itu akhirnya kembali menjabat sebagai Ketua DPR setelah Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatannya.

Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya menerima tiga laporan tentang Setya Novanto terkait kasus e-KTP, tetapi dia tak mau menyebutkan pihak mana saja yang mengadukannya. Salah satu pihak yang melaporkan adalah Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI.
Terkait aduan dari MAKI, Dasco memastikan pihaknya akan memeriksa laporan tersebut. "Laporan baru kami terima, dan setiap laporan pasti akan lakukan proses verifikasi," ujarnya saat ditemui di ruang MKD Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 17 Maret 2017.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman melaporkan Novanto ke MKD. Setya Novanto diduga menyampaikan informasi tidak benar terkait bantahan dengan beberapa pihak terkait proyek e-KTP.

Bonyamin mengatakan pihaknya memiliki bukti keterlibatan Setya Novanto dalam pusaran kasus e-KTP seperti foto dan catatan pertemuan. Namun, ia belum mengajukannya dalam berkas laporan. Bonyamin juga mendasarkan pernyataannya pada kesaksian Diah Anggraeni dalam persidangan.
Dasco mengaku baru membaca sekilas laporan terkait Setya Novanto. "Nanti akan disampaikan pada tim verifikasi lalu dibawa ke rapat internal MKD," ujarnya. Keputusan kelanjutan proses hukumnya akan ditentukan melalui rapat internal MKD.

Proses pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Setya diperkirakan bakal memakan waktu lama. Sebab, banyak kasus yang sedang ditangani MKD. Selama masa reses DPR ini MKD menerima sembilan laporan pelanggaran.

Wakil Ketua MKD Syarifuddin Suddin mengindikasikan pihaknya tidak akan menindaklanjuti laporan terkait Setya. Sebab, menurut dia, laporan tersebut sudah masuk dalam ranah hukum di persidangan.

"MKD akan memberi ruang penegak hukum menyelesaikan kasus itu dan MKD tidak akan menindaklanjuti kasus seperti itu," kata Sudding di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat, 17 Maret 2017.

Politikus Hanura tersebut menambahkan baru akan memverifikasi laporan MAKI tersebut. Ia pun menilai belum ada urgensi atas laporan tersebut. "Di MKD, ada mekanisme prosedur apakah akan menindaklanjuti atau tidak mendindaklanjuti didasarkan pada hukum acara dan tata tertib MKD," kata Sudding.

Setya Novanto saat dikonfirmasi pada Kamis, 16 Maret 2017, enggan berkomentar terkait laporan MAKI ke MKD. "Sampai sekarang, saya belum tahu apa yang dilaporkan," ujarnya.

sumber : tempo.co
editor : satrio


dakwahjateng.net -  Seorang pria bernama Pahinggar Indrawan (35) melakukan bunuh diri lantaran di tinggal istrinya, Dina Febriyanti. Tidak main-main, ia pun melakukannya secara live lewat akun Facebook pribadinya. Peristiwa ini diabadikan dari Jalan Kemenyan No 5 RT 8 RW 5 Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (17/3) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan kejadian tersebut. "Iya, peristiwa itu terjadi pukul 13.30 WIB. Dia rekam di FB, diduga karena ditinggal istrinya," ujar Argo kepada Republika.co.id di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/3).

Sebelum mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Argo menjelaskan, Pahinggar juga sempat menyampaikan pesan terakhirnya. Pesannya tersebut disampaikannya lewat video aksi Pahinggar yang berdurasi 1 jam 46 menit.

"Halo nama gua Indra, gua punya istri nama Dina Febriyanti yang notabenenya 17 tahun sudah gua nikahin. Gua cinta mati sama dia, yang enggak tahu kenapa emang bukan jodohnya sekarang. Jadi sekarang dia pergi enggak tahu kemana, ninggalin gua sama anak-anak. Susah juga sih ngejelasinnya gua. Sekarang gua enggak tahu apa, gua bimbang. Ya kita lihat saja, gua berani apa enggak. Kalau pun gua berani melakukan hal yang sebenarnya gua enggak berani, kita lihat saja. Mungkin gua akan siarin secara langsung, atau buat kenang-kenangan istri gua," kata Pahinggar dalam video tersebut.

