Image result for utang indonesia ke china

Indonesia Tersandera Utang Cina

Oleh : Haris Amrin

"Indonesia bisa lebih berani bersuara lantang kepada Amerika dibanding Iran seandainya tidak memiliki utang", ungkap Presiden Iran, Ahmad Nejad, saat kunjungan kenegaraan beberapa tahun lalu dizaman SBY.

Benar,  utang membuat suatu negara diam seribu bahasa dengan berbagai alibi. Itulah yang terjadi hari ini dengan Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar.

Saat penduduk muslim Uighur, Xianjiang, Cina dibantai, dilarang beribadah, masjid dihancurkan, wanita ditelanjangi secara biadab, Pemerintah negeri ini tidak tergerak sedikitpun untuk melakukan kecaman, apalagi mengirimkan tentara.

Inilah salah satu  tabiat buruk utang, membuat orang atau sebuah negara tersandera. Negara tidak bisa lagi menyampaikan protes keras. Takut sipemberi utang marah, dan melakukan apa saja yang bisa membahayakan. Apalagi kalau utangnya sudah setinggi langit, betapa tidak berdayqnya kita dihadapan mereka.

Lalu berapa utang Indonesia?.
Data Bank Indonesia, utang Indonesia ke Cina meroket hingga 74 persen pada 2015. Pada 2014. Hingga akhir Januari 2018, total utang luar negeri RI ke Cina adalah US$ 357,5 miliar.

Coba bandingkan sikap Indonesia terhadap Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia. Saat ada twitnya menyebut bahwa yang membakar bendera tauhid adalah organisasi sesat. Indonesia langsung melakukan kecaman setelah NU mendesak pemerintah.

Mengapa tidak dilakukan hal yang sama pada Cina, sementara organisasi-organisasi Islam sudah melakukan desakan kepada pemerintah, bahkan sudah aksi turun jalan tapi pemerintah belum bergeming sama sekali. Wajar jika dubes Cina merasa terlindungi dan tidak merasa bersalah atas perlakuan negaranya terhadap muslim Uighur.

Padahal, negara tidak perlu ragu dengan Cina, toh yang bayar utang juga rakyat melalui pakak yang mencekik leher. Bukankah pajak-pajak selama ini adalah sumber utama pendapatan negara dalam APBN. Nah, mengapa mesti ragu!.

Jika masih ragu, hentikan berutang. Toh, negara ini kaya dengan sumber daya alam. Satu saja perusahaan diselamatkan, rakyat ini sejahtera,  negara pun mandiri, dan Insya Allah bebas mengintervensi negara lain dan mengirim tentara ke negara-negara yang melakukan pembangkangan.

Post a Comment

loading...
Powered by Blogger.