DOK. Prof. Suteki (Kiri) duduk bersama ketua DPD 1 HTI Jateng, Ust. Abdullah IAR
Pasalnya, menurut beliau tekanan yang dihantamkan terhadap kelompok Islam cukup besar, bahkan (kalau dinalar) kita tak mampu untuk melawannya. Beliaupun melanjutkan pengalaman pribadi melihat ancaman dan pemboikotan yang melanda salah satu tokoh besar di Jawa Tengah hanya karena Pro terhadap umat Islam. 

Dakwah Jateng - Senin siang (10/07) pukul 12.50 WIB, DPD 1 HTI Jateng berkunjung ke kantor Prof. Suteki di Komplek Fakultas Hukum, Pascasarjana Universitas Diponegoro dalam agenda Safari Syawal. Rombongan HTI yang dipimpin langsung oleh Ust. Ir. Abdullah IAR, MT, berjumah 7 orang, bermaksud silaturahmi dalam nuansa yang masih dekat dengan Idul Fitri.

Sambutan yang hangat dan ramah dari Prof. Suteki membuat suasana silaturahmi sangat cair. Dari jamuan kue khas lebaran, kopi, hingga mie ayam jamur dihidangkan di meja tamu. Obrolan seputar isu keumatan terkini sekaligus menjadi hidangan lezat yang menemani.

Pada awal-awal pembicaraan Prof. Suteki menuturkan tentang posisi dirinya yang sering dilekatkan oleh orang lain sebagai anggota dan simpatisan HTI, padahal menurutnya ia hanya membela yang benar.

"Kalau ada kelompok lain  dalam posisi terintimidasi, pasti juga saya bela, saya hanya membela kebenaran" tegasnya santai.

Beliau pun menyinggung tentang kondisi umat Islam di Indonesia yang secara keseluruhan terintimidasi.

"Sering saya nyatakan bahwa umat Islam di Indonesia saat ini diintimidasi secara TSM, terstruktur, sistematis, dan masif" Tuturnya.

Pasalnya, menurut beliau tekanan yang dihantamkan terhadap kelompok Islam cukup besar, bahkan (kalau dinalar) kita tak mampu untuk melawannya. Beliaupun melanjutkan pengalaman pribadi melihat ancaman dan pemboikotan yang melanda salah satu tokoh besar di Jawa Tengah hanya karena Pro terhadap umat Islam.

Dalam pandangannya terhadap HTI, beliau berpesan bahwa kerja dalam merajut kekuatan untuk menyatukan komponen ormas Islam yang besar namun jarang bersuara perlu dilakukan agar ketidakadilan dan kesewenang-wenangan tidak mendapat tempat bebas.

Ust. Ir. Abdullah IAR, MT menimpali bahwa HTI selalu siap dan terus berusaha untuk merajut ukhuwah antar ormas Islam agar setiap kesewenang-wenangan tidak selalu berada di ruang hampa tanpa perlawanan.

Obrolan yang berlangsung gayeng dan banyak sekali hal yang dibicarakan ini berakhir pukul 13.55. Prof. Suteki menutup siaturahmi ini dengan mendoakan semoga HTI senantiasa eksis dan berkontribusi untuk persatuan Islam. []

Reporter: Aab





Post a Comment

Powered by Blogger.