Pahinggar mengakhiri hidup dengan tali tambang warna biru yang diikatkan di plafon rumah. Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan, saat saksi datang Pahinggar sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan tali tambang warna biru yang diikat di kayu plafon. Saat itu dia sudah meninggal dunia," kata Purwanta saat dikonfirmasi lebih lanjut.[]

sumber : republika.co.id
editor : satrio


dakwahjateng.net - Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi telah wafat, Kamis (16/3). Ia meninggal dunia setelah beberapa bulan terakhir harus bolak balik ke rumah sakit.  Selama dirawat di rumah sakit, anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini pun sempat memberikan pesan-pesan kepada sejumlah orang yang menjenguk.

Pada awal Januari lalu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir sempat menjenguk Kiai Hasyim. Ulama kharismatik ini pun menyampaikan pesan-pesan keumatan dan kebangsaan.

Haedar menyampaikan tiga pesan keumatan dan kebangsaan yang diutarakan Hasyim Muzadi.
Pesan Pertama, beliau mendoakan Muhammadiyah tetap terus bergerak dan berhasil," jelas Haedar seperti dikutip laman www.pwmu.co.

Pesan kedua Hasyim Muzadi berharap Muhammadiyah dan tokoh-tokoh Islam lainnya terus peduli pada persoalan bangsa. "Beliau menyebutnya persoalan bangsa sedang banyak masalah," kata Haedar.

Pesan ketiga, Hasyim mengharapkan para tokoh bangsa dan umat untuk terus merawat jiwa kepemimpinan. Bukan sekadar pemimpin, tapi yang punya kualifikasi. "Memimpin dengan hati nurani, memimpin dengan hati," jelasnya.

Pesan Waspadai Komunis

Sejumlah petinggi militer juga sempat menjenguk KH Hasyim Muzadi di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, pada Rabu (11/1). Di antara yang jenguk adalah Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana.

I Made Sukadana berada di kamar Hasyim Muzadi sekitar sepuluh menit. Menurut Sukadana selama dibesuk, Hasyim Muzadi juga mewanti-wanti kepadanya mengenai bahaya komunis.
"Tidak bercerita masalah sakitnya, namun meski kini sedang sakit beliau tetap memikirkan bangsa karena beliau sosok yang sangat nasionalis dan prihatin dengan kondisi bangsa saat ini," ujar Sukadana ketika itu. Hasyim berharap agar TNI bersama dengan para kyai dan rakyat menjaga persatuan bangsa Indonesia.

Sebelum Pangdam, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolres Malang Kota AKBP Decky Hendarsono, Kepala Brimob Ampeldento Detasemen B AKBP Sunadi, serta Wakil Wali Kota Malang Sutiaji telah terlebih dahulu menjenguk.

Usai membesuk sekitar 15 menit, Kapolda Jatim keluar ruangan dan menerangkan kondisi KH Hasyim Muzadi. Menurut dia, kondisi mantan ketua umum PBNU itu semakin baik dan lancar berkomunikasi.

"Beliau memberi wejangan kepada generasi muda untuk menjaga perdamaian dan kerukunan. Saya sebagai pejabat baru banyak sowan ke kiai dan diberi wejangan untuk bersilaturahim ke kiai-kiai sepuh," katanya.

TNI dan Ulama Bersatu

Saat dirawat di Rumah Sakit Lavalette Malang pada Januari lalu, almarhum KH Hasyim Muzadi menitipkan pesan agar TNI dan ulama bersatu.

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan pada saat itu dirinya berada di kamar rumah sakit bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin.

Sutiaji yang ditemui saat bertakziah ke kediaman almarhum menuturkan sang kiai berpesan agar ada kemanunggalan TNI dengan ulama. "Beliau sambil menangis berpesan demikian. Saya yang mendengar juga ikut menangis," ujar Sutiaji.

Kiai Hasyim juga meminta agar antara TNI, Polri, dan ulama saling mengenal dan berkomunikasi. "Berangkat dari pesan itu makanya tempo hari di Jatim ada pendataan ulama oleh Polda yang kemudian menjadi viral. Sebenarnya itu melaksanakan perintah kiai," kata Sutiaji.

Ia menuturkan, pada saat dibesuk mantan ketua umum PBNU tersebut mengungkapkan pentingnya menjembatani ekstrem kiri dan ekstrem kanan di Tanah Air. Kiai Hasyim meminta agar aparat penegak hukum dan ulama bersatu menjaga keutuhan bangsa.[]

sumber : republika.co.id
editor : satrio


dakwahjateng.net - Ulama besar Indonesia KH Hasyim Muzadi meninggal dunia. Sebelum wafat, almarhum KH Hasyim Muzadi meminta dimakamkan di Pesantren Al Hikam, Depok, Jawa Barat.

