dakwahjateng.net - Aksi Mahasiswa dan Pemuda Islam pekalongan menyelenggarakan aksi  guna penolakan atas Perppu No 2 th 2017 mengenai ormas. Aksi dilakukan di Monumen THR kota Pekalongan jam 14.00. salah satu peserta aksi yusuf aqbani menyampaikan bahwa pemerintah telah mengebiri hak-hak rakyat dalam berserikat dengan diterbitkannya Perppu No 2 th 2017.

lalu saefudin  menyampaikan bahwa neoliberalisme dan neoimperialismelah ancaman yang nyata dan genting,  bukan ormas islam,  orator 3 sarwo edisi menyampaikan bahwa pemerintah telah memperlihatkan wajah Diktator Represif dan anti Islam,  dan aksi dittup dengan pembacaan pernyataan sikap mahasiswa dan pemuda Islam indonesia.

Seperti kita ketahui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 02 Tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan, yang sekaligus merevisi UU Ormas No 17 Tahun 2013.

Kebijakan yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 10 Juli 2017 ini, menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat sekaligus menuai berbaagai penolakan di tengah masyarakat.

Post a Comment

Powered by Blogger.