El Harokah Research Center: Komunisme dan Kapitalisme Telah Gagal
Direktur el Harokah Research Center (HRC) Ahmad Fathoni/Foto : Bngkit pos

Dakwah Jateng - Pergulatan ideologi Islam, Kapitalisme-Sekuler, Sosialis-Komunis di dunia termasuk Indonesia menurut Direktur el Harokah Research Center (HRC) Ahmad Fathoni masih dan akan berlangsung dari generasi ke generasi. Fakta ini menjadi endapan sejarah perjalanan bangsa Indonesia. 

“Spektrum ideologi merupakan sentra pemikiran dan pondasi utama untuk menggambarkan kondisi sosial perilaku masyarakat dan praktik politik dengan segala rangkaian kegiatan politknya. Ideologi juga terdeskripsi dalam sistem, cara berpikir, kepercayaan atau praktik-praktik simbolik yang berhubungan erat dalam aktivitas manusia, dan lebih utama adalah kegiatan dan praktik politik,” ujar Fathoni.

Fathoni menyampaikan bahwa sosialisme-komunisme telah runtuh, sekulerisme kini dominan di seluruh dunia menginginkan pemisahan agama dari negara menurut doktrin negara sipil sekuler. 

“Kaum kapitalis telah menundukkan hukum Islam agar relevan dengan prinsip-prinsip kapitalistik, melalui pemungutan suara menurut dewan perwakilan,” imbuhnya.

Di era kapitalisme ini, menurut Fathoni Islam telah dibatasi di dalam dinding-dinding masjid. Setelah itu dan dari dalam Dewan Perwakilan Rakyat khamr disetujui; pornografi disebarluaskan atas nama kebebasan personal; manusia dijauhkan dari Islam atas nama kebebasan berakidah.

“Di sebagian negara Barat wanita dipersulit mengenakan busana syar’i di kehidupan umum, sekolah dan perguruan tinggi; apa yang masih tersisa dari hukum-hukum waris, perkawinan, dan talak di sebagian negeri dihapus dengan dalih kesetaraan; kaum Muslim ditekan atas nama demokrasi, semua itu akan menjadi konstitusional atas nama mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat”lanjutnya.

Menurut fathoni komunisme dan kapitalisme telah gagal. Sebab, keduanya bertentangan dengan fitrah manusia dan tidak dibangun berdasarkan akal. [aga]

Post a Comment

loading...
Powered by Blogger.