Pekaman di Pantauan detikcom pukul 08.30 WIB dari Pesantren Al-Hikam, Beji, Kukusan, Depok, Kamis (15/3/2017), sudah ada persiapan menjelang pemakaman pemimpin pesantren tersebut.
Rencananya kiai akan dikebumikan tepat di samping kantor pesantren dan depan rumahnya. Bendera kuning sudah dipasang di sepanjang jalan menuju pesantren.

Pemakaman di areal kompleks Ponpes Al Hikam, Depok, itu memang sudah menjadi amanat KH Hasyim Muzadi sebelum meninggal. Hal itu disampaikan menantu KH Hasyim, Arief Zumhari.

"Ya, beliau yang minta dimakamkan di sini," ujar Arief dengan nada lirih.

Pukul 09.40 WIB persiapan untuk pemakaman KH Hasyim Muzadi masih dilakukan.

Sumber : detik.com 
editor : satrio


dakwahjateng.net - KH Hasyim Muzadi mengembuskan napas terakhir pagi ini. Tokoh Nahdlatul Ulama itu wafat di usia 72 tahun.

Kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui Twitter.
"Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..," ujar Lukman, Kamis (16/3/2017). 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga membenarkan kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Dia mengatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu meninggal sekitar pukul 06.00 WIB tadi.

Menurut rencana, jenazah KH Hasyim Muzadi akan dibawa ke Jakarta untuk dikebumikan.

"Pukul 06.00 WIB tadi wafat dan akan diterbangkan ke Al-Hikam, Depok. Dikebumikan di sana," ujar Mahfud.

KH Hasyim Muzadi, yang lahir pada 8 Agustus 1944, wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur. detikcom berusaha menghubungi keluarga KH Hasyim Muzadi, tetapi hingga kini belum bisa dihubungi.

Sumber :Detik.com
editor : satrio


dakwahjateng.net - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menemui mantan ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Muhammad Syafii Maarif di kediamannya Perum Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menhan menemui Buya Syafii untuk membahas bela negara dan organisasi masyarakat radikal, Ahad (5/3) sore.

"Pertemuan ini membahas masalah bela negara saja, kita berbicara bagaimana pelaksanaan bela negara, soal ormas radikal justru kita sadarkan dengan bela negara," kata Ryamizard Ryacudu seusai pertemuan.

Menurut dia, bela negara harus dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk mereka yang tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) yang radikal harus disadarkan. "Ormas-ormas yang selama ini dinilai radikal akan disadarkan oleh pemerintah melalui aksi bela negara dan ideologi Pancasila," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan telah bekerja sama dengan kementerian lainnya untuk meningkatkan pemahaman bela negara. "Pemahaman bela negara ini akan dilakukan sejak usia dini," katanya.

Sedangkan Sayifii Maarif mengatakan bangsa harus kuat dan ormas yang dinilai radikal harus disadarkan oleh pemerintah. Apabila mereka tidak sadar, maka pemerintah bisa melakukan langkah hukum."Bangsa dan negara harus yang utama, kalau ada yang radikal itu harus disadarkan kalau tidak bisa disadarkan, dihadapi secara hukum saja," katanya.

Sumber : Antara
editor : Satrio



dakwahjateng.net - Semarang, GEMA Pembebasan Semarang pada Sabtu, (4/03) menggelar acara bedah buku bertajuk "KHILAFAH Dalam Sorotan Kaum Muda". Acara yang digelar di Gd. Dakwah Habibah, Jl. Kintelan baru, Semarang ini menghadirkan dua penulis, Aab Elkarimi (Penulis Buku Saatnya Mahasiswa Berkhilafah) dan Makmun Rasyid (HTI, Gagal Paham Khilafah).

Sebagai Panelis pertama, Aab menjelaskan bagaimana rasionalitas ide Khilafah di tengah kondisi dunia kontemporer. Ia pun menuturkan,

"Kita harus waspada, jangan sampai salah memetakan musuh. Musuh utama kita adalah negeri-negeri barat imprealis yang sedang menancapkan taringnya lewat kebijakan perang asimetris. Bukan Khilafah". Tutur Aab.

Lebih Lanjut, Aab menjelaskan bahwa "meskipun kita berbeda dalam beberapa sudut pandang, jangan sampai setiap harokah saling serang. Kalau tak mungkin lagi berukhuwah, pilihan terakhir ya fasthabiqul khairat. Jangan saling serang." Tegasnya.

