Serangan Udara Israel di Gaza Hancurkan Ratusan Rumah
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina, Mufid Hasayinah, melaporkan bahwa agresi Israel di jalur Gaza baru-baru ini menghancurkan 30 unit rumah secara total, 500 lainnya hancur sebagian.
Hasayinah mengatakan bahwa staf teknik dan teknis dari kementerian dari Selasa pagi telah menentukan kerusakan yang disebabkan oleh agresi Israel tersebut.
Dia mengatakan bahwa kementeriannya mengerahkan semua upaya, komunikasi dan koordinasi dengan badan dan lembaga internasional untuk menghilangkan efek agresi Israel ini dan mengurangi penderitaan warga serta menyelesaikan proyek-proyek rekonstruksi.
Menurut kantor informasi pemerintah di Gaza, jumlah serangan yang dilancarkan pesawat-pesawat tempur penjajah Israel sejak awal agresi pada Senin petang berjumlah lebih dari 50 serangan yang menarget bangunan tempat tinggal, bangunan sipil, pos-pos perlawanan, serta lahan pertanian, dan mengakibatkan sekitar 10 warga luka-luka.
Data menunjukkan bahwa agresi Israel menghancurkan lima bangunan tempat tinggal dan kantor-kantor, termasuk kantor Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, kantor perusahaan asuransi “Al-Matalzam”, dan sembilan markas milik faksi perlawanan di Jalur Gaza utara, tengah dan selatan, serta lahan pertanian di berbagai tempat. Pesawat tempur penjajah Israel juga membom masjid Umar bin Abdul Aziz di kota Beit Hanun di Jalur Gaza utara.
Sejak Senin malam hingga Selasa pagi, pesawat tempur Israel melancarkan lebih dari 50 serangan udara yang menarget bangunan tempat tinggal, gedung-gedung sipil, markas-markas perlawanan dan tanah pertanian, serta mengakibatkan sekitar 10 orang terluka.
Sumber: Palinfo

Post a Comment

loading...
Powered by Blogger.