Tidak kurang dari seratus Ulama dan asatidz se eks karesidenan Kedu berkumpul di Madrasah Darut Tauhid Ketawangrejo, Grabag, Purworejo. Dalam agenda Mudzakarah Ulama yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Ulama Aswaja Diponegaran Kulon mengambil tema Bela Ulama Aswaja.

Malam itu (28/9) menjadi forum kesepakatan bagi para Ulama Diponegaran Kulon untuk memberikan pernyataan dan pembelaan terhadap kasus kriminalisasi K.H. Heru Elyasa dari Jawa Timur. Diawali pada pukul 19:35 WIB dengan mujahadah bersama, yang meningkatkan tawadhu’ dan semangat perjuangan.

Dilanjutkan dengan pemaparan tentang kriminalisasi ulama yang terjadi di negeri ini oleh KH Abu Zaid dari Lasem Rembang. dan dipandu Ustadz Yahya Husein. Meski terkesan masalah hukum, namun sebenarnya adalah persoalan politik. “Kesalah beliau (KH Heru Elyasa) adalah karena memperjuangkan tegaknya syariah & khilafah!” KH Abu Zaid menjelaskan. Tidak hanya menyampaikan persoalan seputar krimininalisasi ulama, beliau menjelaskan pula akar masalah yang melatarbelakangi. '



Ketidaksukaan terhadap penegakkan syariah & khilafah bukanlah hal baru di negeri ini. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penjelasan panjang beliau bahwa sepanjang sejarah Islam negeri hanya komprador & agen penjajah saja yang tidak suka. Dan kebangkitan tidak dapat diwujudkan dengan model Negara bangsa, justru adanya Negara bangsa ini dibentuk untuk melanggengkan hegeoni dan penjajahan oleh bangsa kafir penjajah bahkan hingga kini.

Acara ini diakhiri  pada pukul 21:55 WIB dengan pembacaan pernyataan dukungan dan jaminan untuk K.H. Heru Elyasa oleh Ustadz Abdul Somad dari Purworejo. Para hadirin juga membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan tersebut.[]Masdik


Post a Comment

loading...
Powered by Blogger.