Sementara itu, Makmun Rasyid, dengan celetohan ringan mengatakan "Nek ora Khilafah, Sakjane HTI iki NU". (Kalau tidak Khilafah, sebenarnya HTI ini NU).

Meskipun terdapat banyak perbedaan, namun acara ini mampu berjalan dengan lancar hingga akhir.[]

editor : Satrio


dakwahjateng.net - Purwokerto. Tidak seperti biasanya, pada Sabtu malam Ahad (04/03/2017) sejak pukul 19.30 WIB Masjid Jami’ Sholahuddin Al ayyubi Arcawinangun sudah mulai didatangi oleh warga masyarakat untuk menyaksikan Forum Kajian Kemasyarakatan yang bertajuk “Jagongan Dakwah”. Acara yang mengangkat tema “Indonesia Dijual” ini dilatarbelakangi oleh adanya berbagai persoalan yang melanda Indonesia yang berujung pada penguasaan aset-aset dan kekayaan negara oleh kafir Imperialis lewat tangan para komprador yang menguasai negeri ini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang digelar oleh DPD II Hizbut Tahrir Banyumas dalam rangka sosialisasi Panji Rosululloh yang di awali dengan Acara “Jagongan Dakwah”, lalu Sholat Tahajjud bersama, dilanjutkan dengan “Tadabbur Alam” ke bukit Tranggulasih. Hadir dalam acara tersebut berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, tokoh agama, tokoh seni budaya dan tokoh masyarakat.

Dalam pengantarnya, Kang Puji memberikan pemaparan fakta tentang berbagai persoalan ekonomi, berupa mahalnya kebutuhan pokok, masalah pengangguran dan sebagainya dan dibenarkan oleh Kang Yoni sebagi pelaku usaha kecil dibidang makanan dan minuman. Namun kedua orang tersebut hanya bisa mengindera dan mengartikulasikan fakta dalam bentuk guyonan segar a la rakyat jelata yang justru membuat acara “Jagongan Dakwah” menjadi terasa segar dan menarik.

Tamu pertama dalam acara ini adalah Ki Dalang Mantri Tjarito yang menggambarkan bahwa kondisi yang dialami saat ini tergambar dalam sebuah lakon pewayangan yaitu “Babad Wanamarta”. Dimana atas tipudaya dan provokasi yang dilakukan oleh Patih Sengkuni, maka Pandhawa kalah dalam permainan dadu dan akhirnya diusir dari kerajaan menuju Hutan Mertani. Banyak petuah bijak yang disampaikan melalui tokoh Bima dan Semar yang beliau bawa dalam acara kali ini. Menguatkan kondisi yang telah disampaiakan oleh beliaU, team “Mendoan Fighter” membawakan sebuah lagu berjudul Indonesia Dijual.


Tamu kedua adalah seorang tokoh jaringan pengusaha, Ust. Khotam Wahid. “Akar permasalahan ekonomi itu salah satunya ditinjau dari sisi ilmiah akademis, yaitu perhitungan matematis dan angka-angka”, ujarnya. Beliau menjelaskan secara terperinci bahwa masalah perekonomian yang terjadi saat ini diantaranya adalah masalah distribusi kekayaan termasuk juga praktek konglomerasi dan sebagainya. Semua itu adalah akibat diterapkannya sistem Ekonomi Liberal yang kita adopsi. Lebih jauh lagi, sistem Ekonomi ini ada dalam Sistem Hidup Kapitalisme dimana kita hidup didalamnya selama berabad-abad sejak umat Islam tidak lagi hidup dalam kehidupan Islam.

Kedatangan Ketua DPD II Hizbut Tahrir Banyumas, Ust. Imam seolah-olah memberikan air sejuk bagi dahaga pemikiran para peserta acara. “Bukankah kita sudah sholat, sudah puasa, zakat kita banyak, trus apalagi yang kurang?”, dalam sebuah pertanyaan retoris. Menurut beliau, Islam itu mengatur seluruh aspek kehidupan, bukan hanya masalah ibadah saja. Oleh karenanya, beliau menyampaikan bahwa Islam adalah solusi atas semua permasalahan yang terjadi. Dengan diterapkannya kembali aturan hidup yang berasal dari Allah SWT, yaitu Syariat Islam untuk menggantikan aturan yang berasal dari pemikiran manusia yaitu Kapitalisme dan perekonomian Neo Liberalisme, maka kehidupan ini akan mendapat keridhoan dari Allah SWT.

