[Semoga Seluruh Anggota DPRD Dan Warga Kota Cirebon Allah SWT Limpahkan Barokah dan Keselamatan]


Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H. | Aktivis, Advokat Pejuang Khilafah

Beredar viral, sebuah video pengucapan ikrar sumpah dengan melafazkan redaksi Qosam demi Allah SWT. Belum jelas dalam rangka apa sumpah tersebut diucapkan.
Info yang beredar, sumpah itu dilakukan di gedung DPRD Cirebon, ikrar sumpah dipimpin oleh ketua DPRD Cirebon Afiati A. MA. Dalam video, terlihat banyak peserta yang hadir mengikuti lafadz sumpah yang dibacakan.

Entah siapa konseptor jahat yang memasukan Khilafah dalam redaksi sumpah, disejajarkan dengan Komunisme. Nampaknya, pernyataan Hasto Kristiyanto sekjen PDIP yang ingin mencatut Khilafahisme disejajarkan dengan Komunisme dalam RUU HIP, beredar luas dan menginspirasi kebencian terhadap Khilafah.

Didalam redaksi sumpah, diantaranya terdapat kalimat yang bersumpah atas nama Allah SWT, berjanji menjaga persatuan, menjaga Negara Republik Indonesia dari pengaruh paham Komunisme dan Khilafah. Seketika, naluri keimanan ketua DPRD dan peserta sumpah didalam ruangan tersadar dan berontak. Seluruh peserta berseru sumpah batal dan harus diulangi.

Kemudian, pada paragraf redaksi sumpah tersebut direvisi, dibacakan ulang dengan menghapus kata Khilafah. Dan kemudian, melengkapinya dengan berjanji menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga Negara Republik Indonesia dari pengaruh paham Komunisme, liberalisme, Kapitalisme, Sekulerisme.

Kejadian ini membuktikan, bahwa betapapun rezim berusaha keras menebarkan propaganda jahat, menebar fitnah Khilafah ajaran terlarang, berusaha menyamakan Khilafah dengan paham sesat seperti komunisme, Marxisme dan Leninisme, namun umat Islam sadar dan meyakini bahwa khilafah adalah ajaran Islam. Khilafah adalah milik seluruh kaum muslimin, sehingga tak boleh ada orang yang beriman kepada Allah SWT dan rasul-nya mencela ajaran Islam Khilafah.

Kaum muslimin sadar, bahwa seluruh kerusakan yang terjadi di negeri ini dan berbagai belahan bumi lainnya, adalah ulah Kapitalisme liberalisme, termasuk sosialisme Komunisme. Kaum muslimin juga sadar, mencela ajaran Islam Khilafah, dapat berdampak buruk bagi kehidupan dan akan dijauhkan dari keberkahan dan keselamatan.

Mustofa Kamal La'natullah, memiliki nasib buruk hingga jasadnya tak diterima oleh bumi. Antek Yahudi ini telah menghapuskan sistem Khilafah, negara kaum muslimin pada tahun 1924 di Turki.

Atas beredarnya video tersebut, para buzzer penjilat rezim belingsetan. Mereka murka, karena umat Islam tak bisa dijauhkan dari Khilafah, tak mau diajak memusuhi Khilafah.

Rezim semakin ketakutan, akan kembalinya kekuasaan Islam yang Agung, yang akan menebar keadilan dan Rahmat, yang akan mengakhiri segala bentuk kezaliman dan penindasan. Antek rezim, juga induk samang rezim baik Amerika Kapitalis, maupun China komunis, terpaksa harus menerima kenyataan, bahwa kebangkitan Islam itu nyata, khilafah tak bisa terbendung, dan mereka juga terpaksa menghitung hari untuk mengakhiri hegemoni atas dunia, dan menghentikan penindasan terhadap dunia Islam.

Wahai kaum muslimin, tetaplah kokoh berdiri di atas jalan kebenaran. Tetaplah Istiqomah membela agama Allah SWT. Jangan pedulikan celaan orang yang suka mencela, atau ancaman dari kaum kufar dan munafik.

Khilafah adalah janji Allah SWT, dan kabar gembira dari Rasulullah SAW. Khilafah akan kembali, seperti periode sahabat, mengikuti manhaj kenabian. Khilafah yang akan menerapkan hukum Allah SWT dimuka bumi.

Khilafah akan menebarkan Rahmat, membebaskan seluruh manusia dari segala bentuk penghambaan kepada makhluk, menuju menghamba hanya kepada Allah SWT semata. Khilafah, akan membimbing manusia menjalankan amanah sebagai Khalifah (pengurus) di muka bumi. [].

Post a Comment

Powered by Blogger.