Ideologi Kapitalisme dan Sosialisme adalah berasal dari akal manusia. Fakta dari akal manusia adalah lemah, terbatas dan kurang. Sehingga itulah yang terjadi ketika ideologi ini diterapkan di dunia, malapetaka terjadi dimana-mana. 

Apakah belum tiba bagi mereka untuk kembali kepada (ideologi) Islam? 

 اَلَمۡ یَاۡنِ لِلَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَنۡ تَخۡشَعَ قُلُوۡبُہُمۡ لِذِکۡرِ اللّٰہِ وَ مَا نَزَلَ مِنَ الۡحَقِّ ۙ وَ لَا یَکُوۡنُوۡا کَالَّذِیۡنَ اُوۡتُوا الۡکِتٰبَ مِنۡ قَبۡلُ فَطَالَ عَلَیۡہِمُ الۡاَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوۡبُہُمۡ ؕ وَ کَثِیۡرٌ مِّنۡہُمۡ فٰسِقُوۡنَ

"Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik."[Q.S Al Hadid : 16]

Sudah saatnya umat Islam untuk kembali kepada (ideologi) Islam, meninggalkan paham ideologi Kapitalisme ataupun ideologi Sosialisme. Kembali kepada ideologi Islam yang telah terbukti dalam sejarah peradabannya mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan, yang tidak hanya dirasakan oleh kaum Muslim, namun juga umat selainnya. 

Sebagaimana pengakuan dari seorang orientalis dan sejarawan Kristen bernama T.W. Arnold dalam bukunya, The Preaching of Islam : A History of Propagation Of The Muslim Faith, dia banyak membeberkan fakta-fakta kehidupan dalam negara Khilafah.

“Perlakuan terhadap warga Kristen oleh Pemerintahan Khilafah Turki Utsmani–selama kurang lebih dua abad setelah penaklukan Yunani–telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa).”

Penulis ternama Karen Amstrong juga mengatakan bahwa kaum Yahudi menikmati zaman keemasan di Andalusia. Dia mengatakan “Under Islam, the Jews had Enjoyed a golden age in al-Andalus.”

 Saat Islam dalam masa kejayaan emasnya, seperti pada masa Khalifah Harun Ar Rasyid, Masyarakat eropa masih dalam kegelapan (belum maju). Hal menarik yang pernh di tuliskan oleh sejarawan barat Philip K. Hitti mengatakan, “Begitu jauhnya jarak peradaban antara Muslimin dan Eropa saat itu, sehingga ketika Khalifah Harun mengirimkan hadiah jam kepada Kaisar Charlemagne, orang-orang Eropa ketakutan karena mengira jam itu digerakkan oleh jin-jin.”

Oleh karena itu, sudah saatnya lah umat Islam kembali kepada Islam. Kepada menjadi aqidah Islam sebagai landasan di dalam setiap aktivitas berfikirnya. Dan kembali mejadikan syariah Islam sebagai landasan di dalam setiap aktivitas fisiknya. Dan semuanya itu bisa terwujud dengan adanya sebuah sistem yang mengatur kehidupan manusia. Sebuah sistem yang diwariskan oleh Rasulullah saw, yang telah dilanjutkan oleh para sahabatnya, dan oleh generasi Muslim selanjutnya, yakni sistem khilafah rasyidah 'ala minhajin nubuwwah.[]

Oleh : Adi Victoria
Penulis & Aktivis Dakwah

Post a Comment

Powered by Blogger.