oleh : Felix Siauw

dakwahjateng.net - Tiap-tiap ummat punya panji yang mereka junjung tinggi, yang menggambarkan keadaan mereka dan mewakili mereka, tanda dari apa yang mereka yakini

Panji yang mengibarkan semangat mereka, tekad mereka, dan tentu saja sesuatu simbol yang mereka banggakan lebih dari diri mereka sendiri, yang teristimewa

Adakah yang lebih kita banggakan dibandingkan hidayah Islam yang Allah telah mudahkan bagi kita? Yang dengannya syahadat mampu kita lafadzkan lewat lisan kita?

Dengan syahadat itu kita mulai menjadi hamba Allah, menekuni tiap perintah dan menjauhi larangan-Nya. Mencoba memurnikan ibadah agar layak mendaoat surga

Dengan syaahdat itu kita menjadi warga Muslim sedunia yang bersaudara tersebab diikatkan hatinya oleh Allah, tersebab keyakinan yang tak lekang oleh apapun

Maka adakah panji yang lebih cocok bagi kita selain apa yang dibawakan Rasulullah bagi ummatnya? Kalimat tauhid yang terukir pada kain hitam dan putihnya?

Sejelas tanda-tanda keberadaan Allah di muka bumi ini, sejelas itulah kalimat tauhid digores pada kain putih, dan sejelas itu pula kalimat tauhid digores pada kain hitam

Panji hitam dan putih ini pula yang dikibarkan saat Rasulullah memasuki kota selepas ekspedisi fii sabilillah, panji tanda kemenangan, dan keselamatan hidup

Dilanjut dari generasi ke generasi, panji ini tetap menemani sejarah panjang kaum Muslim dan segala kegemilangannya, panji ini tetap setiap dikibarkan ummat

Sebab ia kebanggan, tekad, semangat, keyakinan, cita-cita, dasar hidup, sebuah pernyataan yang mewakili Muslim ke tengah-tengah ummat yang lainnya

Bahwasanya di muka bumi ini tak ada yang layak disembah melainkan Allah, dan Muhammad saw adalah utusannya yang paling baik tuntunan dan teladannya.[]

editor : satrio

Post a Comment

advertisement

loading...
Powered by Blogger.