Oleh Farras ar rasyid
Sebuah Kota di Cina bernama Wuhan. Dari sanalah cerita ini dimulai. Ya, sebuah virus yang menjadi endemi lalu naik kelas jadi pandemi. Ia menyita perhatian dan menyebar ke penjuru dunia, dialah CORONA.
Banyak orang berstatement bahwa virus ini merupakan azab. Ya, azab untuk pemerintah china yang menzhalimi umat muslim uighur. Pendapat itu tentu sah-sah saja, toh mereka tentu punya alasan sendiri.
Namun ada juga yang berpendapat lain. Jika itu merupakan azab untuk rezim cina yang zalim terhadap muslim uyghur, lalu mengapa ini menyerang seluruh dunia? Bahkan kini sudah masuk negeri kita indonesia dan telah memakan puluhan korban.
Bukankah, azab itu diturunkan untuk suatu kaum dan sekitarnya saja?
Iya namun di zaman nabi terdahulu pelaku kemunkaran yang diazab semua di musnahkan termasuk otaknya seperti firaun, kaum luth, dll.
Lalu bagaimana dengan rezim pemerintahan china beserta jajarannya? Apakah mereka terkena corona? Bukankah, mereka masih sehat-sehat saja?
Mengapa Mereka yang merupakan otak dari kezhaliman malah tidak apa-apa? Kenapa justru orang yang tak salah malah terkena imbasnya.
Bagi muslim yang beriman, memandang keadaan ini merupakan ujian. Ujian kesabaran dan keimanan akan takdir Allah. Juga kesabaran menerima teguran dari Allah kepada kita yang sering lalai bahkan sombong terhadapNYA.
Sombong sok tahu, sok hebat, sok tak mau diatur dengan aturan Illahi. Seolah-olah dengan kehebatan yang dimiliki semua bisa diatasi dan tak ada lagi yang ditakuti.
Padahal 14 abad yang lalu Sang Pencipta Alam semesta ini sudah mengingatkan dalam kitab suci- Nya.
"Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami memberikan nikmat Kami kepadanya dia berkata, "Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah karena kepintaranku." Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
(TQS. az zumar:49).
Ketika orang takut dengan Allah maka dia akan mendekat padanya. Sebaliknya ketika orang takut akan corona maka dia akan mejauhinya.
Maka dari itu marilah kita tambah keimanan kita terhadap Allah karena Allahlah yang maha kuasa.
Dan janganlah kita takut terhadap corona karena kita memiliki Allah yang maha segalanya. Namun tentu harus dengan Ikhtiar yang serius. Selanjutnya tetap tawakkal jangan dilupakan...
Semoga kita bersabar dari segala ujian yang Allah berikan kepada kita.
dan dengan ujian ini pula menjadikan kita semakin bertambah keimanan dan semoga negeri ini di jauhkan dari murka Allah dan segala musibah

Post a Comment

Powered by Blogger.