dakwahjateng.net, Salatiga - Beberapa waktu lalu, sempat muncul pemberitaan adanya penolakan Ormas Islam FPI di Kota Salatiga, Jawa Tengah oleh beberapa ormas lain. Di dalam koalisi ormas penolak FPI tersebut, didalamnya disebutkan ada PSHT (Persatuan Setia Hati Terate) di dalamnya. Belakangan, PSHT menerbitkan klarifikasi bahwa mereka tidak terlibat di dalam penolakan tersebut dan merasa dijebak.

Berikut klarifikasinya :

Salam persaudaraan ..

Untuk mengklarifikasi kan masalah demo /orasi Penolakan FPI di SALATIGA kemarin , dengan ke ikut sertaaan organisasi kita PSHT ini adalah pada awal nya hanya ada UNDANGAN APEL SAJA dari pihak PSHT bukan penolakan FPI , namun setelah itu tercantum dalam media kita dalam bagian demo tersebut merupakan suatu kerugian besar buat PSHT , di balik kejadian tersebut ada oknum yang tidakk bertanggung jawab membawa PSHT kita , BUAT saudara22 ku PSHT di mana pun berada jangan mau di adu domba oleh oknum yg tk bertanggung jawab ,BILA MANA SAUDARA KU PSHT BERGELUT DI DUNIA POLITIK JANGAN BAWA NAMA ORGANISASI KITA PSHT DI RANAH POLITIK ,

di PSHT KITA DI DIDIK BERBUDI LUHUR TAU BENAR DAN SALAH , PSHT TIDAK MEMBEDAKAN RAS ,SUKU , BANGSA DAN AGAMA ,PSHT BUKAN UNTUK POLITIK , PSHT BUKAN TEMPAT RANAH POLITIK , BIARKAN LAH PSHT BERJALAN DENGAN SESUAI FITRAHNYA ,
#savePSHT
#antipolitik
#pshtJAYA
#kamibersamahti
#kamibersamahrs


Klarifikasi yang dibuat sayangnya terbilang terlambat. Pemberitaan ini sudah ada sejak bulan april. Status ini kembali viral sepertinya dikarenakan adanya oknum yang kembali mengadu domba PSHT dengan FPI terkait aksi yang pernah dilakukannya pada bulan april lalu.

Semoga saja masyarakat kembali mengetahui bahwa Metro TV telah melakukan penjebakan pada PSHT. Metro TV ingin menghabisi FPI dengan memanfaat tangan - tangan ormas lain. Sayangnya adu domba tersebut tidak berhasil.

Berita penjebakan tersebut bisa dilihat berikut ini :


Post a Comment

advertisement

loading...
Powered by Blogger.