Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 H,  ribuan umat Islam mengikuti Parade Tauhid Jilid II di Medan, Selasa (11/9/2018). Massa longmarch dari Masjid Raya Al-Mashun mengelilingi Kota Medan, bergerak ke  jalan Brigjen Katamso dan memutar kembali ke Jalan Sisimangaraja tempat titik awal bertemu.
Sepanjang parade diisi dengan orasi dari berbagai tokoh nasional dan lokal. selain itu massa juga mengiringi kegiatan tersebut dengan teriakan khilafah terutama dalam menyambut Jubir HTI Ustadz Ismail Yusanto ketika akan berorasi.selain ustadz Ismail Yusanto turut juga hadir pengamat kebijakan publik Ichsanuddin Noorsy  dan pegiat media sosial Mustafa Nahrawardaya.
Ustadz Ismail dalam orasinya mengajak umat Islam agar hijrah dari kondisi yang buruk menuju yang lebih baik. Ia juga mengingatkan bahwa liwa’ rayah  adalah bendera umat Islam bukan bendera teroris atau kelompok tertentu. Selain itu, ia juga mengingatkan umat Islam agar berjuang lillahi ta’ala.
Hal yang sama juga dikatakan Mustafa dalam orasinya. Ia menjelaskan bahwa bendera tauhid yang dibawa dalam parade tersebut adalah bendera Islam bukan bendera teroris atau bendera HTI.
Sementara Ichsanuddin mengingatkan akan bahayanya sistem ekonomi yang diterapkan saat ini. Ia menjelaskan tentang bahayanya riba dalam sistem ekonomi saat ini.
Dalam aksi ini, massa digiring oleh lima pengawal berkuda yang membawa bendera Islam. Aksi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat Kota Medan akan perjuangan sejarah Islam dan juga mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahim sesama umat Islam dan bertoleransi dengan agama lainnya.
“Kita sebagai umat Islam harus tahu bagaimana perjuangan Islam bisa masuk ke Sumatera khususnya Kota Medan. Kita juga berharap dengan aksi ini kita dapat menjalin silaturahmi antar umat beragama,” ujar Aidan Nazwir Pangabean, Koordinator Parade Tauhid.
Acara yang dihadiri dari berbagai daerah  kab/kota ini berjalan tertib, lancar dan meriah dengan hiburan berbagai lantunan lagu-lagu perjuangan Islam oleh  grup nasyid Maidany.
Sumber : mediaumat.news

Post a Comment

advertisement

loading...
Powered by Blogger.