Ada beberapa pertanyaan menarik yang dilontarkan oleh elemen mahasiswa. Diantaranya Imanuddin Shiddiq yang menanyakan tentang kenapa negara penganut Kapitalisme diluar negeri lebih makmur dari Indonesia yang sama-sama penganut Kapitalisme. Pembicara kedua menyampaikan bahwa melihat kehidupan itu bukan dari sudut pandang kemakmurannya saja, namun dari sudut pandang ideologi bagaimana kehidupan itu diatur, apakah sesuai perintah Allah dan Rosul-Nya atau sekedar menuruti hawa nafsunya. Kapitalisme adalah sistem hidup yang menyalahi perintah Allah dan rosul-Nya sehingga tidak dilagi dilihat makmur atau tidaknya.

“Acara Forum Kajian Kemasyarakatan ini adalah sebuah acara bulanan yang membahas berbagai masalah kehidupan dari mulai hiburan, politik, ekonomi dan sebagainya dengan format santai namun menggelitik sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dari semua kalangan”, Ujar Ust. Dash Shameel penanggung jawab acara tersebut.

Hampir dari seluruh peserta, mendapatkan kesan yang mendalam atas pemaparan dan jawaban dari pertanyaan yang disampaikan oleh peserta, sehingga mereka pulang dalam keadaan yang tercerahkan. Mereka berharap agar acara semacam ini bisa lebioh sering lagi diadakan kembali. (dash)

editor : Satrio



Dakwah Jateng - Acara Pengajian Ustdz Khalid Basalamah 04/03/2017 Dimasjid Sholahuddin Gedangan - Sidoarjo, Diganggu oleh Banser dan Berulah Bikin Keributan Hingga Buat Panik Jamaah. Dari pantauan kami, banser terus meneriakkan yel-yel dipintu gerbang masjid seraya melontarkan kata-kata profokasi

Astaghfirullah, entah bagaimana nalar berpikirnya para anggota banser ini. Sepertinya tidak ada rasa sayang dengan saudara seaqidahnya, mereka kembali berulah dengan menggangu jalannya acara penagajian yang diselenggarakan Takmis Masjid Sholahuddi Gedangan Sidoarjo.

Nampak dari video tersebut, para anggota banser mencoba merangsuk kemasjid dan membubarkan acara tabligh akbar. Hingga membuat jamaah menjadi panik dan berhamburan dijalan depan masjid.

Polisi yang diminta untuk mengamankan acara, nampak kewalahan dalam menghalangi para anggota banser tersebeut saat membuat gaduh dan kericuhan.


Hampir terjadi kontak fisik antara umat islam dengan pihak banser yang senantiasa meneriakkan kata-kata profokatif, ustadz khalid basalamah terus menenangkan jamaah agar jangan melakukan tindak kekerasan dan terprofokasi oleh lontaran kalimat dari pihak banser.


Ini menjadi pelajaran berharga bagi umat islam, agar lebih mencintai saudara seaqidahnya. Bukan malah membuat tidak nyaman, lah wong gereja aja mereka jaga agar aman kenapa pengajian umat islam malah dibuat ricuh.

Sumber : dakwahmedia.news



Dakwah Jateng - Ulama kondang asal Mumbai India Dr Zakir Naik telah tiba di Indonesia, Dr Zakir mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada  Rabu(1/3/2017) sore. Kedatangan Dr Zakir tersebut luput dari pemberitaan media.

Informasi kedatangan Dr Zakir ini dibenarkan oleh Ketua Mualaf Centre Indonesia Steven Indra Wibowo melalui akun Facebooknya dengan memperlihatkan sejumlah foto Dr Zakir saat tiba di Indonesia.

Kehadiran Dr Zakir di Indonesia hanya untuk melakukan koordinasi dengan Tim Indonesia yang diketuai Hanny Kristiano. Rencananya Dr Zakir akan memberikan ceramah dan dakwahnya pada bulan April 2017 mendatang.

