Semua pemimpin biasanya meninggalkan karya prestasi yang bisa dinikmati oleh generasi berikutnya. Prestasi yang ditinggalkan oleh Kesultanan Buton adalah memiliki benteng terluas di dunia.


"Nah ini, Kesultanan Buton ini meninggalkan prestasi yang sangat membanggakan, itulah benteng terluas di dunia. Itulah prestasi yang luar biasa," ungkap Ustaz Wahyudi Al Maroky, Direktur Pamong Institute dan Penulis buku Khalifatul Khamis (Jejak Islam di Kesultanan Buton) pada acara bedah buku tersebut, Jumat (28/8/2020) di halaman facebook Dakwah Sulteng. 


foto: benteng milik kesultanan Buton. Sumber: travel.kompas.com

Ia menjelaskan ketinggian benteng yang dimiliki Kesultanan Buton bisa mencapai 8 meter dan tebalnya bisa mencapai 2 meter. Termasuk dinding yang tebal sekali yang dibangun di masa dulu. Bahkan, masa sekarang belum tentu mampu membangun benteng seperti itu.

"Jadi, di masa sekarang pembangunan tidak berkualitas seperti masa dulu," tegasnya.

Ia menyayangkan kondisi pembangunan era sekarang. Baru saja dibangun jembatan, beberapa waktu kemudian jembatan runtuh. Baginya, suatu hal yang memalukan, lebih-lebih pemimpin-pemimpin sekarang meninggalkan utang atas infrastruktur yang mereka bangun.

"Maka dari itu, yang membanggakan pada kesultanan Buton mewariskan karya tapi tidak meninggalkan utang kepada generasi selanjutnya. Pemimpin sekarang ini harusnya belajar dari sejarah," pungkasnya.[]

Post a Comment

Powered by Blogger.