Negeri zamrud khatulistiwa, negeri yang gemah ripah loh jinawi. Kenapa sampai sekarang kondisinya begini, persoalan ada dimana-mana. Singkat kata adalah kurangnya syukur atas nikmat itu. Syukur atas nikmat itu berwujud pada ketaatan kepada Allah Swt, bentuk syukur adalah taat kepada Allah dan itu bentuk syukur yang paling utama," disampaikan dalam acara Kajian Online: Apa yang Harus Dilakukan Saat Kerusakan Makin Meluas? melalui kanal youtube Khilafah Channel, Rabu (22/07/2020).

Tanggapan tersebut datang dari Ustadz Yuana Ryan Tresna dikarenakan kurangnya rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Dimana banyak analisis para pakar yang kompeten di bidangnya menyebut bahwa, Indonesia diambang resesi ekonomi, dibidang hukum juga sudah lama kehilangan kepastian hukum dan rasa aman. 

Menurutnya, tanpa rasa syukur, Allah tidak menambah kebaikan tetapi semakin menampakkan fasad atau keburukan akibat ulah dari manusia sendiri.

Mengutip Surat Ibrahim ayat 34, Ustadz Yuana menjelaskan bahwa nikmat Allah sangatlah banyak, ada nikmat pokok dan ada nikmat cabang. Ada nikmat harta, nikmat badan, nikmat dapat beribadah nafilah, dapat qiyaumul lail, membaca Al Qur'an, membaca dzikir kepada Allah, menjaga amalan-amalan sunah, nikmat bisa bertemu, nikmat bisa berjamaah di masjid adalah kesemuanya itu nikmat-nikmat cabang yang masih banyak lagi yang lainnya. Sedangkan nikmat pokok adalah iman kepada Allah, beriman dengan apa-apa yang datang dari Allah Swt.

Menjabarkan lebih lanjut tentang bentuk syukur yang paling utama adalah ketaatan kepada Allah dimaknai sebagai memanfaatkan seluruh potensi yang diberikan Allah Swt. Begitu juga memanfaatkan seluruh kekayaan negeri yang ada di atas bumi mau pun di bawah perut bumi. Memanfaatkan semuanya untuk ketaatan kepada Allah.

Pada kesempatan terakhir, Ustadz Yuana berpesan kepada seluruh umat muslim yang telah merasakan dampak kerusakan untuk sabar, menyadari bahwa manusia itu lemah. Dan lanjutan dari rasa sabar adalah rasa syukur dengan kembali taat dan tunduk kepada Allah dalam berbangsa dan bernegara.[]

Post a Comment

Powered by Blogger.