"Kalau ada yg menemukan gambar Dr Zakir Naik (DZN) di Indonesia, bertebaran di internet, maka sekalian kami konfirmasikan itu benar adanya, namun bukan untuk memberikan ceramah, akan tetapi koordinasi dengan tim Indonesia yg diketuai ko Hanny Kristianto. Nah nginep dimana? Dan sampai kapan? Maaf ini classified, doakan agar April 2017 bisa terealisasi kedatangannya di indonesia, itu saja Saya bukan ketua panitia ya" jelas Steven di akun Facebook pribadinya. []

Sumber : takbir.net



Foto : HTI DPD II Semarang Kunjungi Kantor Kompas Tv

dakwahjateng.net - Arogansi Freeport yang mengultimatum pemerintah, menjadi salah satu tanda bahwa Freeport merasa kuat , superior, berkuasa sehingga dapat menekan pemerintah.  ini adalah suatu potret penjajahan ekonomi kapitalis asing dan kerakusan mereka. 

Ini terungkap dalam diskusi santai Ketua DPD II HTI Kota Semarang, Brojo P. Laksono dengan Kepala Biro Kompas TV Jawa Tengah, Andi Dewanto, di acara kunjungan HTI Semarang ke Kompas TV Jateng, Rabu (01/03). 

Brojo menambahkan bahwa yang disampaikan HTI adalah karena kepeduliannya terhadap negeri ini. Walaupun seringkali kritik suka disalahartikan. 

"Ya kritik memang harus ada, bagaimana jadinya kalau pemerintah tanpa kritik ? " sahut Andi. 
Dalam pandangan Islam, pemberian ijin pengelolaan pertambangan kepada swasta dan asing adalah bentuk dari keharoman. 

Islam menetapkan tambang adalah milik umum (seluruh rakyat). Tambang itu harus dikelola langsung oleh negara dan seluruh hasilnya dikembalikan untuk kemaslahatan rakyat. 

Pada pertemuan ini juga dibicarakan seputar permasalahan masyarakat Semarang, yang terkesan landai, kurang semarak dalam beberapa hal, terutama dalam hal dakwah. 

Dipandang perlu untuk menguatkan komunitas dakwah dan komunitas yang lain, seperti ilmu pengetahuan dll yang bermanfaat. diakhir pertemuan HTI mengucapkan banyak terimakasih atas sambutan yang baik, semoga kedepannya HTI dan Kompas Tv dapat berkomunikasi dengan baik. []         

Reporter: Laksono
Editor: Satrio


dakwahjateng.net – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mencabut subsidi bagi Rumah Tangga Mampu golongan 900 VA yang tidak layak menerima subsidi. Proses verifikasi terus berlanjut, yang mana tujuannya, agar subsidi dapat disalurkan secara tepat sasaran. 

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, dengan pencabutan subsidi listrik untuk golongan tersebut, maka tarif listrik akan naik setiap dua bulan, sebagai diatur dalam peraturan pemerintah.
"Dicabut lagi subsidinya sebagian (Maret), tahap kedua, naiknya 30 persen," kata Jarman di Jakarta, Selasa 28 Februari 2017.
Ia mengatakan, kenaikan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memastikan subsidi listrik yang lebih tepat sasaran. Subsidi itu akan dialihkan melalui pemerataan pembangunan infrastruktur listrik di beberapa wilayah.
"Januari 30 persen (naik), Maret 30 persen, Juni 30 persen. Jadi, setiap dua bulan," ujar Jarman.
Jarman mengatakan, pihaknya melayani laporan, atau pengaduan bagi masyarakat yang merasa berhak mendapat subsidi. "Kalau ada yang komplain sudah ada lewat pengaduan, sebagian sedang diproses, mereka berhak sebagian sedang dicek," ujarnya. 
Berdasarkan data PLN yang dihimpun VIVA.co.id sebelumnya, sejak kebijakan pencabutan subsidi untuk pelanggan 900 VA awal tahun, maka pada periode Januari hingga Februari 2017, kenaikan tarif listik non subsidi akan naik sebesar 35 persen dari sebelumnya menjadi Rp790 per kWh, atau sebulannya tagihan listrik mencapai rata-rata Rp100 ribu. 
Sementara itu, pada bulan Maret hingga April 2017, kenaikan sebesar 38 persen dari sebelumnya menjadi Rp1.090 per kWh dengan rata-rata tagihan Rp137 ribu per bulan. Sedangkan mulai Mei, atau Juni, akan dinaikkan lagi sebesar 24 persen, atau menjadi Rp1.352 per kWh, artinya tarif listrik per bulan pada bulan itu mencapai Rp170 ribu. 
Asumsi ini ditetapkan oleh PLN, dengan rata-rata konsumsi listrik R-1/900 VA untuk Rumah Tangga Mampu (RTM) per bulan dengan pemakaian rata-rata 126 kWh. []

sumber : viva.co.id
red

loading...
Powered by Blogger.