BLITAR- Bertempat di Maahad Khairul Ummah Al Islamy Blitar, telah terselenggara Mudzakkarah Ulama dan Tokoh Masyarakat Blitar. Mudzakkarah ini untuk mensikapi Al Qud yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Israel oleh Donald Trump. Acara yang dilaksanakan pada 6 Januari 2018 lalu, menggambil tema: “Selamatkan Tanah Suci Baitul Maqdis”
Acara dimulai pada pukul 20.00 Wib dengan pembacaan Rotibul Hadad. Lalu pemaparan materi oleh Ustadz Abu Faza Mustofa, pembina majlis ta’lim dan ulama dari Blitar.
Beliau mengingatkan pentingnya persatuan ummat Islam untuk bisa mengusir Israel dari Palestina. Israel hanya bisa dihilangkan dari Palestina, jika ada Khalifah.
“Palestina menjadi rebutan karena merupakan tanah yang “dijanjikan” oleh Allah SWT. Berdirinya Israel di tanah kaum muslimin lantaran penjaga Islam (Daulah Khilafah) itu tak ada lagi, Khilafah akan membuat Israel tunggang langgang”, ungkapnya.
Ustad Syamsul Huda, MA, Mudir Ma’had Khairul Ummah Al Islamiy Ponggok Blitar, menyampaikan tausiyah berikutnya. Beliau menyampaikan solusi tuntas atas Palestina adalah jihad, tidak hanya doa, perundingan dan bantuan.
“Krisis Palestina harus diselesaikan dengan jihad dan Khilafah. Tidak cukup dengan berdoa, mengecam, atau perlawanan kelompok kecil”.
Beliau menukil pernyataan dari beberapa ulama, diantaranya:
Imam Nawawiy, yang menyatakan: “Shahabat-shahabat kami berpendapat, hukum jihad sekarang ini adalah fardlu kifayah, kecuali jika kaum kafir menyerang negeri kaum muslim; maka jihad menjadi fardlu ‘ain atas mereka. Jika penduduk negeri itu tidak mampu mengusir mereka, maka wajib atas kaum muslim yang terdekat dan seterusnya wajib berjihad untuk menyempurnakan kemampuan untuk mengusir musuh.” (Imam Nawawiy, Syarah Shahih Muslim, juz 8/63-64)
Dengan demikian, menurut beliau bahwa menyibukkan diri dengan aktivitas menegakkan Khilafah dan jihad hukumnya menjadi fardlu ‘ain bagi kaum muslimin.
Di akhir materi, beliau mengingatkan kembali bahwa peran ulama’ adalah harus pro aktif dalam proses penyadaran dan pencerahan kepada umat untuk mewujudkan solusi syar’i atas Palestina yaitu jihad dan Khilafah.
Kekuatan Yahudi tidak bisa ditandingi oleh kelompok saja, atau satu negeri Islam saja, tetapi harus dengan Daulah Khilafah.
“Kekuatan Yahudi hanya bisa ditandingi dengan kekuatan yang besar, yang tidak lain adalah Daulah Khilafah”, pungkas beliau.
Dengan izin Allah acara berjalan dengan lancar, ditutup dengan do’a oleh al Ustadz Abd Razak dan sesi foto bersama para ulama.
Sumber : shoutul ulama

Post a Comment

advertisement

loading...
Powered by Blogger.