Dakwah Jateng – Magelang, ketua aksi bela rohingya borobudur mendapat kriminalisasi dengan kasus usang yaitu kasus spanduk Ajakan Belanja di Toko Pribumi.

“Saya mendapat suratnya tadi malam. Soal pemberitahuan dimulainya penyidikan dari polres magelang terkait kasus spanduk gerakan belanja di toko pribumi. Itu kan kasus lama bulan desember 2016 lalu,’’katanya, Ahad (24/9/2017)


Berikut surat yang dikeluarkan oleh Kepolisisan Daerah Jawa Tengah Resor Magelang



Dia menjelaskan kedatangan surat tersebut sudah di prediksi  akan adanya kriminalisasi. Sebab aksi bela rohingya yang ingin digagalkan pihak aparat tetap membuat magnet umat islam datang ke Borobudur Magelang meski di pindah ke Masjid Annur

''Ya ini dipaksakan karena secara kaidah hukum dan moral dimunculkan setelah saya tidak menghentikan aksi Rohingya ituIni sebenarnya ingin Melumpuhkan gerakan Islam dan Persatuan umat Islam,’’pungkasnya


Post a Comment

loading...
Powered by Blogger.