Suatu saat #UmarbinKhattab radhiyallaahu 'anhu berkunjung ke rumah #Rasulullah ﷺ. Di dalam bilik kecil di sisi #MasjidNabawi itu, dia dapati Rasulullah ﷺ sedang berbaring di atas tikar yang kasar, sampai-sampai guratan anyam tikar berbekas di tubuh beliau. Air mata Umar seketika itu tumpah. Ia merasa iba pada Rasulullah ﷺ. ⁣

Beliau lantas bertanya pada sahabatnya ini "Mengapa engkau menangis wahai Umar?" Umar pun menjawab, "Bagaimana saya tidak menangis, wahai Rasulullah. Kisra [pemimpin
#Persia] dan Kaisar [pemimpin #Romawi] duduk di atas singgasana yang bertahtakan emas! Sementara tikar ini meninggalkan bekas pada tubuhmu wahai Rasulullah. Padahal engkau adalah kekasih-Nya." ⁣

Rasulullah ﷺ kemudian menghibur Umar dengan mengatakan, "Apakah engkau tidak senang, dunia ini bagi mereka dan akhirat untuk kita?" Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ mengatakan, “Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang bepergian di bawah terik panas. Dia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian pergi meninggalkannya.”⁣

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Sungguh telah datang kepada kalian seorang Rasul dari kaum kalian sendiri, berat terasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan [kebaikan] bagi kalian, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” [QS. At-Taubah: 128].⁣

Sungguh betapa malu kami padamu wahai Rasulullah ﷺ, sebab kami mengatakan cinta padamu tapi tak pernah meneladani pribadimu dan abai terhadap sunnahmu. Sungguh jauh jarak kami dengan dirimu. Namun walaupun begitu, kami tetap berharap agar kelak di padang mahsyar nanti diperkenankan untuk berjumpa dan bergabung dengan barisanmu, mencicipi sejuknya air dari telaga
#Kautsar. Dan dikumpulkan di surga bersamamu, keluargamu dan juga sahabatmu.⁣

Sumber: Hidayatullah, Jalan Sirah, Rumaysho.⁣

#sirahnabawiyah #rasulullaah #umarbinkhattab #jumat #shalawat






Post a Comment

Powered by Blogger.